JurnalPost.com – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), terutama internet, telah mengubah lanskap interaksi manusia secara mendalam. Era digital membawa berbagai peluang dan tantangan baru, salah satunya adalah maraknya kejahatan siber. Salah satunya cyberbullying dan oleh karena itu kelompok mahasiswa dari universitas pembangunan nasional veteran jawa timur (UPN JATIM) mengadakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Kejahatan Siber Tentang Cyberbullying Dalam Era Digital” yang bertempat pada Balai Warga Taruna V, RT. 05 RW. 03, Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya.
Tujuannya kegiatan sosialisasi ini diadakan karena memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang berbagai bentuk cyberbullying, cara mengidentifikasi situasi yang berpotensi berujung pada cyberbullying, serta konsekuensi psikologis dan sosial bagi korban cyberbullying. Serta memberikan strategi dan praktik pencegahan cyberbullying kepada masyarakat, termasuk cara mengelola privasi online, menghadapi situasi cyberbullying.

“ Mengapa sosialisasi ini penting ? cyberbullying menjadi masalah utama pada setiap usia dan kalangan. Banyak dari kita berpotensi menjadi korban atau pelaku cyberbullying dengan memanfaatkan platform sosial media yang paling sering ditemui. Oleh karena itu, pendidikan tentang cyberbullying sangat lah penting untuk setiap orang dan diharapkannya dengan kegiatan ini semua orang dapat dengan sehat dan bijak dalam bersosial media ”. Ujar Adimas Syiraa Setiabudhi

Kegiatan sosialisasi ini dimulai pada pukul 15:00 WIB dengan sambutan kepada warga dan mahasiswa yang disampaikan oleh Ibu Harsasi selaku ketua RT Taruna V sebagai dimulainya acara tersebut. “Saya merasa bangga diadakannya kegiatan sosialisasi ini, dengan diadakannya kegiatan sosialisasi ini oleh adik-adik mahasiswa menjadi langkah yang sangat baik untuk mengedukasi para warga rt 5 terkait pemahaman tentang bahayanya cyberbullying ini.”.Ujar Ibu ketua RT Taruna V
Selanjutnya mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan pemaparan materi terkait cyber bullying seperti mengidentifikasi situasi yang berpotensi berujung pada tindakan cyberbullying, konsekuensi psikologis dan sosial bagi korban cyberbullying, serta memberikan strategi dan praktik pencegahan cyberbullying kepada masyarakat, termasuk cara mengelola privasi online, menghadapi situasi cyberbullying.
Dan setelah itu acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, yang dimana para audience atau masyarakat taruna V dapat mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa terkait materi yang telah diberikan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat terkait bahayanya cyberbullying dan penting bersosial media dengan sehat dan bijak.
Disusun oleh:
Adimas Syiraa Setiabudhi
Ilham Ramadhani
Muhammad Noer
Dosen Pengampu:
Dhian Satria Yudha Kartika, S.Kom., M.Kom.
Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur




