• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Jual Sampah Jadi Lebih Mudah, Ubah Tumpukan Sampah Menjadi Berkah Dengan Aplikasi Kepul Karya Anak Medan

Editor Redaksi
10 Juni 2024
in Citizen Reporter

JurnlaPost.com – Sera Dwi Wati (210902107) merupakan mahasiswa program studi Ilmu Kesejahteraan sosial FISIP Universitas Sumatera Utara yang melaksanakan kegiatan Magang Mitra Usu yang merupakan salah satu program mitra yang diikuti oleh mahasiswa Kesejahteraan Sosial. Pelaksanaan program magang ini berlangsung di PT Indonesia Bebas Sampah (Kepul) yang beralamat di Jalan. Mesjid Ps. IV Tanjung Gusta, Deli Serdang Regency, Medan Helvetia, Sumatera Utara.

Di zaman sekarang sudah sulit untuk menemukan botot keliling yang biasanya lewat di depan kawasan rumah, kehadiran mereka juga tidak menentu bahkan sampai ada yang sudah tidak lewat kawasan rumah dalam jangka waktu lama dan sering saat diperlukan untuk menjual kepada mereka para botot malah tidak kunjung lewat. Situasi ini yang membuat masyarakat lebih memilih membuang sampah mereka daripada menumpuk dan menjualnya yang bahkan harga jual tak seberapa.

Hal tersebuat menjadi motivasi oleh Abdul Latif Wahid Nasution dalam mendirikan Startup Kepul dan membuat aplikasi Kepul dalam mempermudah penjualan sampah. “Apasih kepul itu?” Kepul merupakan inovasi dalam mengoptimalkan jual beli sampah, aplikasi kepul digunakan masyarakat yang ingin menjual sampah pada pengepul kemudian dijual kembali pada pengepul besar ataupun pabrik daur ulang sampah.

“Aplikasi ini cocok untuk kaum mageran, tidak perlu bosan dalam menanti botot keliling yang tidak pasti” ucap alumni Universitas Sumatera Utara tersebut. Aplikasi ini menghubungkan masyarakat/customer dengan driver kepul dalam kesepakatan hari, tanggal, jam yang tepat dalam penjemputan sampah yang akan dijual ke kepul. Hal ini juga sebagai acuan bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah yang susah terurai.

Keuntungan yang didapatkan dengan menjual sampah melalui aplikasi kepul, selain waktu yang dapat ditentukan, juga harga sampah lebih tinggi daripada pengepul lainnya, penjemputan sampah yang gratis, serta menjual sampah dengan mudah dan cepat. Tentunya ada jenis sampah yang dapat di jual pada aplikasi ini, yakni plastic, kertas, besi, logam, botol kaca, sampah elektronik, dan minyak jelantah.

Cara penggunaan aplikasi Kepul cukup mudah, setelah masuk pada bagian aplikasi terdapat fitur jual sampah, setelah ditekan akan muncul detail harga real time sampah yang akan dijual dan tekan pesan sekarang, lalu akan terdapat transaksi data, lalu tinggal menunggu sampah dijemput.
Namun tidak sedikit dari masyarakat sekitaran startup kepul tersebut tidak menjual sampahnya ke Kepul, hal ini membuat penulisan melakukan edukasi kepada kelompok ibu-ibu warga dengan menggunakan tahapan pelayanan pekerja sosial

1.     Pendekatan Awal
Penulis melakukan konsultasi kepada pihak Kepul untuk melakukan edukasi penjualan sampah lebih mudah dan cepat kepada kelompok ibu-ibu, selanjutnya mengumpulkan kelompok penerima pelayanan dan melakukan tahap perkenalan.

2.     Pengungkapan dan Pemahaman Masalah (Assesmen)
Pada tahap ini salah satu penerima pelayanan mengatakan alasan mereka lebih memilih membuang dan membakar sampah mereka karena sedikit sampah yang mereka miliki di rumah dan malas untuk menumpuknya.

3.     Perencanaan Pemecahan Masalah (Planning)
Untuk itu penulis menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan untuk memicu para warga melakukan gerakan pengumpulan sampah dan lalu dijual ke kepul, yaitu dengan mengadakan tukar sampah menjadi sembako. Sembako yang dapat ditukar dengan sampah yakni, minyak goreng, gula, indomie, dan pampers.

4.     Pelaksanaan Pemecahan Masalah (Intervention)Selama 1 minggu kegiatan berjalan, para ibu rumah tangga mengumpulkan sampah mereka minimal 2kg, lalu mereka datang ke Kepul untuk menukarkan sampah mereka.

5.     Teminasi Pemecahan Masalah
Setelah kegiatan telah sukses berjalan lalu dilakukannya proses kegiatan pemutusan hubungan pelayanan/pertolongan antara lembaga dengan penerima manfaat.

6.     Bimbingan Lanjut dan Pembinaan Lanjut penerima pelayanan dapat melaksanakan tugas-tugas kehuidupan di lingkungan sosialnya.

Dari tahapan-tahapan yang sudah dilakukan pada kegiatan tukar sampah dengan sembako, akhirnya kelompok ibu warga sekitran kawasan kantor kepul bisa lebih memahami tentang tumpukan sampah yang menghasilkan manfaat yang dapat ditukar menjadi sembako bahkan cuan, selain itu kelompok ibu warga sekitaran kepul bisa lebih menjaga lingkungan. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan kedepannya tetap dapat mengisi waktu kelompok ibu warga sekitaran kepul agar lebih produktif dan mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.