• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Ju’aji, Tradisi Unik Sumenep yang Dilakukan Tengah Malam

Editor Redaksi
22 April 2024
in Citizen Reporter
Masyarakat Desa Karang Anyar – Pinggir Papas berkumpul di dekat Asta Ju’aji (Sumber : instagram.com /Haris Santoso)

JurnalPost.com – Ju’aji merupakan tradisi tahunan masyarakat Desa Pegaraman, Karang Anyar – Pinggir Papas, Kabupaten Sumenep. Tradisi ini cukup unik karena dilakukan hingga tengah malam. Ju’aji digelar di sebuah makam leluhur, yakni Kyai Aji. Ju’aji merupakan sebuah ritual tahunan yang berlangsung pada hari minggu di bulan Maulid. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur atas hasil panen garam yang melimpah.

Istilah Ju’aji berasal dari bahasa Madura yakni “Ju’ artinya kyai,nyai,kakek,dan nenek. Sedangkan Aji merupakan nama seorang pemuka agama yang menyebarkan agama islam di Desa Karang Anyar – Pinggir Papas.

Sebelum melakukan ritual, saat menjelang maghrib, warga Karang Anyar – Pinggir Papas akan membawa sebuah hantaran yang disebut (Panjhang). Hantaran tersebut berisi nasi putih, telur dadar, pandhebe (otak-otak ikan bandeng), dan sesisir pisang.

“Makanannya identik putih karena putih artinya suci. Suci ini menandakan bahwa niat kami ibadah dan tulus dari dalam hati” Ujar Nura Riskana (34), warga Desa Karang Anyar

Para peserta adat mensajikan Panjhang untuk di doakan (sumber : instagram.com/Haris Santoso)
Para peserta adat mensajikan Panjhang untuk di doakan (sumber : instagram.com/Haris Santoso)

Di sekitar makam Kyai Aji, warga akan berkumpul sambil meletakkan Panjhang. Sedangkan di dalam makam, terdapat ketua adat dan beberapa peserta ritual yang akan berdoa. Selepas Maghrib, ritual doa di depan makam Kyai Aji dimulai. Menjelang tengah malam dilakukannya ritual selajutnya yakni Dha’ kaom.

Dha’kaom merupakan ritual memakai bedak cair yang di oleskan ke sebagian area dahi, leher, dan telinga. Ritual ini diawali oleh tetua adat kemudian dilanjut para peserta adat. Bedak tersebut sebelumnya telah di bacakan doa. Dengan memakai bedak tersebut dipercaya dapat menambah keberkahan.

Ritual terakhir yakni “Ngaom” yang artinya makan bersama. Ngaom dilakukan secara bersama-sama bersama yang di pimpin ketua adat dan peserta ritual. Ritual Ngaom diyakini warga setempat untuk memperoleh keberkahan hidup. Kemudian peserta ritual akan menikmati makanan yang mereka bawa. Mereka akan makan bersama keluarganya masing-masing.

“Sebenarnya di ritual terakhir ini dapat mempererat hubungan keluarga karena mereka bisa berkumpul dan makan bersama di acara ini” terang Hairul Anwar (39), warga Desa Karang Anyar.

Setelah sesi “Ngaom”, seluruh peserta ritual akan beranjak pulang. Mereka pulang dengan membawa harapan hasil panen garam akan semakin baik dan melimpah setiap tahunnya

Menurut Hairul Anwar, tradisi Ju’aji belum jelas asal usulnya. Mereka hanya melestarikan tradisi turun temurun yang ada di desa tersebut.

“Tiap tahun akan selalu rutin dilakukan agar tradisi ini tidak hilang” pungkasnya.

Penulis : F.A.Daosty (Mahasiswa Ilmu Komunikasi)

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.