JurnalPost.com – Magang dan Studi Independen Bersertifikat atau MSIB adalah salah satu program Kampus Merdeka yang dirancang untuk memastikan mahasiswa mendapatkan keterampilan dan kompetensi utama, terbaik, dan terkini untuk menghadapi dunia masa depan. Mahasiswa mendapat pengalaman belajar diluar kampus selama lebih dari 16 hingga 24 minggu dengan mengkonversi SKS mata kuliah yang diambil.
Program Magang merupakan program di mana mahasiswa akan bekerja di organisasi mitra selama periode tertentu sedangkan program Studi Independen merupakan program pembelajaran non gelar yang diselenggarakan oleh institusi atau organisasi tertentu.
Salah satu mitra yang bekerja sama dalam program Kampus Merdeka adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya dengan menyediakan banyak posisi antara lain Pendamping Layanan Administrasi Kependudukan. Pendamping Layanan Administrasi Kependudukan merupakan kegiatan yang disusun bagi mahasiswa yang ingin membantu Pemerintahan Kota Surabaya dalam memberikan pelayanan Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dengan terjun langsung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Indah Nur Septiani Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang merupakan salah satu peserta Magang ditempatkan di Kelurahan Sidotopo Wetan.

Kelurahan Sidotopo Wetan berada di wilayah Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur dengan beralamat Jl. Sidotopo Wetan I Luar No.18. Kelurahan Sidotopo Wetan memiliki 14 RW dan 148 RT.
Administrasi Kependudukan merupakan dasar semua pelayanan yang diberikan kepada masyarakat mulai dari lahir sampai meninggal dunia. Perlunya peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan mendorong Dispendukcapil berinovasi melalui program KALIMASDA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi Kependudukan). Dengan demikian, melalui program tersebut, kini empat layanan Adminduk di Kota Surabaya dapat diurus melalui Ketua RT setempat. Empat layanan tersebut, terdiri dari akta kematian, akta kelahiran, pindah masuk dan pindah keluar. Wali Kota Eri menginginkan ada kebersamaan, kekompakan serta keguyuban antar warga dalam satu rukun warga (RT). Bagi beliau, pemerintahan yang hebat itu ketika masyarakatnya menjadi bagian dari pembangunan dan pelayanan.
Untuk mensukseskan Program Kalimasada tersebut, Mahasiswa magang MSIB bersama Ketua RT dan Kader melakukan Jebol Anduk, yang dimana singkatan dari Jemput Bola Administrasi Kependudukan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pelayanan langsung ke Wilayah.
Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh dokumen administrasi kependudukan dengan mudah dan cepat. Apabila program Kalimasada berjalan dengan baik dan data kependudukan valid, maka ketika Pemerintah Kota melakukan intervensi akan lebih tepat sasaran. Baik itu intervensi terkait masalah kemiskinan, maupun anak putus sekolah. Oleh karena itu, diharapkan program magang yang saya lakukan dengan Dispendukcapil dapat memberikan manfaat yang lebih besar baik bagi masyarakat maupun pihak Kelurahan Sidotopo Wetan.




