JurnalPost.com – Kampus merdeka merupakan kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai program belajar di luar kampus. Kampus merdeka bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa, baik secara soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dengan perkembangan di luar dunia kuliah nantinya. Kampus merdeka terdiri atas berbagai skema program antara lain, kampus mengajar, pertukaran mahasiswa merdeka, proyek desa, dan lain sebagainya.
Proyek desa merupakan salah satu skema dengan kegiatan utama pengabdian masyarakat atas suatu desa yang dilaksanakan selama satu semester penuh.
Salah satu instansi yang berhasil melaksanakan proyek desa pada tahun ini adalah dari Arsitektur, UPN Veteran Jawa Timur. Sebanyak sebelas mahasiswa arsitektur melaksanakan proyek desa di Desa Penanggungan, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur selama satu semester. Proyek desa ini dilaksanakan dari Februari hingga Juni 2023.
Proyek desa terdiri atas berbagai kegiatan yaitu proyek wisata lembah kecubung, dokumentasi acara sedekah bumi, bersih sungai, dan lain – lain. Kegiatan – kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan dan memajukan desa. Salah satu inisiatif mahasiswa arsitektur UPN Veteran Jawa Timur adalah memberikan ide gagasan untuk landmark desa.
Dengan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang mahasiswa arsitektur, gagasan desain ini diberikan melalui berbagai observasi langsung maupun studi Pustaka. Berikut adalah hasil gagasan untuk landmark desa.

Gagasan desain ini memiliki makna dan alasan tersendiri. Gagasan desain ini terlahir dari obersvasi yang telah dilakukan di Candi Jolotundo, Trawas, Jawa Timur. Pada tampak depan dan belakang terdapat simbol angka 899 yang menunjukkan tahun berdirinya Candi Jolotundo -wnamun di redesign dengan menggunakan konsep futuristic. Hal ini dapat menumbuhkan persepsi masyarakat bahwa di daerah tersebut terdapat Candi Jolotundo. Selain itu, terdapat dua taman berbentuk lingkaran penggambaran tersebut diterapkan dari simbol huruf jawa kuno di awal dan akhir angka 899 yang terdapat pada dinding Candi Jolotundo.
Pada bagian sisi kiri dan kanan bangunan utama menggunakan material batu bata merah yang dimana material tersebut digunakan pada beberapa objek di kawasan jolotundo, seperti gerbang masuk, gapura, hingga rumah penduduk setempat. Selain itu adanya penggabungan material concrete guna memperjelas konsep futuristic. Mengadaptasi beberapa elemen segitiga pada bagian bagian tertentu untuk mempertegas konsep futuristic, seperti pada bagian kiri kanan objek utama, dan dan pada bagian kiri dan kanan taman yang menempel pada objek utama.
Gagasan desain ini kemudian diserahkan ke pihak aparat desa dengan harapan dapat diwujudkan sewaktu – waktu. Pihak desa menerima gagasan desain ini dengan senang hati dan mengharapkan hal yang sama.
Nama : Ryu Vitru
Program Studi : Arsitektur
Instansi : UPN Veteran Jawa Timur




