JurnalPost.com – Dalam dunia profesi dosen, seorang dosen memiliki kewajiban untuk menulis buku. dengan kata lain, seorang dosen harus menulis buku tidak bisa tidak. Seorang dosen dalam membagikan ilmu, wawasan, dan pengalaman yang dimilikinya tidak cukup hanya dengan cara disampaikan secara lisan saja.
Akan tetapi juga perlu disampaikan dalam bentuk tulisan yang kemudian bisa diwariskan. Apabila seorang dosen tutup usia namun buku-buku dan karya tulisnya akan tetap abadi. Tetap dimanfaatkan baik sebagai referensi dosen dan mahasiswa maupun sebagai bahan bacaan untuk mengisi waktu luang.
Meskipun menulis bagi dosen adalah kewajiban dan ada segunung manfaat bisa didapatkan. Sampai saat ini masih banyak dosen yang enggan menulis dengan seribu satu alasan. Jika merasa ingin bertanggung jawab atas profesi dosen yang dipilih.
Dalam rangka meningkatkan minat dan semangat dosen dalam menulis dan menerbitkan buku, Dosen Akademi Farmasi Dwi Farma Bukittinggi melakukan kopi darat dengan Owner Salah satu penerbit Buku Pendidikan Terutama Kesehatan.
Kegiatan kopi darat dilakukan pada hari Sabtu 1 Juli 2023 bertempat di RM. Sabana Nasi kapau Bukittinggi. Kegiatan kopi darat diikuti oleh Dosen Akademi farmasi Dwi Farma Bukittinggi dan Bapak Dwi Septo Heri Pramono sebegai Owner dari Penerbit Trans Info Media
Pada Kesempatan tersebut, Bapak Dwi Septo Heri Pramono memberikan motivasi bagaimana dosen harus bisa menulis buku dan trik trik mudah dalam menerbitkan buku kegiatan ditutup dengan makan siang bersama. semoga dengan kegiatan ini, semakin banyak dosen terutama dari Akademi farmasi Dwi Farma Bukittinggi menerbitkan buku buku kefarmasian yang berkualitas.
Pengirim :
Mhd Riza Marjoni, Dosen Bukittinggi




