
JurnalPost.com – Klaten (7/8). Mahasiswa yang tergabung dalam Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, Aurellia Vanya Natasya Shofie (Tasya), telah selesai melaksanakan salah satu program kerja selama masa KKN, yakni Pencegahan Stunting Berbasis Penyuluhan Mengenai “Isi Piringku”. Program kerja tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Juli 2023 di Balai Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.
Stunting adalah keadaan gagal tumbuh pada balita (anak di bawah usia lima tahun) akibat kekurangan asupan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tema stunting diambil berpijak dari kondisi stunting di Desa Duwet yang tergolong cukup tinggi. Sebanyak 40 balita berada dalam kategori stunting dengan 10 di antaranya memerlukan pemantauan intensif dari pihak posyandu.
Stunting dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah pengetahuan orangtua mengenai kesehatan dan gizi yang rendah. Demi mencegah peningkatan angka stunting di Desa Duwet, mahasiswa Tim II KKN berpartisipasi pada kegiatan Posyandu BGM (Bawah Garis Merah). Sejumlah 10 orangtua beserta balita yang tergolong kategori stunting dan perlu pemantauan mengikuti kegiatan ini. Mula-mula, balita ditimbang berat badan dan diukur tinggi badan setelah mengisi presensi yang hasil pengukurannya akan dicatat pada buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Kemudian, bidan desa akan melakukan evaluasi terkait kedua hasil pengukuran yang diperoleh, baik pengukuran saat itu maupun bulan-bulan sebelumnya, serta keluhan yang dirasakan oleh balita apabila memiliki.
Disinilah bantuan mahasiswa Tim II KKN Undip, Tasya, dibutuhkan. Mengandalkan perannya sebagai mahasiswa dari program studi Kedokteran Undip, ia membagikan informasi kepada orangtua balita mengenai asupan nutrisi yang sangat disarankan untuk dikonsumsi balita dengan kondisi stunting sesuai kategori usianya. Para orangtua pun terlihat antusias karena dapat sekaligus berkonsultasi tentang kebiasaan makan dan minum anaknya. Tidak hanya itu, Tasya juga memberikan sebuah poster berisi tata cara pemberian dan cara mengolah makanan-makanan tersebut sehingga dapat dijadikan panduan ketika ingin mempersiapkan makanan kepada anaknya. Kegiatan Posyandu BGM ditutup dengan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) beserta vitamin kepada masing-masing balita. 
Keikutsertaan mahasiswa Tim II KKN Undip dalam kegiatan Posyandu BGM dinanti-nantikan oleh para kader posyandu karena merasa sangat dibantu. “Senang sekali saya dapat ikut berpartisipasi dan membantu pada acara Posyandu BGM ini karena merupakan sebuah pengalaman yang baru juga untuk saya pribadi. Terlebih peran saya sebagai mahasiswa Kedokteran pada kegiatan ini sangat dihargai oleh teman-teman KKN, bu Bidan, dan ibu-ibu kader posyandu. Semoga ilmu yang telah saya bagikan dapat selalu bermanfaat, terkhususnya untuk para orangtua yang berpartisipasi pada kegiatan posyandu ini.” ujar Tasya.
Penulis: Aurellia Vanya Natasya Shofie
Program Studi / Fakultas: Kedokteran / Kedokteran
Lokasi: Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten
Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Dr. Eng. Agus Setyawan., S.Si, M.Si
2. Dr. Cahya Tri Purnami., S.KM., M.Kes
3. Dr. Sri Isdadiyanto, S.Si, M.Si
Tim II KKN Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023




