JurnalPost.com – Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal (03/08/2023) – Pada Kamis mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan program kerja multidisiplin tentang upaya peningkatan ekonomi masyarakat Kedungwungu melalui pelatihan pembuatan briket dari pinus dan tempurung kelapa sebagai UMKM baru di Desa Kedungwungu. Pelaksanaan kegiatan langsung dihadiri oleh karang taruna Desa Kedungwungu.
Banyaknya pohon pinus di wilayah perhutanan Desa Kedungwungu membuat pinus berserakan di mana-mana. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan pinus menjadi salah satu alasan mengapa pinus tetap berserakan dan berakhir menjadi sampah. Tidak hanya itu, tumpukan tempurung kelapa sisa industri rumah tangga juga tidak dimanfaatkan dengan optimal karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pengolahan lanjut dan menganggap bahan sisa/limbah adalah sampah.

Hal tersebut menjadi salah satu sumber ide program kerja unggulan mahasiswa KKN di Desa Kedungwungu. Pada Pelaksanaan KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2023, salah satu program kerja unggulan yang dilakukan mahasiswa adalah melakukan pelatihan pembuatan briket arang dari pinus dan tempurung kelapa sebagai UMKM baru di Desa Kedungwungu.
Pada tanggal 3 Agustus 2023, kegiatan pelatihan pembuatan briket dilakukan oleh mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro pada pemuda karang taruna Desa Kedungwungu. Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan secara luring (luar jaringan) di Gedung Sekretariat Karang Taruna Desa Kedungwungu di mulai pukul 21.00-23.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan cara pemberian undangan kepada Karang Taruna dan dilaksanakan langsung dengan praktik cara pembuatan briket arang batok kelapa dan pinus. Pembuatan briket arang dari limbah pinus dan tempurung kelapa dibuat dengan cara yang mudah yaitu membakar tempurung kelapa dan pinus lalu membukanya hingga haus. Setelah diayak hasil ayakan dicampur dengan adonan tepung kanji. Briket lalu dicetak sesuai ukuran yang dikehendaki dan dijemur hingga kering. Acara tersebut berjalan sangat lancar karena adanya partisipasi dari anggota karang taruna serta dukungan dari pemerintah desa.

Dengan adanya pelatihan pengolahan pinus dan tempurung kelapa menjadi briket tentu mengurangi sampah yang ada di lingkungan Desa Kedungwungu. Tidak hanya itu, kegiatan pelatihan pembuatan briket ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s) tujuan nomor 8 yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Diharapkan kepada masyarakat Kedungwungu setelah adanya pelatihan ini bisa memanfaatkan sumber daya alam semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan desa.Adanya program kerja tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi tingkat pengangguran di Desa Kedungwungu.
Penulis : KKN Tim II Undip Desa Kedungwungu
Lokasi : Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah
DPL : Dr. Anang Wahyu, S.T.,M.T.




