
Dibuat oleh : Salsabila Surya Motik (Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman)
JurnalPost.com – Mempunyai ruangan yang jauh dari kegaduhan suara diluar memang membuat tenang. Sebagian orang saat ini juga gemar mendengarkan musik dengan keras sambil bersantai di kamar. Ataupun mencoba fokus dengan membuat sebuah ruangan kedap suara untuk belajar. Dikarenakan suara berisik yang dapat membuat suasana tidak nyaman, bagi anda tentunya tidak cukup untuk hanya mendengarkan musik dengan volume kecil ataupun dengan speaker dan dapat mengganggu tetangga. Maka dari itu anda perlu membaca artikel ini untuk dapat memutar musik dengan keras namun tidak mengganggu kenyamanan area rumah atau bahkan tetangga. Dan dapat dengan tenang membaca diruangan yang kedap suara tanpa takut terganggu suara berisik di luar ruangan.
Sekarang banyak terjual material peredam suara untuk ruangan, namun agaknya cukup membosankan dan membutuhkan uang lebih untuk membeli dengan kualitas yang bagus. Sampah botol plastik ternyata bisa digunakan sebagai alat peredam suara yang murah dan mudah dalam membuatnya. Limbah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material bangunan yang dapat mengurangi suara karena sifat plastik yang memiliki tingkat ketahanan udara yang tinggi (tidak berpori). Material dengan pori yang rapat menyulitkan gelombang suara untuk merambat melalui rongga udara. Plastik memiliki beberapa kelebihan seperti tidak mudah pecah, tidak korosi, tahan terhadap cuaca, dan tahan lama.
Jika anda ingin mengkreasikan menjadi lebih indah dan aestethic maka bisa dikombinasi menggunakan cat akrilik dengan menggambar atau mewarnai dengan berbagai warna yang indah.
Alat dan bahan yang digunakan juga cukup simple dan mudah ditemukan.
- Sampah botol plastik yang sudah dicuci bersih lalu disterilkan
- Papan atau lem apapun sesuai dengan keinginan untuk merekatkan botol-botol plastik tersebut.
- Pewarna (bisa menggunakan cat akrilik) jika ingin menghias botol-botol agar lebih indah dipandang mata.
Cara membuat :
- Botol-botol plastik dibersihkan terlebih dahulu
- Apabila tidak mempunyai alat penyeteril maka gunakan alcohol untuk mensterilkan botol tersebut.
- Setelah itu bilas botol-botol tersebut dengan air bersih.
- Kemudian, botol-botol plastik tersebut dikeringkan sampai benar-benar kering agar botol tidak menjadi lembab apabila ditelakkan didalam ruangan dalam jangka waktu yang lama.
- Setelah botol-botol tersebut benar-benar kering, kitab isa menghiasinya dengan pewarna sesuai dengan keinginan kita, tetapi perlu diperhatikan bahwa penyusunan botol-botol tersebut harus sampai mencapai atap.
- Menyusun botol-botol plastik tersebut sesuai keinginan kita, tetapi perlu diperhatikan bahwa penyusunan botol-botol tersebut harus sampai mencapai atap.
- Pada proses penyusunan kitab isa menggunakan papan tang direkatkan ataupu hanya dengan menggunakan lem saja.
- Maka proses pemasangan dan penyusunan botol-botol plastik dapat menjadi alat peredam suara pun sudah selesai.
Di Indonesia penggunaan sampah botol plastik menjadi alat peredam suara sangat jarang ditemui, tetapi diluar negeri penggunaan sampah botol plastik menjadi alat peredam suara sudah bisa ditemui. Bahkan ada beberapa pabrik, café, Perusahaan yang menggunakan botol-botol plastik sebagai alat peredam suara.




