• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Bisa Membaca Membuat Anak Siswa/I SD Negeri 060887 Lebih Semangat Serta Percaya Diri Dalam Mengikuti Pembelajaran di Kelas

Editor Redaksi
19 Juni 2023
in Citizen Reporter

JurnalPost.com – Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan.

Universitas Sumatera Utara sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri turut ikut serta mensukseskan program kerja Kemdikbud Ristek dengan membuka program yang sama dengan cakupan lokal untuk membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi Mahasiswa dan Mitra untuk membangun dan merealisasikan program yang terbaik.

Dalam pelaksanaan program kali ini Geby Shabatini Simangunsong dengan Nim 200902122 salah satu mahasiswi Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Sumatera Utara mengikuti program ini yang disandingkan dengan Praktek Kerja Lapangan 1 (PKL 1) sebagai praktek wajib yang dilakukan untuk memenuhi mata kuliah di semester 6 dibimbing oleh bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos,M.Kessos, selaku supervisor sekolah . Kegiatan praktek dimana mahasiswa/i yang mengikuti nya ditempatkan secara individu maupun kelompok ke sekolah sekolah ataupun pesantren yang ada di Medan dan sekitarnya. Nah, saya mendapat bagian individu di salah satu sekolah dasar yang ada di Babura sunggal tepat nya di UPT SDN 060887 yang dimulai pada bulan maret 2023 .

Setelah observasi ternyata masih ada bahkan terhitung belasan adek adek kelas 1 hingga 3 yang belum bisa membaca dengan baik dan benar. Bahkan masih ada yang buta huruf sehingga membuat mereka tidak efektif dalam mengikuti pembelajaran di kelas karena mereka disandingkan atau belajar bersama dengan teman teman nya yang sudah bisa membaca, mereka pun biasanya tidak diikutsertakan dalam membaca buku yang biasanya dilakukan secara bergilir . melihat hasil observasi, Geby mengangkat salah satu program di sekolah tersebut untuk belajar membaca bagi beberapa siswa yang belum bisa membaca bahkan yang masih buta huruf. Adapun yang menjadi factor persoalan bagi mereka adalah kurang nya perhatian orang tua dalam menemani bahkan membantu mereka belajar di rumah. seperti yang sudah kita ketahui sekolah adalah tempat kita belajar namun, apabila tidak diasah kembali dirumah akan menjadi permasalahan yang serius terutama bagi adik adik yang belum bisa membaca dengan baik.

Dalam proses program belajar membaca saya dibulan pertama memperkenalkan huruf bagi adik adik tersebut, mulai dari huruf besar dan huruf kecil . dalam proses ini saya membiasakan mereka untuk membaca huruf serta menuliskan kan nya secara berulang yang membuat mereka terbiasa serta perlahan mengenal huruf huruf tersebut . Memasuki bulan kedua mereka masuk pada tahap mengeja perdua kata , namun sering kali mereka masih menghafal ejaan tanpa memerhatikan huruf huruf tersebut sehingga mereka hilang fokus dalam memahami cara membaca dengan benar . didalam situasi seperti ini biasa nya saya membiarkan mereka rehat untuk sekedar tarik nafas agar mengembalikan titik fokus yang baik bagi mereka , apabila hal tersebut gagal biasanya saya mengajak mereka bercerita sebentar untuk merefresh pikiran mereka, lalu kami akan kembali belajar membaca.

Kemudian dibulan ketiga Geby masuk ketahap ejaan kata yang ganjil menggabungkan tiga kata dan membaca huruf huruf yang heterogen atau jenis yang tidak sama . dalam proses ini masih banayak anak yang bingung dalam membaca nya dengan benar sehingga mereka malas mengulang ngulang hal yang sama dan jenuh. Ketika hal ini terjadi biasa nya mereka mengalihkan titik fokus mereka dengan cara memanggil manggil teman nya atau bahkan melamun . dalam mengatasi hal tersebut biasa nya saya meberikan motivasi dengan menyinggung cita cita mereka. Kemudian kami memulai lagi membaca dengan cara mengingat ejaan agar mudah menggabungkan nya sebagai sebuah kata. Lalu dibulan terakhir atau keempat kami sudah mulai mengeja perkata, namun saya sadari sampai akhir masih ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan hal ini dengan berbahagai factor. Setelah saya analisa adapun yang menjadi factor tidak berjalan nya program ini dengan sempurna adalah . Kurangnya perhatian orang tua dalam mengulang pembelajaran membaca dirumah , kurun waktu yang sebentar dan disadari bahwa dalam proses tersebut banyak sekali hari libur yang membuat tidak maximal dalam menjalan kan program tersebut .

Gambar 2. Belajar secara insentif Bersama beberapa siswa

Nah, dalam membantu permasalah diatas Geby menggunakan metode group work yang menjadi metode yang dipakai seorang pekerja sosial dengan tahapan diantaranya sebagai berikut :

1. Tahap Assesment.
Merupakan tahapan dengan cara mengetahui penyebab dan potensi yang bisa dilakukan dalam penyelesaian permasalahan. Cara yang Geby lakukan adalah dengan mengobservasi melalui wawancara terhadap guru serta siswa yang akan menjadi klien

2. Tahap Planning.
Merupakan tahapan perencanaan yang disepakati Geby dengan klien, yaitu upaya membantu siswa/i dalam belajar membaca agar dapat setara dengan teman teman kelas nya dan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan efektif .

3. Tahap Intervensi.
Merupakan tahapan pelaksanaan rencana penyelesaian permasalahan klien.Dalam hal ini Geby menggunakan teknik belajar yang dikolaborasikan dengan cerita dan motivasi motivasi belajar. Dalam hal ini Geby menemukan perbedaan disetiap anak yang membuat penanganan nya juga berbeda terhadap setiap anak

4. Evaluasi.
Merupakan tahapan monitoring dan control yang dilakukan Geby dengan klien, sebagai wujud upaya mengevaluasi program yang telah Geby gunakan, apakah berhasil dilakukan dengan tepat sasaran sesuai dengan yang diharapkan dan ternyata dengan melihat perkembangan klien-klien.Geby menilai bahwa program yang dijalankan dapat dikatakan berhasil dikarenakan klien sudah mengalami perkembangan dalam membaca dan mereka sudah mempunyai kebiasaan baik untuk belajar membaca sendiri

5. Tahap Terminasi.
Merupakan tahap pemberhentian kontrak antara pekerja sosial dengan klien. Dalam tahap ini, Geby menghentikan proses kegiatan dengan klien karena sudah tercapainya tujuan dan telah berakhirnya waktu rancangan yang telah disepakati. Dengan demikian, Geby memutuskan kontrak kerjasama dengan Klien.

Hasil akhir nya para siswa siswi yang belajar membaca lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran dikarenakan mereka sudah merasa bisa belajar dan semangat dalam memperbaiki cara baca mereka agar mereka disama ratakan didalam kelas.

(Oleh GEBY SHABATINI SIMANGUNSONG-200902122 Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Sumatera Utara)

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.