JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema Penguatan Ikon Desa Berbasis Potensi Lokal Di Desa Rejosari Kecamatan Jatirejo Mojokerto. Program Patriot Mengabdi ini bertjuan untuk memberdayakan potensi lokal di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto.
Kegiatan KKN digelar sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kelompok Reguler 23 (R23) Pelatihan Desain Kemasan Dalam Rangka Peningkatan Nilai Jual Di Desa Rejosari dengan bimbingan dosen Afrigh Fajar Rosyidiin, S.ST., M.T. ( Teknik Industri ).
Hasil pertanian pisang desa rejosari ini melimpah akan tetapi penjualan olahan pisang dijual dengan cara dikemas menggunakan kemasan yang sangat sederhana dan hanya dijual disekitaran desa. Pada 3 Juli 2023, Patriot Mengabdi memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat desa rejosari mengenai kreasi dan inovasi kemasan olahan pisang yang modern dan terkini seperti menggunakan kemasan Standing Pouch.
“Terdapat beberapa pelaku UMKM di Desa Rejosari yang masih mengemas hasil olahannya dengan menggunakan kemasan plastic dan tanpa label,” ujar Dheriliawan Firstya Arie, anggota R23 sekaligus mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis UNTAG.
Pelaku usaha UMKM desa rejosari mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNTAG Surabaya atas sosialisasi dan pendampingan selama ini. Beliau berharap produknya akan berkembang pesat.
“kalau bukan karena mas – mas dan mbak – mbak mahasiswa KKN UNTAG. Kami tidak tahu bagaimana cara mendesain packaging yang baik”, ujar selaku pelaku UMKM.
Dengan adanya komitmen Patriot Mengabdi melalui KKN UNTAG Surabaya, diharapkan potensi local Desa Rejosari bisa ditingkatkan dengan kemasan yang menarik. Diharapkan ilmu dan pendampingan yang diberikan menjadikan UMKM di Desa Rejosari meningkat.




