• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Belajar dan Bermain Sejarah di Benteng Van Der Wijck

Editor Redaksi
6 Oktober 2023
in Citizen Reporter

JurnalPost.com – Salah satu bangunan bersejarah peninggalan Belanda dapat dilihat di Kebumen, Jawa Tengah: Benteng Van der Wijck. Benteng ini terletak di Jalan Sapta Marga No. 100, Sidayu, Gombong, tepatnya 2 kilometer dari Stasiun Gombong. Benteng ini telah bergabung dengan warisan budaya, sama seperti kebanyakan bangunan bersejarah.

Benteng tersebut kini menjadi salah satu tempat wisata sejarah paling menonjol di Kebumen. Maklum, selain akomodasi, juga punya perlengkapan bermain dan fasilitas kolam renang. Simak beberapa informasi menarik mengenai Benteng Van der Wijck di bawah ini jika Anda belum pernah berkunjung ke sana. Tinggalkan sejarah hebat di tempat ini!

1. Awal didirikan berfungsi sebagai kantor VOC
Anda pasti pernah mendengar tentang VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dalam kaitannya dengan sejarah kolonial Belanda. Dahulu, Benteng Van der Wijck berfungsi sebagai markas bisnis perdagangan Hindia Belanda. Hal ini berdampak pula pada pertumbuhan Gombong, yaitu saat ini salah satu kawasan terpadat di Kebumen di luar pusat kota. Gombong merupakan kota yang landasannya adalah perdagangan, menurut buku Gombong Heritage Exploration Route tahun 2018. Diperkirakan mulai terbentuk pada abad ke-18 sebagai akibat interaksi sosial ekonomi antara berbagai kelompok individu yang berbeda asal usul. Terbukti saat ini dengan beragam bangunan yang memadukan gaya arsitektur Jawa, Eropa, dan Cina. Selain itu, Pasar Wonokriyo yang merupakan kawasan perdagangan kekinian juga dekat dengan Stasiun Gombong.

2. Dibangun pada 1818 dengan nama Forth Cochius
Bangunan tahun 1818 yang sekarang menjadi kantor VOC ini awalnya dibangun dengan nama Forth Cochius, sebuah benteng pertahanan Belanda. Nama tersebut diambil dari Frans David Cochius, seorang panglima tentara Belanda yang saat itu sedang berperang dengan pejuang Yogyakarta. Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Godert Alexander Gerard Philip baron van der Capellen, benteng ini selesai dibangun pada tahun 1844. Hasilnya, benteng ini menjadi satu-satunya benteng berbentuk segi delapan di Indonesia. Ada lebih dari 32 ruangan di dua lantai benteng. Luas benteng 3.606 meter persegi dan terdapat empat pintu masuk utama. Memiliki cerobong asap setinggi 3,33 meter dan tinggi 9,67 meter.

3. Beralih fungsi sebagai Pupillen School
Fungsi bangunan ini tidak hanya terpaku sebagai benteng. Melainkan berfungsi sebagai Pupillen School yakni pada tahun 1854- 1912, sekolah semi militer ini dikhususkan bagi orang-orang Eropa serta anak-anak eurasia yang merupakan hasil perkawinan para serdadu Belanda dengan wanita-wanita pribumi. Lambat laun bangunan ini berubah menjadi benteng Van der Wijck, nama komandan yang memiliki peran besar di bidang kemiliteran Belanda. Perubahan fungsi tersebut ikut andil mempengaruhi berbagai lini di sekitar benteng, seperti contohnya tumbuh pemukiman militer. Pemukiman tersebut didiami oleh anggota militer Belanda yang ada di Gombong.

4. Dijadikan tempat pelatihan anggota PETA saat masa pendudukan Jepang
Pada masa kependudukan Jepang setelah Belanda berhasil ditaklukan, benteng Van der Wijk masih berfungsi, akan tetapi tempat tersebut tidak lagi didiami oleh pasukan Belanda melainkan sebagai tempat pelatihan pasukan tentara Jepang yang dikenal sebagai pembela tanah air ( PETA). Peralihan fungsi tersebut masih bertahan hingga Indonesia dapat merdeka. Fungsi bangunan tersebut juga sebagai barang angkatan bersenjata republik Indonesia (ABRI) hingga 1980.

Pada tahun 2000 fungsi bangunan ini masih berhubungan dengan bidang militer, akan tetapi fungsi tersebut berubah menjadi tempat tinggal anggota TNI angkatan darat. Di sekitar bangunan benteng juga masih sangat kental dengan sejumlah bangunan yang berkaitan dengan militer, seperti contohnya sekolah TK Kartika Gombong serta kuburan Belanda.

Arsitektur dan Keunikan Benteng
Benteng Van der Wijk memiliki arsitektur khas Belanda dengan sentuhan gaya arsitektur Eropa pada masa itu. Bangunannya terbuat dari batu bata merah yang diperlukan dengan kayu sebagai bahan utama. Bangunan ini juga berbentuk segi delapan yang sangat unik. Benteng ini memiliki beberapa menara pengawas yang memberikan pemandangan luas ke sekitar wilayah Gombong.

Oleh: Wanto Rityan Saputro/Mahasiswa Universitas Negeri Semarang

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.