JurnalPost.com – Andika Hisyam Mahendra atau biasa di panggil Dika berusia 20 Tahun, saat ini merupakan salah satu mahasiswa IPB University, Fakultas Pertanian, Proteksi Tanaman Tahun 2021. Namun, tidak banyak orang tahu tentang Biografi dari Mahasiswa IPB University tersebut, yang sering kali mewakili Fakultasnya untuk perlombaan. Sudah tahukah kalian bahwa Andika Hisyam adalah Mahasiswa Berprestasi Fakultas Pertanian Peringkat ke-2? Bagaimana perjalanan pendidikan Andika Hisyam?
Pendidikan dan Perlombaan Andika Hisyam
Pendidikan Andika Hisyam dimulai dari Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bandung jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Sejak menempuh pendidikan di bangku SMA, Dika sudah banyak mengikuti olimpiade, uniknya Dika adalah, ia dipilih guru untuk mengikuti olimpiade di sekolahnya, sejak saat itu Dika menjadi tertarik kepada perlombaan dan juga olimpiade sampai ia memasuki dunia perkuliahan. Di perkuliahan, ia lebih unggul untuk lomba di bagian kepenulisan dan lomba terkait bisnis. Lomba yang paling berkesan baginya selama ini adalah Program Kreativitas Mahasiswa atau PIMNAS, karena PKM adalah lomba yang beruntun dan juga panjang periode dan juga tahapan nya untuk meraih medali. Program Kreativitas Mahasiswa yang diikuti olehnya adalah PKM-K terkait Media Tanam Hidroponik.
PKM-K atau Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan adalah salah satu jenis PKM yang berfokus kepada menciptakan aktivitas usaha dimana memiliki kesempatan yang luas untuk meningkatkan kompetisinya dalam berkreasi dan berinovasi dalam produk baru. PKM termasuk dalam implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka upaya mendukung pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi. Dika termasuk lolos pendanaan dalam PKM dan masuk ke dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional atau biasa disebut PIMNAS yang merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa
Pembagian Waktu Antara Kuliah dan Lomba
Bagi Andika Hisyam, pengelolaan waktu antara kuliah dan juga lomba cukup mudah, ia ketika liburan semester membuat planning semester berikutnya dengan sharing dan juga bertanya tanya kepada kakak tingkat di fakultasnya terkait “Apakah Semester depan sibuk dengan laprak, atau tugasnya yang banyak” Jika menurut Andika Hisyam perkuliahan semester selanjutnya padat dan mencari tahu tingkat kesulitan mata kuliah di semester selanjutnya, jika ia tidak sanggup untuk membagi waktu, ia tidak akan mendaftarkan diri untuk mengikuti perlombaan ataupun kegiatan yang menyita banyak waktu.

Lalu, Andika Hisyam menerapkan sistem management waktu yang diajarkan oleh Stephen Covey yang sudah diajarkan sejak Masa Pengenalan Mahasiswa Baru di IPB University. Membagi waktu dengan 4 ruang yang dibagi menjadi tidak penting, kurang penting, penting, dan sangat penting. Lalu setiap minggu ia selalu membagi kepentingan kepentingannya lalu di atur dari deadline yang dilaksanakan, ia selalu mencoba memaksimalkan waktu yang dipunya, tetapi walaupun Andika Hisyam memaksimalkan waktu yang di punya, ia tetap peduli dengan kesehatannya dengan maksud masih mempunyai waktu untuk menghibur diri ataupun refreshing dengan teman temannya, karena baginya apabila kita tidak menyediakan waktu tenang ataupun waktu santai untuk diri sendiri malah akan terjadi burn out karena lelah dengan keseharian yang ada dan sangat padat, dan menyeimbangkan waktu serius dan tidak serius, ada kalanya ia harus fokus ke tujuan dan ada kala nya harus sedikit berhenti sejenak.
Faktor Eksternal Keberhasilan
Faktor Eksternal keberhasilan bagi Andika Hisyam adalah, Doa dan Shalat dan suatu kebiasaan yang selalu ia terapkan adalah selalu melaksanakan shalat dhuha dan dzikir pagi bersama teman teman di asramanya. Secara kasat mata susah diketahui dampaknya tetapi secara tidak langsung ia dapat merasakannya sejak melakukan kebiasaan positif tersebut, baginya walaupun menjalani semesternya selalu berat, namun selalu ada saja jalan untuk menyelesaikannya. Selain itu faktor eksternal lainnya, ia selalu berada di lingkungan positif seperti di MAPRES, baginya secara tidak langsung menekan diri nya agar selalu produktif setiap hari dan selalu mengingat tujuan akhir dirinya.
Oleh: Sabila Lestiasih Gunadi




