
BOGOR, JurnalPost.com – Pembina Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), Imaam Yakhsyallah Mansur, menyatakan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Tim UAR dalam ajang Indonesia International Search and Rescue Exhibition, Forum, and Challenge (IISAR) 2026 yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, pada 9–12 Juli 2026.
“Penunjukan UAR untuk mengikuti event internasional IISAR bersama puluhan tim pemerintah dan sipil lainnya oleh Basarnas harus kita syukuri. Mudah-mudahan Tim UAR dimudahkan, diberikan keselamatan, serta memperoleh keberhasilan dalam ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala,” kata Imaam Yakhsyallah usai shalat Ashar di Masjid At-Taqwa Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (8/7/2026).
Menurut Imaam Yakhsyallah, sejak awal berdirinya, UAR tidak hanya berorientasi pada pengamalan syariat mahdhoh, tetapi juga menjadikan aktivitas kemanusiaan dan Search and Rescue (SAR) sebagai bagian dari ibadah serta dakwah bil hal (ghairu mahdoh).
Ia juga mendoakan agar seluruh personel UAR yang mengikuti IISAR 2026 diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta mampu menjaga nama baik UAR, Jama’ah, dan bangsa Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.
Sebelumnya, Sekretaris Umum UAR, Muqarrobin Al Ayubi, menyampaikan kepada jamaah shalat Ashar bahwa Tim UAR akan berangkat mengikuti ajang internasional tersebut salah satu wakil unsur relawan kemanusiaan Indonesia.
Tim UAR yang diberangkatkan berjumlah enam orang, yaitu Wali Al Jabar, M. Fatur Rohman, Agis dan Huzaimah (Korwil Jabodetabek-Banten), Alfin (Korwil Jawa Barat) dan Yusuf (Korwil Lampung). Selama mengikuti IISAR Challenge 2026, mereka akan diuji kemampuan teknis, ketepatan prosedur, kecepatan pengambilan keputusan, komunikasi, serta kekompakan tim melalui berbagai simulasi penyelamatan yang disiapkan panitia.
IISAR merupakan ajang internasional yang mempertemukan unsur pemerintah, organisasi SAR, relawan kemanusiaan, akademisi, industri, dan mitra internasional dalam satu forum untuk memperkuat kapasitas pencarian dan pertolongan.
Kegiatan ini menggabungkan tiga agenda utama, yaitu Forum Internasional, Pameran Teknologi SAR, dan Kompetisi SAR Internasional, sehingga menjadi wadah berbagi pengetahuan, inovasi, pengalaman lapangan, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama SAR di tingkat regional maupun global.
Dalam kompetisi IISAR Challenge 2026, para peserta dari berbagai negara akan mengikuti dua skenario penyelamatan utama, yaitu VULCAN OPS (Vehicle in Unusual Cliff Accident), berupa simulasi penyelamatan kendaraan yang mengalami kecelakaan di medan tebing dengan tingkat risiko tinggi.
Kemudian GRIT Super Challenge (Great Resilience, Impeccable Teamwork), yaitu lintasan penyelamatan dengan berbagai rintangan yang dirancang untuk menguji ketahanan fisik, ketepatan teknik, kepemimpinan, dan kekompakan tim.
Upacara pembukaan IISAR 2026 dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) pukul 09.00 WIB. Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyampaian protokol keselamatan, sambutan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), sambutan Pendiri IISAR Exhibition, Forum & Challenge, serta pidato pembukaan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Setelah pembukaan resmi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, kunjungan ke area pameran dan paviliun negara peserta, parade delegasi International SAR Challenge, hingga sesi wawancara media.
Keikutsertaan UAR dalam IISAR 2026 menjadi tonggak penting perjalanan organisasi yang sejak berdiri telah berkomitmen mengembangkan kapasitas relawan kemanusiaan dan dakwah bil hal.
Forum ba’da Ashar ini diakhiri dengan musafahah jamaah masjid dengan para personel Ukhuwah Al-Fatah Rescue yang akan berjuang di ajang kompetisi internasional di PIK2 Tangerang, Banten. [AM]




