• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Prasasti Padang Roco dan Misteri Arca Amoghapasa

Editor Redaksi
27 Mei 2026
in Artikel

oleh: Pandu Winata

JurnalPost.com – Dharmasraya tidak hanya dikenal sebagai daerah perkebunan dan jalur penghubung Sumatera Barat dengan Jambi. Daerah ini juga menyimpan sejarah penting yang berkaitan dengan perkembangan kerajaan Melayu kuno di Nusantara. Salah satu peninggalan sejarah yang paling terkenal dari Dharmasraya adalah Prasasti Padang Roco dan Arca Amoghapasa.

Situs Padang Roco berada di kawasan tepian Sungai Batanghari. Tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam sejarah Kerajaan Dharmasraya pada masa lampau. Dari kawasan inilah ditemukan prasasti dan arca bersejarah yang menjadi bukti kuat keberadaan kerajaan Melayu di Sumatera pada masa lalu.

Prasasti Padang Roco ditemukan bersama Arca Amoghapasa pada abad ke-19. Prasasti tersebut ditulis menggunakan huruf dan bahasa yang dipakai pada masa kerajaan kuno. Isi prasasti menjelaskan pengiriman Arca Amoghapasa dari Kerajaan Singasari di Jawa kepada penguasa Melayu di Dharmasraya.

Peristiwa tersebut terjadi pada masa pemerintahan Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari sekitar abad ke-13. Pengiriman arca itu dikenal sebagai bagian dari Ekspedisi Pamalayu, yaitu upaya mempererat hubungan politik antara Jawa dan kerajaan Melayu di Sumatera.

Arca Amoghapasa sendiri merupakan arca bercorak Buddha Tantrayana. Arca ini menggambarkan sosok dewa yang dianggap memiliki kekuatan spiritual dalam ajaran Buddha pada masa itu. Dalam prasasti disebutkan bahwa arca tersebut dikirim sebagai hadiah persahabatan dan simbol hubungan baik antara dua kerajaan besar di Nusantara.

Keberadaan prasasti dan arca tersebut menunjukkan bahwa Dharmasraya pernah menjadi pusat penting dalam jalur perdagangan dan kekuasaan di Sumatera. Lokasinya yang berada di sekitar Sungai Batanghari membuat wilayah ini strategis sebagai jalur transportasi dan perdagangan pada masa lampau.

Sungai Batanghari memang memiliki peran besar dalam perkembangan kerajaan Melayu kuno. Pada masa dahulu, sungai menjadi jalur utama perpindahan manusia dan barang. Karena itu, banyak pusat pemerintahan kerajaan berkembang di sekitar aliran sungai besar.

Selain memiliki nilai sejarah, Arca Amoghapasa juga menyimpan berbagai misteri yang masih menarik dibahas hingga sekarang. Salah satunya berkaitan dengan keberadaan pusat Kerajaan Dharmasraya yang belum sepenuhnya diketahui secara pasti oleh para peneliti.

Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa kawasan Padang Roco dulunya merupakan bagian penting dari pusat pemerintahan kerajaan Melayu. Namun, masih banyak peninggalan sejarah lain yang belum ditemukan secara lengkap. Hal tersebut membuat sejarah Dharmasraya masih terus diteliti hingga sekarang.

Arca Amoghapasa saat ini tidak lagi berada di Dharmasraya. Arca tersebut telah dipindahkan dan menjadi koleksi museum nasional sebagai benda bersejarah penting dari masa kerajaan Nusantara. Meski demikian, nama Padang Roco tetap dikenal sebagai tempat penemuan salah satu peninggalan sejarah terbesar di Sumatera Barat.

Sayangnya, tidak semua masyarakat mengetahui pentingnya situs sejarah tersebut. Banyak generasi muda yang lebih mengenal sejarah kerajaan di Pulau Jawa dibandingkan sejarah kerajaan Melayu di Sumatera. Padahal, Dharmasraya memiliki hubungan penting dalam perkembangan sejarah Nusantara.

Kurangnya perhatian terhadap situs sejarah juga menjadi tantangan tersendiri. Beberapa lokasi peninggalan sejarah di daerah masih membutuhkan perawatan dan pengelolaan yang lebih baik agar tetap terjaga keberadaannya.

Di sisi lain, situs Padang Roco sebenarnya memiliki potensi besar sebagai wisata sejarah dan edukasi. Jika dikelola dengan baik, tempat ini dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat sekaligus menarik wisatawan yang tertarik pada sejarah Nusantara.

Keberadaan situs sejarah seperti Padang Roco juga dapat membantu memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas. Dharmasraya tidak hanya dikenal karena hasil perkebunan atau jalur lintas Sumatera, tetapi juga karena sejarah panjangnya sebagai bagian dari kerajaan Melayu kuno.

Bagi masyarakat lokal, peninggalan sejarah tersebut menjadi bukti bahwa daerah mereka pernah memiliki peran penting pada masa lampau. Hal itu tentu dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah dan budaya daerah sendiri.

Selain itu, penelitian tentang Prasasti Padang Roco dan Arca Amoghapasa masih terus berkembang hingga sekarang. Para sejarawan dan arkeolog masih berusaha memahami lebih jauh tentang hubungan politik, budaya, dan agama pada masa kerajaan Melayu kuno.

Peninggalan sejarah seperti ini juga menunjukkan bahwa hubungan antarwilayah di Nusantara sudah terjalin sejak ratusan tahun lalu. Kerajaan di Jawa dan Sumatera ternyata memiliki hubungan politik dan budaya yang cukup kuat pada masa tersebut.

Karena itu, keberadaan Prasasti Padang Roco dan Arca Amoghapasa tidak hanya penting bagi Dharmasraya, tetapi juga bagi sejarah Indonesia secara keseluruhan. Peninggalan tersebut menjadi salah satu bukti perkembangan peradaban Melayu di Nusantara.

Sejarah yang tersimpan di Dharmasraya menunjukkan bahwa daerah di Sumatera Barat juga memiliki peran besar dalam perjalanan sejarah bangsa. Melalui peninggalan seperti Padang Roco, masyarakat dapat melihat bahwa sejarah Nusantara tidak hanya berpusat di satu wilayah saja.

Sampai sekarang, Prasasti Padang Roco dan Arca Amoghapasa tetap menjadi bagian penting dari identitas sejarah Dharmasraya. Keberadaan peninggalan tersebut menjadi pengingat bahwa daerah ini pernah menjadi bagian dari perjalanan besar sejarah kerajaan Melayu di Nusantara.

Artikel ini ditulis oleh: Pandu Winata, Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.