
MAKASSAR, JurnalPost.com – National Kun Khmer Fight Day 1 perdana digelar di Kampung Popsa, Makassar, Sabtu (16/5/2026). Ajang tersebut menjadi bagian dari pembinaan sekaligus seleksi atlet Kun Khmer Indonesia menuju berbagai kejuaraan internasional.
Event yang berlangsung sehari penuh itu diikuti atlet putra dan putri dari sejumlah klub di Makassar, beberapa daerah di Sulawesi Selatan, hingga peserta dari luar provinsi. Total terdapat 12 partai pertandingan dengan 24 atlet yang tampil pada kategori pro amatir dan amatir.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Kun Khmer Indonesia (PB FKKI), Salim A Halid mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan program pembinaan atlet pasca Kejuaraan Nasional Kun Khmer ke-3 yang digelar di Makassar pada akhir 2025 lalu.
“Event ini merupakan penajaman pembinaan atlet yang berkelanjutan pasca Kejurnas Kun Khmer ke-3 di Makassar,” ujar Salim.
Menurutnya, National Kun Khmer Fight Day menjadi salah satu metode pembinaan bagi atlet-atlet unggulan yang diproyeksikan tampil pada ajang nasional maupun internasional.
“Fight Day ini adalah metode pembinaan atlet-atlet unggulan untuk diproyeksikan ke multi event maupun single event di luar negeri,” katanya.
Salim menjelaskan atlet yang berhasil meraih kemenangan pada event tersebut akan dipersiapkan mengikuti ASEAN Kun Khmer Championship 2026 yang direncanakan berlangsung di Malaysia.
Tak hanya itu, PB FKKI juga menargetkan atlet Kun Khmer Indonesia bisa tampil pada SEA Games 2027 Kuala Lumpur apabila cabang olahraga tersebut resmi dipertandingkan.
“In Shaa Allah Kun Khmer akan dipertandingkan di SEA Games 2027 Kuala Lumpur,” jelasnya.
Ia menambahkan, National Kun Khmer Fight Day direncanakan menjadi agenda rutin yang digelar setiap dua bulan sekali secara bergilir di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Salim, atlet yang mampu meraih tiga kemenangan beruntun tanpa kalah di kelasnya akan mendapatkan sabuk juara sekaligus masuk kategori atlet unggulan untuk diproyeksikan tampil pada event profesional di dalam maupun luar negeri.
Selain menjadi ajang pembinaan dan seleksi atlet, kegiatan itu juga diharapkan mampu memperkenalkan olahraga Kun Khmer kepada masyarakat luas, khususnya di Sulawesi Selatan.
“Kami mengajak masyarakat Makassar untuk datang menyaksikan event ini sekaligus mendukung perkembangan olahraga Kun Khmer di Sulawesi Selatan,” tutupnya. (*)




