• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Pengaruh Media Sosial terhadap Gaya Bahasa Mahasiswa dalam Penulisan Akademik

Editor Redaksi
21 April 2026
in Artikel

Oleh: Cici Alinda Rahmadani ( 251011200557 )
Sasa Naila ( 251011200412 )
Deftiani Putri Utami ( 251011200701 )
Fitri Khoirunnisa ( 251011200699 )
Citra Maulidia ( 251011200254 )
Kelas : 02SAKPO14

JurnalPost.com – Fenomena penggunaan Bahasa Indonesia di era digital saat ini menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam pola berbahasa mahasiswa, terutama akibat pengaruh media sosial yang semakin dominan dalam kehidupan akademik. Mahasiswa cenderung mengadopsi gaya bahasa informal yang lazim digunakan di platform digital, seperti penggunaan singkatan tidak baku, akronim, serta campuran bahasa asing, yang kemudian terbawa ke dalam penulisan akademik. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kualitas struktur kalimat, ketepatan tata bahasa, serta kepatuhan terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baku. Penelitian Aulia dan Calista (2025) menegaskan bahwa penggunaan media sosial berkontribusi pada meningkatnya penggunaan bahasa tidak formal dan istilah populer dalam karya tulis akademik mahasiswa, yang pada akhirnya menurunkan standar kebahasaan ilmiah (Aulia, S., & Calista, M. P. (2025). Pengaruh Media Sosial terhadap Gaya Bahasa Mahasiswa dalam Penulisan Akademik. Karimah Tauhid, 4(8), 6394–6402). Mahasiswa harus diberikan pemahaman yang mendalam mengenai perbedaan penggunaan bahasa formal dan informal, termasuk kapan dan di mana masing-masing gaya bahasa tersebut digunakan. Dengan pemahaman ini, mahasiswa diharapkan mampu menempatkan penggunaan bahasa secara tepat sesuai konteks, khususnya dalam kegiatan akademik seperti penulisan makalah, laporan, dan skripsi.

Fenomena penggunaan bahasa di era digital tidak sepenuhnya berdampak negatif, melainkan juga memberikan dampak positif terhadap kemampuan komunikasi mahasiswa. Media sosial berfungsi sebagai ruang interaksi yang memungkinkan mahasiswa berlatih menyampaikan gagasan secara terbuka, cepat, dan komunikatif dalam berbagai situasi. Aktivitas seperti berdiskusi di platform digital, membuat konten, atau membangun jejaring pertemanan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berbahasa yang lebih adaptif dan kontekstual. Sebagai contoh, mahasiswa yang aktif di media sosial cenderung lebih percaya diri dalam menyampaikan opini serta mampu menyesuaikan gaya bahasa sesuai audiens. Hal ini didukung oleh penelitian Wulansari et al. (2024) yang menyatakan bahwa media sosial berperan dalam memperluas interaksi, membangun identitas diri, serta meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa (Wulansari, Y. D., Afcarina, J. S., Zahrafani, S. A. W., & Afifah, W. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Konstruksi Identitas Mahasiswa Universitas Jember. Jurnal Mahasiswa Humanis). Namun demikian, tanpa kontrol yang tepat, kebiasaan komunikasi informal tersebut dapat terbawa ke dalam konteks akademik dan menurunkan kualitas penggunaan bahasa formal, dapat dipahami bahwa perkembangan bahasa di era digital bukanlah suatu ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi secara lebih luas. Selama mahasiswa mampu mengontrol dan menyesuaikan penggunaan bahasa dengan situasi yang dihadapi, maka keseimbangan antara bahasa formal dan informal dapat terjaga dengan baik.

Untuk mengatasi argumen tersebut di era digital saat ini perlu memulai membiasakan diri dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terdapat beberapa Solusi yang harus di terapkan yang pertama, yaitu dengan cara penguatan literasi Bahasa dan digital melalui pembelajaran yang menekankan perbedaan, selain itu mahasiswa harus lebih bijak dalam menggunakan Bahasa di media sosial mampu menempatkan penggunaan bahasa sesuai konteksnya. Kedua menanamkan kebiasaan disiplin berbahasa sejak awal perkuliahan dan dapat menyelenggarakan pelatihan khusus penulisan akademik yang berfokus pada peningkatan kemampuan tata bahasa, struktur kalimat, dan penggunaan diksi yang tepat. Ketiga dapat
memanfaatkan diskusi akademik, baik di kelas maupun forum online, sebagai sarana latihan menggunakan bahasa formal. Dengan demikian, fenomena perkembangan Bahasa di era digital tidak perlu ditolak, melainkan diarahkan secara bijak agar tetap mendukung penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam lingkungan akademik.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.