
MOJOKERTO, JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, tim mahasiswa terjun langsung ke Dusun Nogosari, Kecamatan Pacet, untuk mendampingi pelaku UMKM budidaya jamur tiram dalam meningkatkan produktivitas usaha.
Pendampingan dilakukan melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna berupa alat pengepres media tanam baglog otomatis. Inovasi ini diharapkan mampu mempercepat proses produksi, meningkatkan kualitas media tanam, serta mengurangi beban kerja petani jamur.
Melalui kegiatan tersebut, UMKM jamur tiram di Dusun Nogosari diharapkan dapat berkembang lebih maju, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Untag Surabaya menyampaikan bahwa sinergi antara dunia akademik dan pelaku usaha di desa memiliki peran penting dalam pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi dapat diaplikasikan secara nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan adanya inovasi alat pengepres baglog otomatis, Dusun Nogosari optimistis mampu memenuhi permintaan jamur tiram yang terus meningkat di wilayah Jawa Timur, sekaligus berpotensi menjadi desa percontohan budidaya jamur modern di Kabupaten Mojokerto.
Untag Surabaya menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, guna mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan inovasi teknologi.




