
JurnalPost.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Susu Bu Ngatiyah yang berlokasi di Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan peran aktif mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa.
Desa Candiwatu memiliki potensi besar di sektor peternakan sapi perah. Potensi ini telah lama dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai sumber penghidupan melalui pengolahan dan penjualan susu segar. UMKM Susu Bu Ngatiyah menjadi salah satu usaha rumahan yang konsisten mengelola potensi tersebut. Usaha ini dikelola secara mandiri dengan memanfaatkan hasil susu dari peternakan lokal, sehingga keberadaannya tidak hanya berdampak pada pemilik usaha, tetapi juga pada peternak sekitar yang bergantung pada hasil penjualan susu.
Dalam perjalanannya, UMKM Susu Bu Ngatiyah menghadapi berbagai tantangan yang umum dialami oleh usaha kecil di tingkat desa. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan dalam pengelolaan usaha, pengemasan produk yang masih sederhana, serta sistem pelayanan yang belum terstruktur secara optimal. Selain itu, keterbatasan pengetahuan mengenai manajemen usaha dan strategi pemasaran turut menjadi hambatan dalam upaya pengembangan usaha.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Untag Surabaya menjadikan UMKM Susu Bu Ngatiyah sebagai salah satu mitra utama dalam pelaksanaan program kerja KKN. Sebelum melaksanakan pendampingan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi dan wawancara untuk memahami kondisi usaha secara menyeluruh. Proses ini dilakukan agar program yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pelaku UMKM.
Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa KKN menyusun program pendampingan yang berfokus pada peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan pengelolaan usaha secara sederhana. Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah memberikan edukasi mengenai pentingnya kebersihan dan higienitas dalam proses produksi susu. Mahasiswa memberikan pemahaman terkait cara menjaga kebersihan peralatan, penyimpanan susu yang tepat, serta pentingnya kebersihan lingkungan produksi guna menjaga kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan.
Selain aspek produksi, mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan dalam hal pengemasan produk. Pengemasan yang sebelumnya masih sederhana dinilai kurang memberikan nilai tambah pada produk. Oleh karena itu, mahasiswa memberikan contoh pengemasan yang lebih rapi dan menarik, disertai dengan pemberian label sederhana yang memuat identitas produk dan pelaku usaha. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat citra produk lokal.
Pendampingan juga dilakukan dalam aspek pelayanan kepada konsumen. Mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pentingnya pelayanan yang ramah, sopan, dan konsisten. Pelayanan yang baik dinilai mampu meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Selain itu, mahasiswa mendorong pemilik UMKM untuk lebih terbuka terhadap masukan dan saran dari pelanggan sebagai bahan evaluasi usaha.
Kegiatan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan selama masa KKN berlangsung. Mahasiswa terlibat langsung dalam aktivitas UMKM sehari-hari, seperti membantu proses pengemasan dan melayani konsumen. Keterlibatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika usaha kecil serta tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di tingkat desa.
Ketua tim KKN Untag Surabaya menyampaikan bahwa pendampingan UMKM merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung perekonomian masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar beradaptasi dan bekerja sama dengan masyarakat. Kegiatan KKN menjadi sarana pembelajaran sosial yang penting bagi mahasiswa.
Pemilik UMKM Susu Bu Ngatiyah menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN Untag Surabaya. Menurutnya, pendampingan yang diberikan memberikan tambahan wawasan serta motivasi dalam menjalankan usaha. Saran dan masukan yang disampaikan mahasiswa dinilai mudah dipahami dan dapat diterapkan sesuai dengan kondisi usaha yang ada.
Keberadaan UMKM Susu Bu Ngatiyah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal. Usaha ini mampu menyerap hasil susu dari peternakan sekitar dan mengolahnya menjadi produk yang siap dikonsumsi. Dengan demikian, UMKM ini turut membantu menjaga perputaran ekonomi di tingkat desa serta memberikan akses produk susu segar bagi masyarakat dengan harga terjangkau.
Melalui pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Untag Surabaya, diharapkan UMKM Susu Bu Ngatiyah dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas usahanya. Peningkatan kualitas produk dan pelayanan diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pemasaran. Dalam jangka panjang, hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.
Perangkat Desa Candiwatu turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Untag Surabaya. Pendampingan UMKM dinilai sebagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan upaya pembangunan ekonomi desa. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mendorong keberlanjutan pengembangan UMKM lokal.
Kegiatan KKN ini menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Melalui pendekatan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat, program KKN diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. UMKM Susu Bu Ngatiyah menjadi contoh bahwa kolaborasi yang baik dapat menghasilkan dampak positif bagi pembangunan ekonomi desa.
Dengan berakhirnya masa KKN, mahasiswa Untag Surabaya berharap agar pendampingan yang telah dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi UMKM Susu Bu Ngatiyah. Pemilik usaha diharapkan dapat melanjutkan praktik-praktik baik yang telah diterapkan selama pendampingan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan ekonomi lokal.
Ditulis oleh: Ramadhan Devo Hariyono
Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Dosen Pembimbing Lapangan: Muhammad Ridha Febriyani, S.H., M.Kn., M.H.




