
Oleh : Resti Melysa
JurnalPost.com – Di balik sorak penonton dan gemerlap arena pertandingan, tersimpan kisah panjang tentang disiplin, pengorbanan, dan keteguhan hati. Sosok atlet ini adalah gambaran nyata bahwa prestasi besar lahir dari proses yang tidak mudah dan penuh tantangan. Keberhasilannya menembus Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi bukti bahwa kerja keras yang dijalani dengan konsisten tidak pernah mengkhianati hasil.
Perjalanan menuju PON bukanlah sesuatu yang instan. Ia telah mengikuti berbagai kejuaraan, namun PON memiliki makna tersendiri karena merupakan puncak prestasi olahraga di Indonesia. Baginya, berdiri sebagai atlet di ajang tersebut sudah menjadi kebanggaan besar sekaligus pencapaian tertinggi dari proses panjang yang ia jalani selama bertahun-tahun.
Dalam setiap latihan dan pertandingan, ia selalu menanamkan prinsip untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan fokus pada proses. Ia tidak menjadikan kemenangan sebagai beban pikiran, melainkan menjadikannya sebagai bonus dari usaha maksimal yang dilakukan. Konsistensi latihan menjadi kunci utama, meskipun rutinitas yang dijalani terbilang berat dan monoton bagi kebanyakan orang.
Rutinitas hariannya dimulai sejak dini hari dengan beribadah, dilanjutkan latihan intensif yang dilakukan berulang kali dalam sehari. Waktu istirahat yang terbatas dan pola hidup yang disiplin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya sebagai atlet. Dari rutinitas inilah mental, fisik, dan kedisiplinannya terbentuk secara perlahan namun kuat.
Berbagai tantangan harus dihadapi sepanjang perjalanan menuju PON. Ia harus mengorbankan waktu bersama keluarga, mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, bahkan mengorbankan pendidikan demi fokus pada latihan. Namun semua itu dijalani dengan keyakinan bahwa menyerah di tengah jalan hanya akan membuat seluruh pengorbanan menjadi sia-sia.
Dalam proses tersebut, peran senior sekaligus pelatih menjadi sangat penting. Mereka tidak hanya membimbing dari sisi teknis, tetapi juga memberikan dukungan mental dan motivasi saat ia berada di titik terendah. Salah satu nasihat yang paling membekas baginya adalah untuk selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah, karena ia percaya bahwa apa yang telah ditetapkan oleh Allah tidak akan tertukar.
Momen paling berkesan dalam perjalanannya bukanlah saat meraih penghargaan, melainkan ketika ia berhasil bangkit dari masalah besar yang hampir membuatnya berhenti berlatih. Saat itu, ia diuji bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pribadi. Keberhasilannya melewati fase tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan mental adalah fondasi utama dalam meraih prestasi.
Bagi dirinya, kesuksesan sebagai atlet memiliki makna yang sangat jelas. Ukuran keberhasilan tertinggi adalah ketika mampu mengibarkan bendera Merah Putih di atas bendera negara lain sebagai simbol pengabdian dan kebanggaan terhadap bangsa. Itulah tujuan utama yang terus ia pegang dalam setiap langkah perjuangannya.
Ke depan, ia bertekad untuk terus berlatih lebih giat dan meningkatkan kualitas diri. PON berikutnya ingin dijadikannya sebagai batu loncatan untuk meraih medali emas, sebelum melangkah ke kancah internasional dan membawa nama Indonesia lebih jauh. Dengan kerja keras, lingkungan yang mendukung, dan keyakinan kepada Tuhan, ia percaya bahwa mimpi besar selalu layak diperjuangkan hingga akhir.




