
Benowo, Surabaya, JurnalPost.com — Mahasiswa pengabdian masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya dari Kelompok 3 melaksanakan program digitalisasi layanan di Bengkel Murni Jaya, sebuah bengkel mobil dan kendaraan besar di Jalan Raya Raci No. 09, Benowo, Surabaya. Dalam program ini, mahasiswa merancang sebuah website pemesanan servis yang memungkinkan pelanggan memilih jadwal kunjungan tanpa harus antre di lokasi.
Sebelumnya, proses pelayanan di Bengkel Murni Jaya masih mengandalkan sistem antre manual. Kondisi tersebut kerap memicu penumpukan kendaraan, terutama pada saat pengerjaan mobil besar yang membutuhkan waktu lama. Melihat permasalahan itu, kelompok KKN UNTAG berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi yang dapat membantu pemilik bengkel mengatur alur kerja dengan lebih efisien.
Salah satu anggota KKN menjelaskan bahwa kebutuhan digitalisasi di sektor UMKM otomotif semakin mendesak seiring perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih mengutamakan layanan cepat dan terstruktur.
“Banyak pelanggan yang datang hanya untuk menanyakan ketersediaan waktu, dan akhirnya harus menunggu lama. Melalui sistem booking ini, pelanggan bisa memesan dari mana saja tanpa repot antre,” ujar Hilman salah satu mahasiswa pengabdian masyarakat, Sabtu (06/12/2025).
Website yang dikembangkan memuat fitur pemesanan servis, daftar layanan, estimasi waktu pengerjaan, hingga kontak bengkel. Tampilan dibuat sederhana agar mudah dipahami pemilik bengkel, sekaligus mempermudah pelanggan mengakses informasi dasar sebelum melakukan servis.
Selama penerapan program, mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada pemilik dan karyawan bengkel agar mereka terbiasa menggunakan sistem baru tersebut. Menurut salah satu anggota kelompok, proses adaptasi menjadi tantangan tersendiri.
“Pemilik bengkel sebenarnya antusias, tetapi masih memerlukan pendampingan untuk memahami alur pengoperasian website. Kami membantu menjelaskan langkah-langkahnya hingga mereka bisa menjalankan secara mandiri.” ujar Isabil salah satu mahasiswa pada saat mempresentasikan hasil website booking online service.
Program ini mendapat tanggapan positif dari pelanggan yang sering menggunakan layanan bengkel tersebut. Adanya pemesanan online dinilai memberi kepastian waktu sehingga mereka dapat mengatur aktivitas harian tanpa terganggu antrean panjang.
Selain memberikan manfaat bagi pelanggan, sistem digital ini juga membantu pemilik bengkel dalam penataan jadwal servis harian agar lebih tertib dan terkontrol.
Digitalisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNTAG Surabaya ini menjadi contoh bagaimana penerapan teknologi sederhana mampu memberikan dampak nyata bagi UMKM di tingkat lokal. Program ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi UMKM lain di wilayah Surabaya untuk bertransformasi ke layanan berbasis digital




