• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Mengapa Siswa SD Senang Belajar Dalam Kelompok?

Editor Redaksi
4 Desember 2025
in Kolom Opini

Renata Bintang Yonanda
Mahasiswa Program Studi-PGSD-FKIP-UKSW
Email: [email protected]

JurnalPost.com – Belajar di sekolah dasar tidak selalu berarti hanya duduk diam dan mendengarkan guru. Bekerja sama adalah cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar sambil berbicara satu sama lain. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami pelajaran dengan lebih baik, tetapi juga belajar berbicara, bekerja sama, dan merasa bertanggung jawab. Tidak mengherankan jika banyak siswa merasa lebih bersemangat belajar bersama teman-temannya, karena berada dalam kelompok membuat mereka saling membantu dan menikmati kegiatan bersama.

Bekerja sama dalam kelompok juga membuat anak-anak merasa percaya diri dan aman. Mereka belajar menghargai pendapat orang lain, memahami perbedaan, dan menjadi peduli serta menerima. Sambil berbicara dan memecahkan masalah bersama, anak-anak tidak hanya belajar tentang mata pelajaran sekolah, tetapi juga tentang bagaimana menjadi teman yang baik.

Menurut gagasan tentang pembelajaran sosial dari Lev Vygotsky, anak-anak tumbuh karena mereka berbicara dengan orang lain di sekitar mereka. Dalam konsep Zona Perkembangan Proksimal (ZPD), anak-anak dapat berbuat lebih banyak dengan bantuan dari teman atau guru. Itulah sebabnya bekerja sama dalam kelompok sangat penting, karena ketika mereka bersama, anak-anak belajar lebih cepat, merasa lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi dunia di mana mereka perlu bekerja sama dengan orang lain.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.