• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Konkret Itu Menyenangkan: Pemahaman Piaget tentang Kegemaran Anak SD dalam Belajar Praktik

Editor Redaksi
3 Desember 2025
in Artikel
M.Fajar Dwi Restanto
Mahasiswa Program Studi-PGSD-FKIP-UKSW
Email: [email protected]

Anak sekolah dasar (SD) berada pada tahap perkembangan kognitif dan sosial yang unik. Mereka cenderung lebih tertarik pada kegiatan belajar yang bersifat nyata, aktif, dan melibatkan pengalaman langsung. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa anak SD senang praktik dengan meninjau dari prespektif psikologi pendidikan, khususnya teori kontekstual dan teori behavioristik. Kecendurungan anak untuk belajar praktik dipengaruhi oleh kebutuhan alami mereka untuk mengalami dan memhami dunia secara konkret (teori kontekstual) serta adanya penguatan positif yang muncul dari pengalaman belajar yang menyangkan (teori behavioristik). Anak sekolah dasar (SD) umumnya menunjukan antusisme tinggi terhadap kegiatan yang bersifat praktik. Mereka lebih mudah memahami konsep ketika terlibat langsung dalam aktivitas nyata, seperti percobaan sains, proyek seni, dan permainan edukatif. Hal ini berbeda dengan pembelajaran yang hanya bersifat teoritis atau hafalan. Pembelajaran praktik tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga meningkatkan motivitas, keaktifan, dan keterampilan sosial pesrta didik.Kajian teori

  1. Teori Jhon Piaget

Pada tahap SD, anak berada dalam fase operasional konkret (Pieget) mereka memahami sesuatu melalui tindakan langsung, bukan sekedar penjelasan verbal. Anak SD dasar umumnya berada pada tahap operasional konkret. Pada tahap ini, anak mulai berpikir logis, tetapi pemikirannya masih terbatas pada benda dan situasi nyata. Mereka belum mampu memahami konsep abstrak yang hanya dijelaskan secara verbal. Oleh karena itu, anak usia SD lebih mudah belajar ketika mereka melihat,menyentuh,mencoba, dan manipulasi objek secara langsung.

Anak SD senang belajar praktik karena dalam fase perkembangan mereka, pengetahuan terbentuk  melalui pengalaman nyata dan aktivitas konkret. Hal ini menunjukkan kebutuhan anak untuk mengaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Serta rasa senang dan keberhasilan dalam praktik menjadi bentuk penguatan yang mendorong perilaku belajar positif. Dengan mengabungkan kedua perspektif tersebut dapat menciptakan pembelajaran yang tidak hanya efektif secara akademik, tetapi juga bermakna dan menyenangkan bagi anak.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.