• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Bagaimana Lembaga Keamanan Pangan Mengetahui Kualitas Sosis Menggunakan Analisis Pangan

Editor Redaksi
5 Juni 2025
in Berita

JurnalPost.com – Beberapa waktu lalu pernah viral suatu brand sosis berisi keju yang mirip dengan sosis yang dijual di sebuah toko swalayan. Kemudian masyarakat berbondong-bondong membeli sosis tersebut dan membuat konten mukbang. Ada lagi merk sosis lainnya yang sifatnya ready to eat dan biasanya disimpan di kulkas toko swalayan. Sosis ini banyak sekali penggemarnya, bahkan sering dijadikan bekal untuk anak-anak. Sebagian orang menengah mungkin sudah mengalihkan sosis pasar dan memilih sosis yang dijual di supermarket dengan alasan higenis. Tapi, bagaimana kita tau suatu sosis itu dikatakan higenis?

Sosis seperti yang kita tahu biasanya dibuat dari daging ayam ataupun sapi. Ada juga yang dibuat dari daging babi, namun penjualannya dibatasi di Indonesia karena alasan agama. Sosis sering kita jumpai di toko-toko frozen food, pasar tradisional, bahkan swalayan dekat rumah. Biasanya, orang-orang lebih memilih untuk membeli sosis yang ada di toko frozen food atau swalayan dibandingkan di pasaran. Pilihan masyarakat ini disebabkan karena masyarakat lebih percaya kalau produk pangan yang dijual di swalayan lebih bersih dibandingkan yang dijual di pasar tradisional.

Kepercayaan masyarakat ini juga didukung oleh fakta-fakta yang dipaparkan dalam jurnal ataupun artikel ilmiah. Jurnal atau artikel ini mengulas bagaimana keadaan atau perbandingan makanan yang dijual di swalayan dengan yang dijual di pasar tradisional. Cara mengetahui kualitas atau kebersihan pangan perlu dilakukan dengan cara analisis. Pada kasus kebersihan, biasanya yang dianalisa adalah ada atau tidaknya bakteri jahat di dalam bahan pangan. Cara seperti ini juga biasa dilakukan BPOM dalam menjaga keamanan pangan dari keracunan massal.

Nama-nama bakteri jahat yang sudah dikenali masyarakat karena banyaknya konten edukasi di media sosial adalah Salmonella dan Escherichia coli. Kedua bakteri itu menyebabkan gangguan dan sakit pada pencernaan. Masyarakat juga perlu mengetahui salah satu bakteri yang paling sering menginfeksi manusia di dunia, yaitu Staphylococcus aureus atau S. aureus. Bakteri ini dapat menyebabkan impetigo, abses kulit, pneumonia, endokarditis, osteomielitis, dan sindrom syok toksik.

Cara untuk menghindari makanan dari cemaran bakteri jahat S. aureus ini adalah dengan melakukan analisis pangan dengan uji lab mikroba. Biasanya, lembaga keamanan pangan akan mengambil sampel produk dan membawanya ke dalam laboratorium. Sampel produk pangan itu kemudian diuji dalam suatu cawan petri untuk mengidentifikasi bakterinya. Hal itu dilakukan agar S. aureus yang ukuranya sangat kecil dapat dilihat oleh mata dengan munculnya beberapa pertanda. Produk pangan yang tercemar S. aureus akan menghasilkan tanda-tanda seperti gambar di bawah ini.

Setelahnya, lembaga keamanan pangan dapat merilis pengumuman tentang adanya cemaran pada produk agar pabrik dapat menghentikan produksi sementara untuk perbaikan kualitas. Cemaran mikroba ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan penyimpanan. Maka tidak heran jika lingkungan pasar tradisional yang tidak tertata lebih berpotensi mencemari produk pangan dibandingkan lingkungan swalayan yang bersih dan tertata. Oleh karena itu, pengawasan dan standar kebersihan yang ketat perlu diterapkan guna memastikan keamanan produk pangan bagi konsumen dingan cara melakukan analisisa pada pangan.

Retno Asih Nurjannah, Teknologi Pangan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.