• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

BAHAYA PHUBBING ANAK USIA DINI PERAN GURU DAN ORANG TUA MENJADI KUNCI

Editor Redaksi
2 Mei 2025
in Artikel

JurnalPost.com – Dalam kehidupan modern yang serba cepat seperti sekarang, teknologi telah menyatu erat dengan keseharian manusia. Anak-anak pun tumbuh di tengah kemudahan akses terhadap gawai, sehingga pemandangan mereka sibuk dengan layar bukan lagi hal yang asing. Namun, yang menjadi keprihatinan adalah ketika kehadiran gawai mulai menggantikan waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang di sekitar.

Salah satu manifestasi dari situasi ini adalah perilaku phubbing yakni saat seseorang mengabaikan orang lain karena lebih fokus pada ponsel.

Ironisnya, kebiasaan ini kini tidak hanya ditemukan pada kalangan dewasa. Anak-anak pun mulai menunjukkan kecenderungan serupa, bahkan terhadap orang tua, guru, dan teman sebaya. Contohnya, ketika anak lebih sibuk dengan ponsel saat diajak berbincang dengan ibunya atau saat murid tampak tidak memperhatikan guru karena asyik menatap layar. Ini menandakan kemunduran dalam kualitas hubungan sosial.

Masalah ini bukan persoalan sepele. Phubbing bukan sekadar tindakan yang tidak sopan, melainkan juga berpotensi merusak kemampuan anak dalam menjalin komunikasi yang sehat dan membangun empati. Bila tidak dicegah, anak-anak berisiko tumbuh menjadi pribadi yang sulit memahami emosi orang lain dan kurang terampil dalam berinteraksi sosial.

Oleh karena itu, peran orang tua dan guru menjadi sangat penting. Orang tua harus bisa menjadi contoh nyata dalam menggunakan teknologi secara proporsional. Tidak adil jika anak diminta membatasi penggunaan ponsel sementara orang tua sendiri tidak bisa lepas darinya. Perlu ada aturan yang disepakati bersama misalnya larangan menggunakan gawai saat makan malam atau menjelang tidur.

Di sisi lain, guru juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk kebiasaan baik di lingkungan sekolah. Menerapkan kebijakan tanpa gawai di ruang kelas dan memberikan pemahaman tentang pentingnya komunikasi langsung sangat membantu anak menyadari nilai dari interaksi manusia.

Pembentukan karakter anak harus menjadi kerja sama antara rumah dan sekolah. Anak perlu diajarkan bahwa teknologi hanyalah alat bantu, bukan pengganti hubungan yang hangat dan bermakna antar manusia. Kita perlu membimbing mereka untuk kembali menghargai keberadaan orang lain dan berani melepaskan layar demi hubungan yang lebih nyata.
Sudah waktunya anak-anak diajak untuk kembali menatap wajah dan mata lawan bicaranya, bukan sekadar terpaku pada kilau layar yang terus-menerus menyita perhatian.

PENDAPAT MAHASISWA
Mulya Rachma Mellynda (06141382328078)

Fenomena phubbing yang terjadi pada anak-anak menunjukkan bahwa teknologi mulai menguasai aspek-aspek penting dalam kehidupan sosial mereka. Anak-anak yang seharusnya mengembangkan keterampilan komunikasi, empati, dan hubungan emosional dengan orang di sekitarnya justru terjebak dalam dunia digital yang bersifat sementara. Hal ini bukan hanya kesalahan anak-anak itu sendiri, tetapi juga mencerminkan pengaruh lingkungan yang membiarkan atau bahkan mencontohkan perilaku tersebut.

Orang tua dan guru memegang peranan penting dalam membimbing anak-anak dalam menggunakan teknologi. Menjadi contoh yang baik dengan membatasi waktu penggunaan gawai, menciptakan momen tanpa layar, dan mengajarkan pentingnya interaksi tatap muka harus menjadi prioritas. Jika dibiarkan, phubbing dapat merusak nilai-nilai sosial yang esensial bagi perkembangan anak, seperti rasa hormat, sopan santun, dan kepedulian terhadap orang lain. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antara keluarga dan sekolah untuk memastikan anak-anak tidak kehilangan kemampuan dasar mereka dalam berinteraksi secara sosial.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.