JurnalPost.com – Deheaven merupakan sebuah UMKM di bidang fashion yang mempunyai produk ramah lingkungan, produk -produk nya dibuat dari limbah fashion, salah satunya jeans waste. Brand fashion mereka mengutamakan sustainable fashionyang mengedepankan proses reuse, reduce, dan recycle. Kemampuan umkm Deheaven dalam mengangkat sebuah isu lingkungan menjadi salah satu nilai unik yang membantu melindungi lingkungan dari sulitnya menguraikan limbah tekstil. Maka dari itu Deheaven dapat menjadi sebuah agent of change bagi brand-brand fashion lainnya untuk tetap mengembangkan nilai kepedulian atas lingkungan.
Tren mode fashion dapat menjadi sebuah ancaman bagi kehidupan bumi kita, pasalnya kemunculan fast fashion menjadi suatu bumerang bagi brand fashion di dunia. Fast fashion sendiri adalah suatu fenomena dimana konsumen terus membeli produk fashion dengan trend mode baru setiap tahunnya, walaupun sebenarnya konsumen tidak terlalu butuh produk fashion baru. Karena fenomena tersebut, maka brand fashion besar di dunia harus terus memproduksi tekstil dengan jumlah yang sangat banyak dan terus mengalami perkembangan. Fast fashion hadir juga akibat dari perkembangan teknologi, sehingga konsumen terus disuguhkan mode fashion terbaru melalui media sosial dan berakibat pada lingkungan.
Dampak yang ditimbulkan dari adanya fast fashion yaitu menyumbang sekitar 10% dari total emisi karbon di dunia, bahkan diperkirakan akan mengalami peningkatan sampai 50% di tahun 2030. Selain itu bahan yang digunakan oleh fast fashion kebanyakan menggunakan poliester dan berakibat susah terurai dan berdampak buruk bagi lautan. Kebutuhan konsumen yang semakin banyak setiap harinya membuat industri fashion di dunia harus memproduksi sebanyak 92 juta ton sampah setiap tahunnya.
Dikarenakan isu lingkungan yang semakin parah, maka dari itu Deheaven membuat suatu inovasi untuk tetap mempertahankan lingkungan dan tetap eksis di era sekarang lewat fashion yang sustainable. Proses bisnis yang dilakukan oleh Deheaven yaitu mengedukasi calon konsumen untuk aware terhadap sampah tekstil yang dihasilkan ketika membeli produk fashion dalam jumlah yang banyak dan sering, lewat edukasi itu, Deheaven juga mengenalkan bahwa suatu produk fashion dapat menjadi penghubung antara konsumen dengan lingkungan, yang pastinya tetap mengikuti perkembangan fashion di era sekarang yang tetap timeless dan usefull.
Produksi yang dilakukan Deheaven juga cukup menuai tantangan yang cukup berat. Mereka mulai mencari tempat-tempat yang memiliki limbah jeans yang dapat di daur ulang kembali, dan setelah melalui proses panjang. Deheaven dapat memulai sebuah brand fashion dengan memanfaatkan limbah jeans. Kesuksesan Deheaven dalam merubah mindset konsumen bahwa dengan limbah dapat menjadi sebuah produk yang bermanfaat menjadi sebuah peluang dalam mengembangkan bisnis mereka. Deheaven juga banyak menuai respon positif dari para konsumen, bahwa konsumen sangat senang menjadi bagian agent of change terhadap lingkungan.
Deheaven juga mampu menjadi inspirasi bagi para brand fashion lainnya untuk terus mendukung lingkungan dalam proses berkelanjutan memproduksi produk-produk mereka. Hal ini dapat menjadi langkah awal bagi industri fashion di Indonesia dalam menjaga bumi. Peran pemerintah juga diharapkan turut ikut serta dalam memberdayakan umkm yang menjaga lingkungan dan berkomitmen untuk terus melakukan proses keberlanjutan dalam mengurangi limbah jeans.
Diharapkan Deheaven dapat bekerjasama dengan para umkm fashion lainnya dalam menumbuhkan pergerakan kebangkitan bahwa produk fashion dapat dibuat dengan limbah tekstil, salah satunya jeans dan diharapkan dapat bekerjasama dengan komunitas alam atau lingkungan agar perkembangan produk fashion Deheaven dapat lebih dikenal di kalangan masyarakat luas dalam mengedukasi bahwa peran konsumen dalam pembelian produk Deheaven menjadikan konsumen sebagai agent of change bagi lingkungan juga.
Agent of change bagi lingkungan dimulai dari kita, maka dari itu marilah kita membeli produk Deheaven agar dapat menjaga lingkungan dan bumi kita tetap sehat. Cek katalog produk selengkapnya di Instagram @deheaven.id
sumber : envisahfkm.( 2022). Fast Fashion: Tren Mode yang Menjadi Bumerang terhadap Lingkungan.https://envihsa.fkm.ui.ac.id/2022/03/25/fast-fashion-tren-mode-yang-menjadi-bumerang-terhadap-lingkungan/



