• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Mengenal Pentingnya Bentuk Komunikasi dalam Dunia Bisnis

Editor Redaksi
2 Maret 2024
in Kolom Opini
Ilustrasi komunikasi organisasi pada perusahaan (Sumber: Pexels.com/fauxels)

JurnalPost.com – Pemahaman ilmu komunikasi sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan komunikasi merupakan hal mendasar yang sangat erat dengan manusia sebagai makhluk sosial. Mempelajari setiap elemen yang terdapat dalam pembelajaran ilmu komunikasi, dapat menjadi langkah yang sangat tepat untuk menambah wawasan kita. Menurut Feriyanto dan Triana (2015:15) komunikasi merupakan suatu proses penyampaian informasi berupa pesan, ide, gagasan dari suatu pihak kepada pihak lain dengan tujuan tercapai presepsi atau pengertian yang sama.

Bukan hanya sebagai makhluk sosial yang mengharuskan adanya kegiatan berkomunikasi saja, tetapi kegiatan berkomunikasi juga dapat menjadi jembatan penghubung dari berbagai macam kegiatan. Kegiatan ini dapat mengacu pada aspek pendidikan, buda, politik, ekonomi, khususnya pada bidang bisnis.

Dalam berbisnis, aspek komunikasi menjadi salah satu hal penting untuk menjalin hubungan yang erat dengan para pelaku bisnis. Menurut Purwanto (2006:4) komunikasi bisnis adalah komunikasi yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu.

Dengan menerapkan komunikasi dalam berbisnis, setiap pelaku bisnis dapat merencanakan strategi produk atau servis yang akan dibuat untuk mencapai keuntungan tertentu. Proses komunikasi pada lingkup bisnis juga cukup beragam, mulai dari produsen dan konsumen, penjual dan pembeli, serta pemilik perusahaan dan karyawan yang bekerja. Komunikasi yang terjalin itulah yang dapat kita sebut komunikasi dalam berbisnis

Namun, dari penjelasan terkait dengan definisi komunikasi bisnis, terdapat pembelajaran ilmu komunikasi yang harus kita ketahui seperti jenis-jenis komunikasi, bentuk-bentuk komunikasi, dan keterampilan komunikasi. Terdapat salah satu aspek yang wajib diketahui oleh seseorang yang ingin berkecimpung pada dunia bisnis. Yakni pemahaman terkait dengan bentuk-bentuk komunikasi, berbagai bentuk komunikasi tersebut antara lain:

Komunikasi Intrapersonal
Proses komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang. Berupa pengolahan informasi melalui panca indra dan syaraf

Komunikasi Interpersonal
Proses komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih, yang biasanya tidak diatur secara formal

Komunikasi Kelompok
Proses komunikasi yang berlangsung antara seorang komunikator dengan sekelompok orang yang jumlahnya lebih dari dua orang

Komunikasi Organisasi
Komunikasi antar manusia yang terjadi dalam hubungan organisasi dan berlangsung secara formal

Komunikasi Massa
Proses komunikasi yang menggunakan saluran media dalam menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumlah banyak, dan menimbulkan efek tertentu

Komunikasi Fatis
Proses komunikasi efektif dalam interaksi antara komunikator dengan komunikan, baik bersifat pribadi ataupun kelompok

Pada dasarnya, bentuk komunikasi merupakan landasan awal yang dapat dibangun untuk menjalin hubungan yang erat di dalam internal pelaku bisnis. Tetapi, pemahaman terkait dengan bentuk komunikasi yang seharusnya diterapkan pada dunia bisnis pada kenyataanya tidak sepenuhnya diketahui oleh mereka, kurangnya ilmu pengetahuan tentang landasan teori komunikasi itulah yang membuat mereka tidak mengetahui wawasan tersebut. Terdapat beberapa contoh dari kurangnya pemahaman terkait dengan pengaplikasian bentuk komunikasi pada lingkup bisnis seperti, kurang terjalinnya hubungan baik antara pegawai dengan pimpinan, adanya perubahan kebijakan kebijakan dalam perusahaan yang diputuskan secara sepihak, kesalahpahaman berkomunikasi antara atasan dengan karyawannya, dan adanya kesenjangan sosial dalam internal dunia bisnis.

Permasalahan tersebut sangat wajar terjadi apabila seorang perintis bisnis tidak menerapkan aspek bentuk komunikasi pada internal mereka, karena bentuk komunikasi itulah yang menjadi titik awal para pelaku bisnis menentukan gaya internalisasi mereka.

Dari keenam pemaparan bentuk komunikasi seperti interpersonal, intrapersonal, organisasi, massa, kelompok, dan fatis. Terdapat dua bentuk komunikasi yang cukup efektif digunakan bagi para perintis bisnis agar dapat mempererat internalisasi mereka, yakni dengan menggunakan bentuk komunikasi Organisasi dan komunikasi fatis.

Komunikasi organisasi merupakan sebuah proses yang terjadi dalam suatu lingkup dunia bisnis atau organisasi, yang mana dalam penyampainnya terdapat penyampaian, penerimaan, serta pertukaran informasi dan pesan yang dilakukan untuk suatu tujuan tertentu yang sudah ditetapkan bersama (karyawan dengan atasan perusahaan). Menurut Effendy (2011) terdapat dua penyampaian komunikasi organisasi yakni vertikal dan horizontal. Komunikasi vertikal adalah proses komunikasi yang biasa dilakukan dari atas kebawah, seperti komunikasi terhadap pimpinan dengan bawahannya. Selain itu, komunikasi horizontal ialah komunikasi secara mendatar antar anggota lainnya seperti staff dengan staff pada suatu lingkup bisnis. Bentuk komunikasi organisasi ini memiliki tujuan untuk menentukan dan menyebarkan informasi perusahaan, menyelesaikan permasalah internal perusahaan, dan menjadi strategi komunikasi untuk menyalurkan aspirasi kepada internal perusahaan.

Selanjutnya penerapan melalui bentuk komunikasi fatis. Komunikasi fatis atau basa-basi memiliki tujuan untuk pemenuhan diri, merasa terhibur, nyaman, dan baik untuk diri sendiri bahkan untuk orang lain. Memang pada umumnya komunikasi fatis ini jarang sekali dibicarakan dalam pembahasan komunikasi, namun keberadaan komunikasi fatis pada lingkungan bisnis sangat diperlukan. Misalnya seorang teman kantor menanyakan kabar dari lawan bicaranya, maka pada kenyataanya hal tersebut merupakan basa-basi si penanya saja, tidak bermaksud benar-benar ingin mengetahui keadaan secara detail. Dalam penerapannya, komunikasi fatis ini seringkali dianggap sebelah mata oleh Sebagian pihak, karena pendekatannya yang bisa dikatakan cukup canggung, tetapi pada mekanismenya bentuk komunikasi seperti ini lah yang sangat dibutuhkan dalam internal dunia bisnis, walaupun bersikap profesional, tetapi keharmonisan dan kehangatan tetap terjaga diantara dua belah pihak.

Pemahaman mengenai keberagaman bentuk komunikasi yang dapat diimplementasikan, sangatlah penting bagi para pelaku bisnis, tidak hanya dua bentuk komunikasi yang dapat diimplementasikan pada lingkup bisnis saja. Bentuk komunikasi lainnya pun dapat digunakan oleh para pelaku bisnis agar dengan mudah menentukan strategi bentuk komunikasi manakah yang efektif digunakan oleh internalisasi mereka.

Menekuni dunia bisnis bukan lagi memikirkan bagaimana barang yang kita jual dapat dibeli oleh orang banyak dalam sekejap, namun, saat ini kita harus pandai mempelajari bagaimana penerapan ilmu komunikasi yang efektif dalam keberlangsungan bisnis kita. Dengan komunikasi bisnis seseorang lebih mudah mempromosikan produk apa yang sedang ia jual saat ini dengan menggunakan skill berkomunikasi yang ia miliki, Penerapan bentuk komunikasi pun menjadi salah satu aspek terpenting dari banyaknya teori komunikasi, yang berdampak pada penentuan jati diri pelaku bisnis tersebut.

Oleh: Ammar Nabhan Ayala | Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.