JurnalPost.com - Tim Dosen dari Prodi Teknik Lingkungan dan Teknik Industri, menyelenggarakan workshop "Penguatan Sistem Pengelolaan Limbah B3 di Fakultas Teknik dan Sains melalui Pendekatan Edukasi, Simulasi, dan Implementasi SOP untuk Mendukung Pengelolaan Berkelanjutan” di Ruang Seminar Ir. Soekamto Fakultas Teknik dan Sains pada Kamis (30/7). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari laboran, tenaga pendidik, dan asisten laboratorium ini bertujuan untuk memperkuat regulasi pengelolaan limbah B3 sekaligus meningkatkan upaya keselamatan dalam bekerja di Laboratorium. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dalam Skema PkM-Edu didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur. Tim Dosen yang melaksanakan kegiatan ini adalah Cindy Aisyah Hakim, S.T., M.T; Mega Cattleya Prameswari A. I., S.ST., MT; dan PS. Ardisty Sitogasa, ST., MT.
Program penguatan sistem pengelolaan limbah B3 (LB3) ini dilatarbelakangi dari kegiatan laboratorium yang menjadi salah satu sumber penghasil LB3. Beberapa bahan dari kegiatan praktikum maupun penelitian diantaranya menghasilkan sisa reagen kimia, pelarut organik, maupun bahan lain yang memiliki sifat korosif, mudah terbakar, reaktif, atau beracun. Oleh karena itu, diperlukan treatment lanjutan mengenai pengelolaan limbah B3 itu sendiri, baik untuk memenuhi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) maupun mengurangi risiko pencemaran lingkungan sesuai dengan regulasi yang tepat. Pendekatan maupun prosedur K3 telah dilaksanakan dengan baik di lingkungan Fakultas Teknik dan Sains, tetapi fokus arah pengelolaan B3 belum optimal.

Berangkat dari kondisi tersebut workshop ini mengusung metode edukasi, simulasi, dan implementasi standar operasional prosedur (SOP). Dari metode inilah diharapkan para peserta tidak hanya memahami penanganan limbah B3 melainkan juga mampu menerapkannya secara langsung di lingkungan laboratorium setempat agar tercipta keseragaman pemahaman regulasi di setiap laboratorium. Pada kegiatan ini PS Ardisty Sitogasa sebagai narasumber menyampaikan hasil identifikasinya mengenai potensi LB3 di Laboratorium dari kegiatan praktikum dan penelitian. Sedangkan untuk padatanya didominasi padatan yang terkontaminasi B3 dari wadah bahan B3 dan baterai serta cartridge bekas printer. Penanganan di sumber telah terfasilitasi jerigen atau wadah terpisah sesuai kompatibilitas

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) di lingkungan kampus UPN “Veteran” Jawa Timur, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan pemahaman laboran, tenaga pendidik, dan asisten laboratorium dalam memahami serta menerapkan sistem pengelolaan limbah B3 yang sesuai standar. Selain itu, penerapan SOP secara konsisten menjadi bagian dari implementasi SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) karena mendorong pengelolaan limbah yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Selama workshop berlangsung peserta mengikuti serangkaian kegiatan mulai dari pre-test, pemberian materi, simulasi, dan post-test. Pada sesi ini peserta juga diberi kesempatan sesi tanya jawab untuk mengemukakan bagaimana kondisi di lapangan pengelolaan limbah B3 di lingkungan mereka, apa tantangan, dan mencari solusi atas masalah penanganan limbah tersebut. Melalui workshop ini diharapkan dapat memperkuat regulasi, implementasi mengenai penanganan limbah B3 di wilayah laboratorium Fakultas Teknik dan Sains. Keseragaman pemahaman mengenai SOP secara konsisten dan merata diharapkan mampu memaksimalkan upaya keselamatan dan kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), meminimalkan risiko pencemaran lingkungan, serta mendukung ekosistem laboratorium yang berkelanjutan sesuai dengan SDG’s.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda