The 3rd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON) 2023 Soroti Tentang Program Transformasi Kesehatan
Bengkulu, JurnalPost.com – Poltekkes Kemenkes Bengkulu kembali menyelenggarakan Bengkulu International Conference on Health (B-ICON) 2023, acara tahunan terbesar yang menyoroti berbagai isu kesehatan. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2018, B-ICON telah menjadi wadah penting bagi para ahli, praktisi, dan akademisi dari berbagai negara di dunia.
Dengan tema "Transformasi Pelayanan Kesehatan: Mengatasi Tantangan dan Memanfaatkan Peluang Inovasi," konferensi tahun ini bertujuan untuk menjelajahi berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi sistem kesehatan. Sistem kesehatan global saat ini menghadapi berbagai masalah mendesak, mulai dari tuntutan akses layanan kesehatan yang semakin meningkat hingga biaya kesehatan yang melonjak dan kebutuhan akan pelayanan yang lebih efisien dan efektif.
Salah satu tantangan utama dalam sistem kesehatan adalah memenuhi permintaan perawatan yang terus meningkat, terutama bagi masyarakat yang kurang beruntung. Kerumunan di fasilitas kesehatan, waktu tunggu untuk pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, dan kekurangan tenaga medis di beberapa daerah menekankan urgensi penyelesaian masalah ini.
Biaya perawatan kesehatan yang terus meningkat juga menjadi tantangan besar. Kenaikan biaya perawatan medis membawa beban finansial bagi banyak individu, terutama orang tua yang sering membutuhkan perawatan medis lebih sering dan rumit.
Efisiensi dan efektivitas dalam pelayanan tetap menjadi tantangan penting. Birokrasi, ketidak-efisienan, dan masalah koordinasi dalam sistem kesehatan menghambat pasien untuk mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan.
Selain itu, kemajuan teknologi yang cepat dan inovasi memiliki potensi untuk mengubah cara kita memberikan dan mengakses layanan kesehatan. Inovasi seperti kesehatan digital, telemedicine, pengobatan personal, dan solusi kesehatan di pasar-pasar yang sedang berkembang dapat merevolusi akses dan pengiriman layanan kesehatan.
Untuk mengatasi tantangan ini dan memanfaatkan kekuatan inovasi, B-ICON mengumpulkan para ahli, ilmuwan, dan praktisi di bidang kesehatan. Konferensi yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Bengkulu telah diadakan sejak tahun 2018 dan menjadi platform berharga untuk mendiskusikan peluang dan tantangan yang dihadapi di bidang kesehatan. Peserta berkolaborasi untuk menavigasi kompleksitas kesehatan dan memanfaatkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Konferensi ini dimulai dengan pidato kunci oleh Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang menekankan komitmen pemerintah terhadap transformasi kesehatan. Selain itu, Prof. Dr. Rohidin Mersyah, Gubernur Bengkulu, menyoroti pentingnya kerjasama dari semua sektor untuk mencapai tujuan transformasi kesehatan.
Dalam sesi pleno, enam pakar dari berbagai negara mempresentasikan topik terkini terkait tema konferensi. Mereka adalah Prof. Melvin D. Miranda dari Filipina, Prof. Yang Chia Shih dari Taiwan, Prof. Zainooriah Dato' Hj. Zakaria dari Malaysia, Prof. Henny Suzana, Prof. Dewi Nur Aisyah, dan Lisma Ningsih, semuanya dari Indonesia.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para pembicara. Tidak hanya dosen, mahasiswa dari berbagai universitas di Bengkulu juga aktif berpartisipasi, memberikan pertanyaan, komentar, dan saran terkait tema transformasi kesehatan. Ini mencerminkan pengakuan bersama bahwa transformasi kesehatan adalah aspirasi bersama untuk memperbaiki sektor kesehatan yang beragam.
Konferensi akan berlanjut selama dua hari ke depan, menampilkan presentasi dari 75 peserta dari seluruh dunia.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda