Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Politik Dalam Pendidikan, Menguntungkan atau Merugikan?

Politik Dalam Pendidikan, Menguntungkan atau Merugikan?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
25 Februari 2021, 11.57 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Politik Dalam Pendidikan, Menguntungkan atau Merugikan?

Oleh: Miftakhul Khasanah

JURNALPOST - Pelaksanaan pendidikan di Indonesia secara tegas sudah  diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Pendidikan menjadi tanggung jawab dan kewajiban negara dandidukungolehseluruhrakyatnya.

IKLAN

Politik dan Pendidikan merupakan dua elemen yang penting dalam sistem sosial politik suatu Negara. Pada umumnya kedua elemen ini selalu dipisahkan, sehingga seakan-akan tidak berhubungan satu dengan lain. Padahal keduanya sangatlah berkaitan dan sangat berperan menentukan arah perkembangan pendidikan di suatu negara.

Late Night Health Search Anxiety
Baca Juga

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Keterkaitan antara pendidikan dan politik dipahami oleh masyarakat dalam dua hal. Pendapat yang pertama mengasumsikan bahwa mencampuradukkan antara pendidikan dan politik akan merugikan pendidikan karena didalam politik terdapat kondisi buruk atau jelek menurut pendapat kelompok masyarakat tertentu.

Sedangkan Pendapat kedua cukup beralasan karena politik tidak dapat hanya dipahami dalam arti sempit, perlu diingat bahwa politik dalam arti sempit diartikan sebagian masyarakat sebagai politik dalam percaturan kehidupan berbangsa, dimana didalamnya terdapat persaingan antar kelompok atau golongan tertentu untuk memperebutkan suatu kedudukan atau posisi yang diinginkan dengan menghalalkan segala cara.

Padahal pada hakikatnya jika di lihat dari kenyataannya bila tidak ada pendidikan tidak akan ada orang-orang yang mampu menjalankan dan mengelola dunia pemerintahan ataupun dunia politik, dan sebaliknya jika tidak ada politik, pendidikan tidak akan mampu berjalan karena kekurangan aspek-aspek pendukung seperti sarana dan prasana pendidikan yang disebabkan tidak adanya pengelola uang Negara maupun kebijakan-kebijakan yang mendukung terselenggaranya proses pendidikan. Kebijakan politik menentukan berjalannya proses pendidikan.

IKLAN

Artinya, politik dalam pendidikan itu seharusnya menguntungkan guna membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan baik secara finansial maupun nonfinansial. Secara finansial politik membantu dalam memenuhi kebutuhan pelayanan seperti memberikan dana guna memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Sedangkan secara nonfinansial politik membantu dalam menetapkan kebijakan dan peraturan yang harus di jalankan dalam pendidikan, seperti penetapan kurikulum dan pearturan pendidikan seperti yang tertuang dalam Undang-Undang.

Nasya Fahma Aulia
Baca Juga

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Namun dikarenakan akibat perbuatan oknum-oknum tertentu, Itulah mengapa di era perkembangan zaman saat ini masyarakat cenderung tidak mempercayai pemerintah  akan politik yang di jalankan,  bahkan  alergi sampai membenci politik.

Politik sudah telanjur diidentikkan sebagai seolah-olah sekadar birahi mengejar kekuasaan atau nafsu akan uang belaka saja demi kepentingan pribadi saja. Pemberitaan gencar di mana-mana tentang politisi-politisi parlemen yang diringkus sekaligus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), politisi-politisi yang bermain kata dengan logika-logika ajaibnya, bisa saja menyimpangkan pemahaman akan potret politik yang sejatinya amat mulia.

Dengan demkian dunia pendidikanpun ikut menjadi target oleh para politikus yang haus akan kekuasaan dan uang untuk mencari mangsanya. Khususnya sekolah-sekolah  dapat di jadikan alat bagi penguasa untuk melanggengkan kekuasaannya dan juga dapat sebagai suatu tempat penanaman doktrin- doktrin tertentu. Apakah ada yang salah dalam pendidikan formal kita sehingga menghasilkan banyak politikus yang rendah moralnya dengan indikator banyaknya korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan sebagainya.

Tugas penting kita sekarang ialah mempertinggi peradaban politik di Indonesia. Sehingga agar tidak adanya lagi  penyelewengan-penyelewengan yang terjadi dalam pendidikan yang di akibatkan oleh politik yang di lakukan oleh oknum tertentu, yang mana hal tersebut sangat merugikan dalam bidang pendidikan.

Asap Negara
Baca Juga

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Untuk itu, di era saat ini yang patut diletakkan pada tempat yang sebenarnya adalah justru menjernihkan makna politik itu sendiri. Upaya untuk memperjuangkan kesejahteraan seluruh warga bangsa, termasuk seluruh anak-anaknya. Bukan mimpi bergelimang uang ataupun kekuasaan demi kepentingan semata. Dengan pemaknaan sedemikian rupa, politik menjadi kaya akan warna altruistis, bukan egoistis. sehingga dapat saling bekerjasama dalam mewujudkan Indonesia yang cerdas melalui  pendidikan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/politik-dalam-pendidikan-menguntungkan-atau-merugikan/18232/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Pilihan Editor

  1. 1 Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia
  2. 2

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  3. 3

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.