SORONG, JurnalPost.com – Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) Sorong menggelar Sharing Session bertajuk “Ilmu untuk Pesisir, Aksi untuk Masa Depan Indonesia” dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Batanta, Politeknik KP Sorong, Kamis (13/8/2026), dimulai pukul 09.00 WIT. Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang kelautan dan perikanan sekaligus memperkuat semangat civitas akademika dalam mengisi kemerdekaan melalui kegiatan produktif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat pesisir.
Sejumlah anggota Forum Pendidikan Tinggi se-Sorong Raya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan kolaborasi akademik di wilayah Sorong Raya.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong mengatakan pelaksanaan sharing session tahun ini memiliki makna tersendiri karena berlangsung dalam momentum menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
“Sebagai bagian dari perguruan tinggi vokasi kelautan dan perikanan, kita memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, produktif, dan membangun. Semangat para pahlawan harus kita konversi menjadi semangat kerja cerdas, inovasi teknologi tepat guna, serta pengabdian tanpa henti untuk membangun sektor kelautan dan perikanan dari garda terdepan wilayah timur Indonesia,” ujarnya.
Empat Pemateri Bahas Isu Strategis Pesisir
Sharing session menghadirkan empat pemateri dengan latar belakang keahlian berbeda yang membahas sejumlah isu strategis kelautan, perikanan, dan lingkungan pesisir. Dr. Ahmad Fahrizal, S.Pi., M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Sorong membawakan materi mengenai “Status Keberlanjutan Pengelolaan Ekowisata Mangrove Warmon, Kabupaten Sorong”. Selanjutnya, Dr. Iman Supriatna, S.Pi., M.P. dari Politeknik KP Sorong memaparkan “Analisis Fisiologis Gastropoda sebagai Bioindikator Pencemaran di Kawasan Pesisir”. Pemateri lainnya, Korneles Edison Huwae, S.Pi., M.Si., mengangkat tema “Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Kota Sorong”. Sementara itu, Jabaruddin, S.St.Pi., M.Tr.Pi. membahas kajian bertajuk “Hubungan Faktor Oseanografi (SPL dan Klorofil-a) dengan Distribusi Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Wilayah Kepala Burung Papua WPPNRI 715”. Kegiatan dipandu oleh Dr. Muji Prihajatno, S.Pd., M.Eng. sebagai moderator dan terbuka bagi seluruh civitas akademika Politeknik KP Sorong. Melalui forum tersebut, peserta mendapatkan kesempatan mendiskusikan berbagai persoalan pesisir, mulai dari keberlanjutan ekowisata mangrove, pencemaran lingkungan, strategi pengelolaan ekosistem mangrove, hingga keterkaitan kondisi oseanografi dengan potensi sumber daya perikanan. Topik-topik tersebut dinilai memiliki relevansi kuat dengan peran Politeknik KP Sorong sebagai perguruan tinggi vokasi yang berada di kawasan timur Indonesia dan berhadapan langsung dengan potensi sekaligus tantangan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi di Sorong Raya
Kehadiran anggota Forum Pendidikan Tinggi se-Sorong Raya turut memberikan nilai strategis dalam pelaksanaan sharing session.
Forum tersebut tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membuka peluang memperluas jejaring, pertukaran gagasan, serta kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan pesisir dan kelautan di Papua Barat Daya.
Direktur Politeknik KP Sorong berharap momentum kemerdekaan tidak sekadar diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Mari kita manfaatkan forum sharing session ini sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memperkuat kolaborasi demi melahirkan karya-karya nyata yang bermanfaat bagi pesisir negeri kita tercinta,” pesannya.
Sharing session tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Politeknik KP Sorong dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemerdekaan melalui penguatan ilmu pengetahuan dan kolaborasi.
Dengan mengusung semangat “Ilmu untuk Pesisir, Aksi untuk Masa Depan”, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai gagasan, penelitian, dan inovasi yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan Indonesia secara berkelanjutan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda