Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. POAC: Rencana, Implementasi, dan Evaluasi dalam Pengembangan Karir Dosen

POAC: Rencana, Implementasi, dan Evaluasi dalam Pengembangan Karir Dosen

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 Agustus 2025, 16.16 WITA • Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Muchsin Zuhad Al'asqolaini
Muchsin Zuhad Al'asqolaini

Oleh: Muchsin Zuhad Al’asqolaini Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Trate Gresik

JurnalPost.com - Manajemen merupakan proses penting dalam setiap aktivitas organisasi, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi. Dosen sebagai tenaga pendidik profesional dituntut untuk tidak hanya menjalankan tugas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga perlu mengembangkan karir akademiknya secara terarah. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatan manajerial POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) merupakan pendekatan mendasar yang dapat digunakan sebagai kerangka kerja sistematis dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi setiap tahapan kinerja dosen yang pada akhirnya dapat digunakan untuk menata jenjang karir dosen.

IKLAN

Konsep POAC pertama kali diperkenalkan oleh George R. Terry (1977) sebagai fungsi dasar manajemen yang berlaku di berbagai konteks organisasi. Dalam konteks dosen, POAC dapat digunakan untuk merancang dan mengelola roadmap karir atau jenjang akademik mulai dari jenjang Asisten Ahli hingga Guru Besar. Pada kesempatan kali ini, melalui artikel ini, saya akan menguraikan bagaimana POAC diterapkan secara praktis dalam pengembangan karir dosen berdasarkan pedoman dan peraturan yang berlaku.

Asset Liability Balance Workspace
Baca Juga

Strategi Mengatasi Mismatch Pengelolaan Aset untuk Menjaga Stabilitas Keuangan

1. Perencanaan (Planning): Menyusun Roadmap Karir Akademik Perencanaan merupakan tahap awal dan paling krusial dalam ilmu manajemen. Dalam konteks pengembangan karir dosen, perencanaan mencakup penetapan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, serta strategi pencapaian jenjang jabatan fungsional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Perencanaan karir dosen idealnya dimulai sejak awal masa kerja dengan memperhatikan syarat dan ketentuan dalam Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit (PO PAK) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Seorang dosen pemula dapat menyusun rencana awal sejak ia memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) serta secara konsisten melaporkan kinerjanya pada setiap semester, menerbitkan artikel jurnal nasional terakreditasi untuk pengajuan Lektor, serta menargetkan jabatan Lektor Kepala dalam 8–10 tahun. Perencanaan yang dibuat haruslah spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART). Selain itu, penting untuk memahami kriteria angka kredit minimum yang dibutuhkan untuk setiap jenjang jabatan, yang diaatur dalam pedoman terbaru yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kepmendiktisaintek) No. 63/M/KEP/2025 sebagai petunjuk teknis layanan pembinaan dan pengembangan karier dosen pada 2025.

2. Pengorganisasian (Organizing): Mengelola Sumber Daya Diri Setelah tujuan dan langkah-langkah ditentukan, dosen perlu mengorganisasikan seluruh sumber daya yang dimilikinya, termasuk waktu, jaringan kolaborasi, akses jurnal, dukungan institusi, dan sumber daya manusia lain seperti tim penulis atau pembimbing. Pengorganisasian bertujuan agar seluruh aktivitas tridharma dapat dijalankan dengan efisien. Misalnya, seorang dosen perlu mengatur jadwal mengajar agar tidak mengganggu waktu menulis jurnal atau penelitian. Selain itu, dosen dapat membentuk kelompok riset internal dengan kolega atau sejawatnya untuk memproduksi karya ilmiah secara berkelanjutan.

IKLAN

Menurut Hasibuan (2016), organizing merupakan upaya menyusun struktur organisasi, menetapkan wewenang dan tanggung jawab, serta mengelola hubungan kerja antar individu untuk mencapai tujuan organisasi. Dosen juga perlu memanfaatkan fasilitas pelatihan dan program pengembangan profesi yang disediakan institusi atau Kemendiktisaintek agar dapat memenuhi kriteria pengembangan kompetensi sesuai PO PAK yang berlaku.

3. Pelaksanaan (Actuating): Menjalankan Agenda Akademik Actuating adalah tahap pergerakan, di mana seluruh rencana dan sumber daya yang telah diorganisir mulai dijalankan. Dalam konteks dosen, tahap ini meliputi pelaksanaan tugas pengajaran, penelitian, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, serta aktivitas pendukung seperti seminar, workshop, dan keterlibatan dalam kepanitiaan suatu kegiatan.

Dewi Kurniawati
Baca Juga

Kurikulum yang Tak Tertulis di Pesantren: Antara Keteladanan, Pembentukan Karakter, dan Perlindungan Anak

Luthans (2011) menyebutkan bahwa actuating atau leading merupakan fungsi manajerial yang melibatkan motivasi, komunikasi, dan kepemimpinan untuk mendorong kinerja individu dan tim. Seorang dosen pemula yang telah menetapkan target menulis dua artikel jurnal dalam setahun harus membangun rutinitas menulis, menjalin kolaborasi, serta aktif mencari forum publikasi. Selain itu, dosen juga perlu memperkuat rekam jejak pengajaran melalui kreatifitas dalam pengajaran seperti memanfaatkan teknologi dengan melakukan pembelajaran daring, memiliki RPS, membuat Buku Ajar sebagai referensi utama untuk pelaksanaan pengajaran serta pembimbingan mahasiswa.

4. Pengawasan (Controlling): Evaluasi dan Penyesuaian Kontrol serta evaluasi merupakan proses untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan. Dalam konteks karir dosen, evaluasi dapat dilakukan melalui refleksi berkala terkait kinerjanya serta pencapaian angka kredit, jumlah publikasi, dan aktivitas tridharma lainnya. Controlling melibatkan tiga kegiatan utama: pengukuran kinerja aktual, perbandingan dengan target, dan tindakan korektif (Siagian, 2012). Misalnya, jika target menulis dua jurnal nasional dalam setahun tidak tercapai, dosen perlu menganalisis hambatan dan menyusun ulang strategi di tahun berikutnya. Dokumen PO BKD dan PO PAK yang didalamnya memuat indikator penilaian dapat dijadikan sebagai acuan pengawasan secara mandiri oleh dosen, seperti skor minimum dalam publikasi, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat serta kegiatan penunjang . Evaluasi ini penting dilakukan agar dosen tidak tertinggal baik secara administratif maupun secara substansi sebagaimana yang disyaratkan oleh Kemendiktisaintek.

Integrasi POAC dalam menapaki Jenjang Karir Dosen Keempat fungsi manajemen dalam POAC bersifat siklikal dan saling berkaitan. Perencanaan menentukan arah, pengorganisasian memastikan kesiapan sumber daya, pelaksanaan mengeksekusi kegiatan, dan pengawasan menjamin kualitas hasil. Siklus ini perlu diulang secara berkelanjutan dalam setiap tahapan karir dosen agar tercapai pengembangan profesi yang berkelanjutan, Integrasi ini tidak cukup jika hanya dilakukan oleh dosen secara personal karena integrasi ini juga membutuhkan dukungan dari program studi serta harus didukung oleh organisasi atau kampus sehingga integrasi yang dibangun dapat berjalan secara maksimal. Penguasaan prinsip manajerial sederhana ini akan membantu dosen tidak hanya mencapai target formal jabatan akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang produktif dan memberikan dampak bagi institusinya serta dunia pendidikan tinggi secara keseluruhan.

Kesimpulan POAC adalah pendekatan manajerial yang sederhana namun sangat relevan untuk diterapkan dalam pengembangan karir dosen. Tetapi POAC ini meskipun sederhana tetapi seringkali dilupakan baik oleh dosen maupun oleh pimpinan institusi. Dalam kerangka tridharma perguruan tinggi, peran dosen tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga perencana, pelaksana, dan evaluator. Dengan menyusun rencana karir berbasis POAC, dosen dapat lebih sistematis dalam meniti jenjang akademik dari Asisten Ahli hingga Guru Besar. Penerapan POAC juga memperkuat prinsip manajemen diri yang sangat diperlukan di tengah kompleksitas beban kerja dosen modern. Dengan rencana yang baik, pelaksanaan yang disiplin, dan evaluasi yang berkala, karir akademik dapat berkembang secara terarah dan berkelanjutan. Sesungguhnya kesuksesan karir dosen bukanlah hasil kebetulan, melainkan salah satunya adalah hasil dari perencanaan yang cermat dan pengelolaan diri yang konsisten.

Campus Dialogue for Democracy
Baca Juga

Etika Komunikasi Publik dan Integritas Bangsa: Catatan Kritis Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/poac-rencana-implementasi-dan-evaluasi-dalam-pengembangan-karir-dosen/84476/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 22 Oktober 2026, 14.04 WITA

  • #Karir Dosen

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Urgensi Literasi Digital bagi Generasi Z

“In This Economy”: Mampukah Gen Z Menemukan Strategi Bertahan di Tengah Ketidakpastian?

Pemanfaatan Anyaman Pandan Sebagai Media Pembelajaran Matematika Berbasis Kearifan Lokal Aceh Timur

Tak Selalu Harus dengan Obat: Menjelajahi Teknik Alternatif untuk Mengatasi Ansietas

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

IPAB, Dinas Arpus Cilacap, dan SIP Publishing Dorong Karya Literasi Masuk ke Industri Kreatif

Sampah Sudah Dibuang, Masalahnya Belum: Ada yang Keliru dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah Indonesia

Sinergi Akademisi dan Pemerintah: Sekolah Vokasi IPB University Gelar Edukasi Gizi di Mulyaharja

Menenun Harapan Bebas Stunting dari Saung AEWO Mulyaharja, IPB University Edukasi Ibu Balita tentang Gizi dan PHBS

Pilihan Editor

  1. 1 LOOPY: Kampanye Kesehatan Mental Ajak Masyarakat Putus Siklus Tekanan Digital
  2. 2

    Asap Tebal Tak Surutkan Semangat, Tim 15 Ekspedisi Patriot UI Bekali UMKM Pala Werianggi-Werabur Keterampilan Branding dan Fotografi Produk

  3. 3

    Partisipasi Politik Masyarakat dalam Memperkuat Demokrasi di Indonesia

  4. 4

    HMI Cabang Pamekasan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Lewat Program BAKTI CITA

  5. 5

    IPAB, Dinas Arpus Cilacap, dan SIP Publishing Dorong Karya Literasi Masuk ke Industri Kreatif

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.