Surabaya, JurnalPost.com — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Upgrading Guru SMK, PLN berupaya menghadirkan energi pengetahuan yang memberi dampak nyata bagi dunia pendidikan, khususnya pada sektor ketenagalistrikan.
Kehadiran manajemen PLN Pusdiklat turut memberikan dukungan penuh pada kegiatan ini. Ibu Y. Endah Cahyaningrum selaku General Manager PT PLN Pusdiklat, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Bapak Nur Effendi selaku Manajer PLN UPDL Surabaya, menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara industri dan pendidikan dalam penguatan kompetensi vokasi.
“Melalui kegiatan pengawasan dan pendampingan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian program TJSL tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi guru,” ujar Senior Manager PLN UPDL Surabaya.
Kegiatan ini juga melibatkan instruktur berpengalaman dari PLN, yang semakin memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan dunia pendidikan. Sinergi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja vokasi yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan kompetensi di era transisi energi.
PLN UPDL Surabaya berharap melalui kerjasama berkelanjutan ini, pendidikan vokasi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi penting bagi kemajuan industri ketenagalistrikan nasional. Dengan peningkatan kapasitas guru, lulusan SMK diharapkan semakin siap bersaing dan mampu menjadi bagian dari transformasi sektor energi di masa depan.
Dalam pelaksanaan program, PLN UPDL Surabaya menggandeng tiga sekolah mitra, yaitu SMKN 5 Surabaya, SMKN 3 Buduran, dan SMKN 2 Surabaya. Ketiganya merupakan bagian dari kelanjutan implementasi Program TJSL Upgrading Guru SMK yang telah difasilitasi pada tahap sebelumnya melalui pelatihan dan sertifikasi guru.
Program ini bertujuan memastikan rangkaian kegiatan berjalan sesuai harapan serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan mutu pembelajaran di sekolah vokasi. Melalui kegiatan upgrading dan pendampingan, para guru tidak hanya memperdalam kemampuan teknis, tetapi juga menerapkan keahliannya dalam proses belajar mengajar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda