
JurnalPost.com - Dalam upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menghadirkan inisiatif berbasis kebutuhan dasar. Melalui Program Adaptasi Perubahan Iklim bertema “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh”, PLN PUSDIKLAT telah membangun fasilitas akses air bersih bagi warga Pemukiman Pemulung Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Tak hanya di Pondok Labu, program ini juga diperluas hingga Saung Belajar di wilayah Kebagusan guna memastikan lebih banyak keluarga dapat menikmati air yang aman, layak, dan mudah dijangkau untuk kebutuhan harian.
Inisiatif ini tidak sebatas pada pembangunan sarana, namun juga meliputi edukasi dan pendampingan kepada warga agar mampu mengelola fasilitas air bersih secara mandiri. Pendekatan tersebut menjadi penting mengingat tingginya risiko kekurangan sumber air berkualitas di kawasan padat penduduk, terutama dalam menghadapi perubahan iklim.
Hingga saat ini, fasilitas yang dibangun telah memberikan manfaat bagi 140 Kepala Keluarga di Pondok Labu serta 41 Kepala Keluarga di Kebagusan. Dengan hadirnya sumber air bersih yang memadai, warga merasakan peningkatan pada aspek kesehatan, sanitasi, hingga efisiensi penggunaan waktu dan biaya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

General Manager PLN PUSDIKLAT, Y. Endah Cahyaningrum, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana sanitasi yang aman.
“Melalui program MCK ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki fasilitas sanitasi yang sehat dan layak. Pembuangan limbah yang tidak terkelola berpotensi menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan. Dengan adanya fasilitas yang memadai, kami berharap lingkungan tetap bersih serta masyarakat terlindungi dari risiko kesehatan,” ujarnya.
Pelaksanaan program dilakukan bersama Yayasan Visi Maha Karya (VMK) sebagai mitra pendamping masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari apresiasi yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat, Ibu Wita Sumarti. “MCK ini sangat membantu kami. Dulu kami harus mengantre untuk buang air, dan kondisinya pun tidak layak. Sekarang kami bisa menggunakan fasilitas yang bersih dan nyaman tanpa harus menunggu lama. Harapan kami, sarana ini bisa terus dijaga agar tetap berfungsi dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Melalui Program TJSL Adaptasi Perubahan Iklim ini, PLN turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap peningkatan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda