Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Pihak yang Berperan Dalam Pendidikan Inklusi Tidak Berperan dengan Baik

Pihak yang Berperan Dalam Pendidikan Inklusi Tidak Berperan dengan Baik

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
04 Juni 2022, 15.10 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Pihak yang Berperan Dalam Pendidikan Inklusi Tidak Berperan dengan Baik

Penulis : Annisa,Aprila Nurhidayah,Devi Aryani,Fikria Sari (Universitas Islam Riau Angkatan 2020) Dosen Pengampu : Dea Mustika, S.Pd., M.Pd.   JirnalPost.com - Pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Pendidikan sebagai pranata sosial memiliki komponen yang saling berkaitan. Sekolah inklusi sebagai salah satu bentuk pendidikan terpadu perlu untuk dianalisis komponennya agar diketahui optimalisasi penyelenggaraannya. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan anak yang memiliki kelainan, sebagaimana disebutkan pada UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa beberapa spesifikasi kelainan seperti fisik, emosional, mental, dan/atau sosial . Selain itu, anak-anak yang juga memiliki potensi kecerdasan serta bakat istimewa digolongkan pada ABK juga.

Di dalam konteks pendidikan inklusif, peran orang tua dan masyarakat merupakan bagian yang integral dalam mencapai keberhasilan sesuai tujuan pendidikan yang direncanakan secara optimal. Kontribusi orang tua dan masyarakat dimaksud, dapat diwujudkan dalam penerimaan dan apresiasi terhadap keberadaan pendidikan inklusif, turut serta dalam sosialisasi, dukungan biaya dan fasilitas, bimbingan belajar, ataupun hal-hal lain yang terkait dengan program dan implementasi pendidikan inklusif. Orang tua menjadi mitra pendidikan inklusif bagi anak-anaknya.

IKLAN

Orang tua perlu dilibatkan dalam membuat keputusan dan perencanaan yang akan membawa mereka pada kelas inklusif. Setelah penempatan, mereka didorong terlibat dalam dialog secara berkesinambungan dengan guru untuk memperkokoh dan memperluas kemitraan pendidikan inklusif. Pihak yang berperan dalam pendidikan inklusi ialah :

Late Night Health Search Anxiety
Baca Juga

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

1) Orang tua ( keluarga ) Keluarga terutama orang tua merupakan yang paling berperan penting dalam pendidikan inklusi karena pendidikan pertama anak dimulai dari keluarga anak-anak mulai belajar berbicara dimulai dari lingkungan keluarga sehingga guru pertama seoarang anak ialah orang tuanya. Orang tua dapat dikatakan sebagai pendaping utama anak dan penasehat anak.

Sehingga didalam pendidikan inklusi sendiri orang tua sangat berperan penting karena nantinya orang tua kan menjadi sumber utama untuk mengetahui sejauh mana batas kemampuan seoarang anak yang nantinya akan di jelaskan kepada guru anak inklusi. Namun seperti yang kita ketahui bahwa masih banyak diluar sana orang tua yang tidak berperan dalam pendidikan inklusi anaknya dimana banyak orang tua yang masih merasa bahwa anak inklusi tidak berhak mendapatkan pendidikan sehingga hanya dibiarkan berdiam diri dirumah dan tidak diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan hal ini sering terjadi karena orang tua merasa anak inklusi tidak akan mampu dan merasa malu dengan keterbatasan anak inklusi. Jadi berdasarkan pemaparan saya bahwa masih banyak orang tua yang tidak mendukung layanan pendidikan inklusi untuk anak inklusi.

2) Guru ( sekolah ) Peran sekolah dalam pendidikan inklusi ialah sudah terancang khusus mulai dari perencaaan, pelaksanaan, evaluasi semua ini dirancang dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik inklusi. Namun sejauh ini masih banyak sekolah yang belum menerapkan layanan pendidikan inklusi bahkan masih banyaknya guru yang melakukan sikap diskriminasi terhadap anak inklusi dimana anak inklusi diasingkan saat bergabung dengan anak regular sehingga membuat anak inklusi merasa tidak nyaman untuk menempuh pendidikan bahkan merasa diasingkan selain itu adapun yang menerapkan pendidikan inklusi disekolahnya ialah menggunakan guru pendamping khusus untuk anak inklusi, padahal seharusnya guru ataupun pihak sekolah sudah merancang proses pembelajaran mulai dari perencanaan hingga evaluasi untuk anak regular dan inklusi , sehingga dapat disimpulkan bahwa peran sekolah dalam pendidikan inklusi masih belum terlaksana dengan baik dibeberapa sekolah yang ada diindonesia.

IKLAN

3) Masyarakat ( lingkungan ) Peran masyrakat dalm pendidikan inklusi ialah sebagai penentu keputusan dalam program pendidikan inklusi , Namun hal ini belum terlaksana dengan baik karena masih banyak masyarakat yang tidak peduli dengan anak inklusi dimana mereka merasa bahwa anak inklusi tidak berhak mendapatkan pendidikan sehingga masih kurangnya peran langsung masyarakat dalam meningkatkan pendidikan inklusi.

Nasya Fahma Aulia
Baca Juga

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pihak yang berperan dalam pendidikan inklusi tidak berperan dengan baik yaitu :

a. Belum didukung dengan sistem dukungan yang memadai. Peran orang tua, sekolah khusus, tenaga ahli, perguruan tinggi - LPTK PLB, dan pemerintah masih dinilai minimal. Sementara itu fasilitas sekolah juga masih terbatas.

b. Keterlibatan orang tua sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam pendidikan inklusi, belum terbina dengan baik. Dampaknya, orang tua sering bersikap kurang peduli dan realistik terhadap anaknya.

c. Peran SLB yang diharapkan mampu berfungsi sebagai resource centre bagi sekolah-sekolah inklusi di lingkungannya, belum dapat dilaksanakan secara optimal, baik karena belum adanya koordinasi dan kerja sama maupun alasan geografik.

Asap Negara
Baca Juga

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

d. Peran pemerintah yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam mendorong implementasi inklusi secara baik dan benar melalui regulasi aturan maupun bantuan teknis, dinilai masih kurang perhatian dan kurang proaktif terhadap permasalahan nyata di lapangan.

Dengan mempertimbangkan masih banyaknya isu dan permasalahan dalam pendidikan inklusi di Indonesia saat ini, maka penting bagi pemerintah untuk segera menindaklajutinya, diantaranya melalui kegiatan pengkajian (monitoring dan evaluasi) secara menyeluruh terhadap pelaksanaan pendidikan inklusi di Indonesia dan hasilnya dijadikan rujukan untuk membuat langkah-langkah strategi menuju pendidikan inklusi, peninjauan kembali kebijakan di tingkat sekolah, perumusan model-model inklusi, penggiatan program pendampingan, pemberdayaan LPTK PLB sebagai pusat sumber dan dalam pendampingan.  

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pihak-yang-berperan-dalam-pendidikan-inklusi-tidak-berperan-dengan-baik/33926/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.26 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP
  2. 2

    Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

  3. 3

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  4. 4

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  5. 5

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.