JURNALPOST.COM - Rencana pencalonan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terus menuai trend yang positif.
Satu persatu DPD I dan DPD II Golkar dari berbagai daerah datang mengunjungi SYL untuk menyampaikan dukungannya. Hingga saat ini, jika ditotal, dukungan untuk SYL jumlahnya sudah lebih dari 150 DPD I dan DPD II. Jumlah tersebut sudah melebihi dari syarat pencalonan sebagai Ketua Umum DPP Golkar pada Munaslub mendatang.
SYL juga mengaku, saat ini komunikasi yang dilakukannya dengan para sesepuh dan petinggi Partai Golkar seperti Wapres Jusuf Kalla dan Luhut B Panjaitan, cukup baik. Bahkan BJ Habibie yang merupakan tokoh senior di Lartai Golkar dikatakannya mendorong dirinya untuk maju menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar.
"Dengan Pak JK komunikasi baik. Beliau tahu saya akan maju dan beliau tidak melarang saya, Pak Luhut juga tidak melarang. Pak Habibie bahkan mendorong saya," ungkapnya.
Menurutnya, di Sulsel ada 24 DPD II yang utuh mendukung keputusannya maju sebagai calon ketua umum. Mereka juga memiliki komunikasi dengan DPD II lainnya yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu, posisinya sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang anggotanya adalah gubernur se-Indonesia, jugasedikit banyak dikatakannya akan berpengaruh.
"Gubernur saya di APPSI yang kebanyakan dari Golkar tentu memback up saya, baik secara terbuka atau tertutup," ucapnya.
SYL mengungkapkan, sudah ada komunikasi yang cukup intens dengan para pemilik suara dalam Munaslub Partai Golkar mendatang. Meski begitu, untuk memuluskan langkahnya, selain komunikasi dengan kompetitornya, manajemen campaign juga dikatakannya tetap harus dijalankan.
"Airlangga yang juga akan maju, menemui saya. Tapi, sekarang kan jalan masing-masing dululah," ujarnya.
SYL juga menyebut, anggapan yang mengatakan hanya pengurus di pusat yang bisa memajukan partai, adalah sebuah paradigma lama. Saat ini menurutnya untuk membesarkan Partai Golkar harus dimulai dari daerah.
"Untuk membersarkan Partai Golkar itu harus dimulai dari daerah," tegasnya.
Saat ditanya mengenai rencana pertemuannya dengan Ade Komaruddin yang juga akan maju sebagai calon ketua umum, SYL masih enggan menjawab.
"Saya tidak mau klaim-klaim. Tim saya bekerja," kata Syahrul.
Sementara itu, ketua tim pemenangan SYL, M Roem mengatakan, semakin hari, dukungan kepada SYL semakin bertambah.
"EU kung as terhadap pak SYL yang jelas, semakin hari semakin bertambah. Ini karena yang kita bangun adalah ide dan pikiran kita yang sama untuk Golkar, dari sini kita bergerak. Kita tidak bicara siapa yang di depan atau siapa yang berikutnya," kata Roem.
Roem juga mengaku, pihaknya bergerak dengan modal idealisme dan hal itu diyakininya bisa menjadi daya tarik bagi kader Golkar.
"Kita bergerak dengan idealisme, dana itu soal belakangan. Munas lalu bergelimpangan dana, tapi jadinya malah terpuruk. Idealisme pasti bisa mendatangkan itu, kalau dia senang pasti akan merapat," ujarnya.(fo)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda