Penulis: Siska Sindi Mahasiswa Universitas Surabaya
Surabaya JurnalPost.com - Program Studi Ilmu Sosial dan Komunikasi Universitas 17 Agustus berhasil melaksanakan program Kampus Mengajar dan Magang Mandiri sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di SMP 41 Surabaya.Program ini melibatkan mahasiswa dalam kegiatan mengajar, praktikum untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan program yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa menguasai berbagai ilmu untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi atau perguruan tinggi seperti magang.
Magang MBKM merupakan salah satu program dari program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang menggunakan sistem kompensasi mata kuliah setara dengan 20 SKS yang difokuskan untuk mahasiswa agar menerima pengalaman baru di dunia kerja dengan harapan mahasiswa dapat segera terjun kedunia lingkungan kerja setelah lulus.
Dalam pelaksanaan kegiatan Magang MBKM Mandiri yang berlangsung selama 1 semester atau 4 bulan diakui setara 20 SKS. Pada Kegiatan Magang MBKM Mandiri ini penulis dijobdeskan sebagai reporter.
Reporter merupakan seseorang yang bertugas mengumpulkan dan melaporkan berita kepada publik melalui media massa. Sedangkan reporter juga dikenal sebagai wartawan atau jurnalis. Pada bagian reporter laporan hasil wawancara, penulis mengerjakan beberapa tugas antara lain mengerjakan laporan dokumentasi, membuka kelas ekstrakulikuler. Selain itu, pada bagian ini penulis juga melakukan bimbingan tugas kepada pembimbing lapangan.
Saya Siska Sindi P mahasiswa yang mengikuti program MBKM Di Kota Surabaya dengan penempatan magang di SMPN 41 Surabaya.Pelatihan ini merupakan cara untuk siswa siswi yang sangat penting dalam meningkatkan keterampilan wawancara, yang merupakan aspek krusial dalam jurnalistik.
Dalam kegiatan wawancara, reporter diharapkan mampu menggali informasi secara mendalam dan menyajikannya dengan cara yang menarik dan informatif.Menyadari bahwa banyak siswa yang untuk aktif mengikuti pelatihan reporter yang berfokus pada kegiatan wawancara, karena pelatihan ini akan membantu kalian mengembangkan keterampilan komunikasi yang sangat penting, serta kemampuan untuk menggali informasi dengan lebih mendalam.

Siswa siswi mengikuti pelatihan ini, tidak hanya akan belajar teknik wawancara yang efektif, tetapi juga bagaimana membangun hubungan yang baik dengan narasumber, yang merupakan kunci dalam menghasilkan berita yang berkualitas. Jadi, manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik kalian dan siapkan diri untuk tantangan di dunia media.
Pelatihan reporter ini menjadi bagian dari tugas wajib dari mata kuliah magang siska dan tim ,mata kuliah yang dilakukan setiap semesternya sebagai bentuk implementasi hasil belajar di lingkungan kampus.Untuk diterapkan di lingkungan sekolah tempat magang yang bertujuan untuk memanfaatkan hasil belajar dan penerapannya di lakukan untuk siswa siswi.Maka dari itu, dengan melakukan pelatihan reporter kita dapat membekali mereka dengan keterampilan komunikasi dan wawancara yang esensial, sehingga mereka siap menghadapi tantangan di dunia jurnalistik dan mampu menyampaikan informasi dengan cara yang menarik serta akurat.
Pelatihan ini juga akan mendorong kreativitas dan kepercayaan diri siswa-siswi dalam mengekspresikan ide-ide mereka. Dengan ini, kami mengajak siswa-siswi SMPN 41 untuk mengikuti pelatihan reporter yang akan difokuskan pada kegiatan wawancara, di mana mereka akan belajar teknik-teknik wawancara yang efektif, cara menggali informasi dari narasumber, serta bagaimana menyampaikan berita dengan jelas dan menarik. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi menjadi jurnalis yang handal dan mampu berkontribusi dalam dunia media.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda