JurnalPost.com - Di era digital saat ini, media sosial memainkan peran krusial dalam strategi branding berbagai institusi pemerintah, termasuk DP3APPKB Kota Surabaya. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya aktif memberikan peluang kepada mahasiswa melalui Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 7.
Program ini menawarkan berbagai posisi di beberapa divisi, seperti Fasilitator Puspaga, Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak (KASRPA), divisi Social Media and Broadcasting, serta divisi IT Crew. Inisiatif Magang Bersertifikat ini merupakan bagian dari program Kampus Merdeka, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dari seluruh Indonesia agar dapat belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di dunia nyata.
Setiap mahasiswa akan ditempatkan dalam divisi yang telah dipilih sesuai dengan minat dan kemampuan mereka di DP3APPKB. Mereka yang berada di divisi Fasilitator Puspaga, SOTH, dan KASRPA bekerja langsung di beberapa kelurahan dan kecamatan di Surabaya dengan bertanggung jawab untuk memberikan layanan konsultasi, melakukan promosi program, serta memberikan bimbingan kepada masyarakat. Di sisi lain, divisi IT Crew akan mengelola dan mengembangkan sistem informasi DP3APPKB, memastikan bahwa penggunaan teknologi dapat mendukung operasional dinas secara maksimal. Sementara itu, mereka yang berada di divisi Social Media and Broadcasting beroperasi di kantor DP3APPKB Kota Surabaya.
Ariani Sabila, mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, merupakan salah satu peserta Magang MSIB Batch 7 yang mendapat kesempatan berharga untuk bergabung di divisi Social Media and Broadcasting. Dalam perannya ini, Ariani bersama timnya tidak hanya bertanggung jawab atas pengembangan konten media sosial DP3APPKB, tetapi juga berfokus pada upaya meningkatkan visibilitas dan interaksi dinas dengan masyarakat. Tugas mereka mencakup peliputan berbagai kegiatan, publikasi konten, pembuatan video edukasi, dan penulisan artikel. Selama masa magang, mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti seminar, workshop, dan acara publik yang mendukung isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Tidak hanya menghasilkan video dokumentasi dan foto-foto yang menangkap interaksi antarpeserta, tim ini juga membuat artikel yang menjelaskan tujuan dan manfaat dari setiap kegiatan secara mendetail. Konten-konten yang menarik dan informatif ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat serta meningkatkan pemahaman publik tentang isu-isu penting yang diangkat oleh DP3APPKB. Dengan pendekatan ini, upaya pengembangan konten diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Gambar 2. Mahasiswa MSIB Batch 7 Divisi Social Media & Broadcasting DP3APPKB Kota Surabaya (Sumber: Foto Pribadi)
Dalam konteks ini, media sosial menjadi kunci untuk menyebarluaskan konten yang relevan. Akun Instagram DP3APPKB Kota Surabaya berfungsi sebagai platform utama untuk berbagi semua informasi terkait aktivitas dinas. Melalui strategi konsisten dalam memposting, seluruh hasil dokumentasi diunggah secara rutin untuk memastikan konten tetap fresh dan menarik perhatian followers. Interaksi dengan audiens dilakukan melalui siaran langsung, webinar, dan berbagai kegiatan yang diinformasikan lewat Instagram, yang semua ini bertujuan untuk membangun relasi yang lebih erat dengan masyarakat. Yang tak kalah penting, kolaborasi dengan berbagai akun media sosial relevan, seperti organisasi kemasyarakatan, lembaga pemerintah, serta tokoh masyarakat dan influencer, juga diupayakan untuk memperluas jangkauan dan dampak dari konten yang disebarkan.
Terlibat dalam divisi social media dan broadcasting crew dalam magang MSIB Batch 7, Ariani dan timnya belajar langsung tentang strategi komunikasi dan pengembangan konten. Menggapai prestasi, mereka meningkatkan aktivitas profil DP3APPKB sebesar 10,1% per bulan antara Juli hingga September. Selain itu, jumlah pengikut Instagram DP3APPKB juga meningkat sebesar 1,6% dari bulan sebelumnya. Melalui kolaborasi dan inovasi, mereka berkomitmen untuk mendukung DP3APPKB dalam mencapai tujuan dan misinya. Pengalaman berharga ini tak hanya memberi wawasan baru bagi mereka, tetapi juga kontribusi nyata bagi dinas dan masyarakat.
Secara keseluruhan, pemanfaatan Instagram sebagai alat branding oleh DP3APPKB terbukti efektif dalam menjangkau dan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Dengan mengimplementasikan strategi konten yang bermanfaat serta aktif berinteraksi, DP3APPKB mampu menciptakan citra yang positif dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai isu penting. Semoga kolaborasi ini berlanjut dan terus memberikan dampak yang positif bagi masyarakat serta meningkatkan kemampuan di bidang komunikasi.
Penulis : ARIANI SABILA
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda