Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Demak

Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Demak

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 November 2021, 00.02 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Demak

JurnalPost - Indonesia merupakan negara dengan kekayaan disektor pariwisata yang sangat melimpah. Maka dari itu sektor pariwisata menjadi sektor unggulan yang potensial untuk dikembangkan. Desa Wisata Indonesia adalah salah satu program yang dapat diimplementasikan di berbagai pelosok negeri karena beragamnya potensi. Untuk sektor pariwisata sebagai fokus pengembangan menjadi peluang yang sangat besar bagi wilayah di sekitarnya, terutama bagaimana menciptakan desa wisata yang lestari dan berkelanjutan baik terhadap lingkungan maupun bagi masyarakat di sekitarnya.

Desa wisata menjadi lokomotif untuk pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta simbol kebangkitan Indonesia yang nantinya diharapkan bisa menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat. Salah satu contoh desa wisata di kabupaten Demak adalah Desa Wisata Sendang Wuluh di desa Jragung, pengembangan desa wisata dimulai dengan mengenali potensi yang ada di wilayah, ini menjadi tantangan karena sebelumnya daerah ini dikenal tanpa potensi selain itu tempatnya juga sangat jauh dari kota Demak.

IKLAN

Desa wisata yang dirintis warga desa yang ada di Kabupaten Demak seperti desa Jragung merupakan wisata alam yang digarap oleh warga lokal. Namun demikian desa wisata rintisan sendiri masih berupa wisata potensi alam, wisata buatan, dan wisata budaya. Desa wisata rintisan sendiri berarti masih berupa potensi dan belum adanya kunjungan wisatawan. Selain itu, sarana prasarananya masih sangat terbatas, dengan tingkat kesadaran masyarakat belum tumbuh. Keberadaan desa wisata saat ini memiliki daya pikat yang baik.

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Bukan saja karena Indonesia terdiri dati beragam tradisi dan kebudayaan, namun kekayaan alam yang terbentang antara desa satu dengan desa yang lain memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri. Sehingga ketika wisatawan mencoba untuk mengetahui lebih dalam salah satu desa wisata di Indonesia. Kemudian prinsip utama yang ditetapkan oleh desa adalah bagaimana nilai-nilai luhur baik tradisi maupun kebudayaan yang melekat dan sudah menjadi karakter harus terlindungi. Pengembangan destinasi wisata merupakan salah satu cara untuk menjadikan lingkungan lebih maju, baik, dan berguna bagi semua kalangan. Suwantoro (2009: 74) berpendapat beberapa bentuk produk pariwisata yang berpotensi untuk dikembangkan adalah pariwisata budaya, ekowisata, pariwisata bahari, pariwisata petualangan, pariwisata agro, pariwisata pedesaan, dan pariwisata spiritual. (syah, 2017)

IKLAN

Tujuan dari pembentukan Desa Wisata untuk meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwisataan, serta dapat bersinergi dan bermitra dengan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas perkembangan kepariwisataan di daerah, membangun dan menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan rumah melalui perwujudan nilai-nilai Sapta Pesona bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerah.

Adapun fungsi adanya pengembangan desa wisata adalah sebagai wadah langsung bagi masyarakat akan kesadaran adanya potensi wisata di daerah dan terciptanya Sapta Pesona di lingkungan wilayah destinasi wisata dan sebagai unsur kemitraan bagi Pemerintah provinsi maupun pemerintah darah. Selain itu, dengan adanya pengembangan desa wisata di suatu wilayah, diharapkan agar tumbuh klaster desa-desa yang menjadi basis pokok berbagai kebutuhan desa wisata yang bersangkutan. Keberhasilan pengembangan desa wisata tergantung pada tingkat penerimaan dan dukungan masyarakat lokal. Masyarakat lokal nantinya akan berperan sebagai tuan rumah dan menjadi pelaku penting dalam pengembangan desa wisata dalam keseluruhan tahapan, mulai dari perencanaan, pengawasan, dan implementasi.

Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam pengembangan Desa wisata, yaitu; 1. Pemetakan wilayah dengan mengidentifikasi potensi alam, sosial, budaya yang ada di desa serta dengan mengatur peruntukan wilayah desa. 2. Menata wajah desa dengan memperbaiki fasilitas umum, pemukiman serta yang lebih penting membebaskan wilayah dari sampah terutama plastik. 3. Mempersiapkan Sumber Daya Manusia, kelembagaan dan jaringan internet (Buat aturan main pengelolaan Desa Wisata, bentuk Badan Pengelola, rancang program kerja). (Atmoko, 2014)

Pesona Malam Jalan Tunjungan
Baca Juga

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Dinas Pariwisata Kabupaten Demak dalam melakukan penilaian keberadaan desa wisata di Kabupaten Demak bekerja sama OPD terkait, Akademisi dan praktisi. Untuk tahap selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh Tim dengan kriteria sebagaimana diatur Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Desa Wisata di Provinsi Jawa Tengah dan Peraturan Gubernur Nomor 53 Tahun 2019, mengenai petunjuk pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019. Target yang harus dicapai di akhir bulan Maret Tahun 2020 lalu. Desa Wisata yang memenuhi standar yang ditentukan sudah tertuang dalam SK Bupati Demak. Semoga segera mewujudkan desa wisata yang nyaman, unggul dan maju, serta dapat dinikmati wisatawan dalam dan luar daerah Kabupaten Demak tercinta.

Penulis : Hanun Ulil Musfiah/Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pengembangan-desa-wisata-di-kabupaten-demak/27396/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 05.42 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

Tiga Destinasi Wisata di TN Bantimurung-Bulusaraung Tutup Sementara Mulai 11 Januari 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur
  2. 2

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  3. 3

    Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

  4. 4

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  5. 5

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.