JURNALPOST.COM - Para pemangku adat Se-Nusantara sepakat membuat perjanjian bersama untuk memerangi terorisme, narkoba dan korupsi. Perjanjian ini ditandatangani secara bersama oleh para pemangku adat Se-Nusantara dan disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Hotel Imperial Aryaduta, Makassar, Sabtu (26/3).
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, yang hadir dalam acara tersebut, dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan perjanjian bersama ini akan semakin menguatkan dan menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
"Melalui perjanjian bersama para pemangku adat Se-Nusantara dalam memerangi terorisme, narkoba dan korupsi, ini akan menjadi perekat kehidupan anak bangsa untuk melawan kelompok-kelompok tertentu yang ingin melakukan penghancuran negeri yang kita cintai ini dengan berbagai cara," kata Agus.
Agus juga menyebut, apa yang dilakukan ini adalah sebuah sejarah yang ditorehkan oleh anak bangsa sebagai upaya untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Ini akan menjadi catatan sejarah sebagai upaya anak bangsa dalam memerangi terorisme, narkoba dan korupsi di Indonesia," ujarnya.
Agus juga menambahkan, bahwa Indonesia bisa ada seperti saat ini karena kesepakatan para Raja-Raja di masa lalu.
Agus juga mengajak semua pihak, termasuk para pemangku adat Se-Nusantara untuk bersama sama menghadapi berbagai persoalan bangsa dengan penuh kearifan dan kebijaksanaan.
Sementara itu, Mendagri, Tjahjo Kumolo, dalam sambutannya mengatakan, bahwa subtansi dari kesepakatan yang sudah ditandatangani oleh para pemangku adat Se-Nusantara secara bersama-sama ini akan menjadi sebuah komitmen yang kuat dalam menentukan sikap bangsa Indonesia untuk menyatakan perang terhadap aksi terorisme, radikalisme, narkoba, serta korupsi.
"Ini harus menjadi bagian untuk tidak hanya pemerintah, dan tidak hanya bangsa Indonesia, tetapi lebih dari itu seluruh yang mulia, para Raja, para Sultan dan para tokoh adat serta pemangku adat se-Nusantara. Kita semua harus memiliki keberanian dan komitmen yang kuat dalam menentukan sikap melawan untuk memerangi yang namanya terorisme, radikalisme, dan narkoba serta korupsi," ujar Tjahjo.
Selain dihadiri oleh Mendagri dan para pemangku adat se-Nusantara, turut hadir dalam acara tersebut, yang mulia Dato Seri Rozaini dari Malaysia dan yang mulia Tengku Shawal dari Singapura. (fo/jp)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda