JurnalPost.com - Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sedang menjalani program Hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPAD DIY) berpartisipasi dalam kegiatan digitalisasi dan restorasi arsip.
Restorasi dan digitalisasi arsip merupakan dua upaya penting dalam pelestarian arsip, masing-masing dengan tujuan yang saling melengkapi. Restorasi arsip bertujuan untuk memperbaiki dan memulihkan arsip fisik yang mengalami kerusakan akibat usia, faktor lingkungan, atau bencana, agar dapat kembali terbaca dan digunakan. Dengan melakukan restorasi, arsip yang bernilai sejarah, hukum, maupun administratif dapat diselamatkan dan tetap mempertahankan keasliannya.

Sementara itu, digitalisasi arsip bertujuan untuk mengubah arsip fisik menjadi format digital agar lebih mudah diakses, dicari, dan dibagikan. Digitalisasi juga mengurangi ketergantungan pada arsip fisik yang rentan rusak serta mendukung efisiensi penyimpanan dan pengelolaan informasi. Selain itu, arsip digital dapat dengan mudah dibuat cadangannya untuk menghindari kehilangan data. Dengan demikian, kombinasi antara restorasi dan digitalisasi merupakan strategi penting dalam menjaga kelestarian arsip serta meningkatkan aksesibilitas informasi di era modern.
Mahasiswa kini semakin aktif mendorong digitalisasi arsip sebagai bagian dari upaya modernisasi pengelolaan dokumen dan informasi. Di berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mahasiswa terlibat dalam pelatihan dan sosialisasi digitalisasi arsip yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas, keamanan, dan efisiensi penyimpanan dokumen.

Keterlibatan mahasiswa dalam digitalisasi arsip tidak hanya meningkatkan kompetensi mereka di bidang teknologi informasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas dalam menjaga kelestarian dan kemudahan akses arsip penting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan akademik dengan pemanfaatan media digital dalam upaya pelestarian arsip. Melalui program ini, peserta tidak hanya diajarkan pentingnya menjaga dan melestarikan arsip sebagai bagian dari warisan budaya dan informasi, tetapi juga diberikan keterampilan praktis tentang bagaimana mengelola arsip secara efektif, baik dan benar sesuai dengan standar pengarsipan modern.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kemampuan mahasiswa dan masyarakat dalam mengelola arsip digital, sehingga dokumen penting dapat tersimpan dengan aman, mudah diakses, dan terjaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda