Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Misi Menyelamatkan Bumi Dari Global Warming

Misi Menyelamatkan Bumi Dari Global Warming

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 Juni 2023, 07.36 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Global Warming

JurnalPost.com - Global Warming? Kata yang kerap menjadi isu di berbagai dunia baik beredar melalui media sosial ataupun media elektronik. Problematika global warming kian memuncak seiring dengan berkembangnya teknologi, industri dan lain sebagainya. Jika global warming terus terjadi di tiap belahan dunia maka bumi ini akan terus mengalami suhu yang meningkat. Lalu apa sih upaya yang bisa dilakukan?

Sebelum mengkaji lebih lanjut, terlebih dahulu harus mengetahui apa itu global warming? Jadi, global warming adalah keadaan dimana temperatur suhu bumi mengalami peningkatan yang terjadi secara global di seluruh penjuru dunia. Isu global warming di duga berasal dari efek rumah kaca. Efek ini adalah fenomena yang terjadi dimana gas-gas tertentu pada atmosfer bumi menyerap kembali panas ke permukaan sehingga temperatur suhu bumi menjadi lebih tinggi.

IKLAN

Sebenarnya efek rumah kaca memiliki dampak positif bagi atmosfer. Karena mampu menjaga kestabilan temperatur suhu di bumi sehingga bisa dijadikan sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Jika tidak ada sejumlah gas dari efek rumah kaca maka bumi ini akan mengalami temperatur suhu yang dingin. Namun dibalik semua itu, pada kenyataannya efek rumah kaca yang dihasilkan di bumi terlalu berlebihan mulai dari gas karbon dioksida, metana lainnya. Di duga bahwa gas tersebut bersumber dari industri pabrik, pembakaran hutan, polusi kendaraan dan penumpukan sampah. Sehingga mampu memicu pemanasan global secara berlebihan akibat dari penggunaan efek rumah kaca.

Kisah Widji
Baca Juga

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Dampak dari global warming tentu akan dirasakan oleh seluruh makhluk hidup yang tinggal di bumi. Hal itu menjadi sebab akibat dari adanya aktivitas manusia dalam penggunaan efek rumah kaca yang kian meningkat dalam beberapa waktu ini. Berikut ini adalah dampak yang ditimbulkan dari adanya global warming :

1. Bagi ekosistem laut. Di dalam perairan air laut terdapat makhluk hidup yang tinggal seperti ikan, kepiting, moluska, alga dan lainnya. Dampak dari global warming berakibat musnahnya populasi makhluk hidup yang tinggal di dalam laut. Ketika isu global warming terus mengalami peningkatan maka besar kemungkinan manusia akan kehilangan sumber daya makanannya.. Hal lain yang bisa ditimbulkan adalah terjadinya banjir atau tsunami di berbagai belahan dunia.

2. Bagi pertanian. Tanaman memerlukan sumber air yang cukup untuk kelangsungan hidupnya, bila terjadi global warming dapat mengalami perubahan curah hujan. Akibatnya tanaman yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kekeringan dan kematian.

3. Bagi hewan. Global warming akan mengakibatkan migrasinya hewan ke tempat yang lebih nyaman atau berpindah ke dekat pemukiman penduduk. Jika hal tersebut terjadi akan membuat keresahan bagi masyarakat yang terkena dampaknya. Bahkan hal buruk yang bisa terjadi adalah kepunahan bagi hewan yang tidak bisa beradaptasi dengan suhu yang makin panas.

Kisah Narti
Baca Juga

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

4. Bagi sumber air. Global warming yang berkepanjangan akan menyebabkan kekeringan sehingga tidak ada sumber air yang bisa digunakan untuk kelangsungan makhluk hidup. Dengan berkurangnya sumber air akan membuat ketidakstabilan di bumi, sehingga mengalami dampak yang sangat merugikan.

IKLAN

5. Bagi iklim. Dengan terjadinya global warming maka rentan terjadinya bencana alam seperti banjir yang diakibatkan oleh curah hujan yang meningkat. Hal lainnya adalah fenomena angin topan atau badai.

Dampak-dampak tersebut sering muncul dalam beberapa waktu belakangan ini. Berarti global warming yang terjadi cukup parah di bumi. Untuk mengatasinya perlu upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat yang tinggal di bumi. Agar selama keberlangsungan hidup nya tidak mengalami fenomena-fenomena akibat dari global warming yang bisa merugikan.

Berbagai macam upaya telah dilakukan oleh pihak-pihak yang peduli dengan lingkungan. Seperti dengan mengurangi emisi gas rumah kaca, terutama emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Ini dapat dicapai dengan beralih ke sumber energi lain seperti tenaga surya serta meningkatkan efisiensi energi dalam industri, transportasi dan rumah tangga.

Pedagang sayur
Baca Juga

Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

Upaya lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menghemat energi dalam penggunaan peralatan elektronik baik di rumah atau tempat bekerja. Hal sederhana lainnya adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang beremisi tinggi dan mendorong penggunaan sepeda atau berjalan kaki. Pemerintah dalam hal ini turut andil dengan membangun infrastruktur yang mendukung transportasi berkelanjutan seperti membuat jalur khusus sepeda dan pejalan kaki.

Para peneliti mengungkapkan bahwa penyebab utama yang berdampak besar terhadap global warming adalah perkembangan industri pabrik. Pabrik-pabrik industri sering kali menjadi sumber utama emisi gas rumah kaca. Bahkan tak jarang terjadi perubahan penggunaan lahan dari pertanian/perkebunan menjadi pembukaan untuk lahan pabrik. Penyebab yang paling berpengaruh adalah pada polutan seperti sulfur dioksida dan senyawa organik lainnya yang dapat mempengaruhi kualitas udara dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Para pemilik pabrik memiliki tanggungjawab penuh untuk memperbaiki tatanan terhadap kelangsungan hidup di bumi. Diperlukan upaya untuk mengurangi emisi karbon yang menyebar di udara. Seperti dengan menggunakan teknologi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Peranan pemerintah dalam hal ini bisa dilakukan dengan memperketat regulasi terkait lingkungan. Termasuk batasan emisi gas rumah kaca, standar kualitas udara dan air, dan tindakan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran lingkungan.

Upaya-upaya tersebut dapat terlaksana secara maksimal apabila setiap tindakannya berlangsung signifikan. Bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dalam mengatasi permasalahan global warming. Melainkan semua manusia berkewajiban untuk menjaga lingkungan sekitar yang bisa dimulai dengan tindakan kecil seperti lingkup rumah. Jika tidak dilakukan dari sekarang maka global warming akan terus berlanjut hingga masa mendatang.

Oleh: Melia Puspita Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Prodi : Pendidikan Biologi

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/misi-menyelamatkan-bumi-dari-global-warming/52603/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 10.13 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. 3

    Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

  4. 4

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  5. 5

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.