Kansas City, JurnalPost.com - Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni tak bisa menutupi kekagumannya kepada Lionel Messi. Sang kapten kembali menjadi sorotan setelah mencetak hattrick saat Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia FIFA 2026.
Pertandingan tersebut berlangsung di Kansas City Stadium, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) waktu setempat. Kemenangan itu menjadi awal meyakinkan bagi Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
Messi tampil gemilang dalam laga tersebut. Tiga golnya membuat pemain berjuluk La Pulga itu menyamai rekor Miroslav Klose dengan koleksi 16 gol di Piala Dunia. Messi juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
“Sulit untuk dijelaskan. Kami masih dibuat takjub olehnya, meskipun kami melihatnya setiap hari,” kata Scaloni kepada wartawan, dikutip dari Xinhua, Rabu (17/6/2026).
“Dia telah menjadi yang terbaik selama 20 tahun, dan dia masih tampil gemilang di setiap pertandingan. Anda tidak harus menjadi penggemar Argentina untuk mengagumi apa yang telah dia lakukan di usianya saat ini,” sambungnya.
Scaloni menilai pengaruh Messi tak hanya terlihat dari performanya di lapangan. Menurutnya, kehadiran Messi juga menciptakan atmosfer khusus di dalam skuad Argentina.
“Saya bisa berbicara selama satu jam hanya untuk membahas dirinya. Tetapi Anda harus berada di dalam skuad untuk memahami atmosfer yang dia ciptakan,” ujar Scaloni.
“Suatu hari nanti kariernya akan berakhir, jadi kita harus menikmatinya selagi masih bisa,” tambahnya.
Dalam laga melawan Aljazair, Argentina sempat dibuat kerepotan pada babak pertama. Scaloni menyebut Aljazair tampil dengan intensitas tinggi dan mengandalkan serangan balik cepat.
“Aljazair menyulitkan kami hari ini. Mereka mengandalkan serangan balik dan kami harus merespons dengan cara yang sama,” kata Scaloni.
“Itu bukan ciri khas permainan kami, tetapi kami mampu melakukannya dan menjalani pertandingan ini dengan baik,” lanjutnya.
Meski menang telak, Scaloni mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas. Ia menegaskan Argentina tetap harus waspada karena setiap lawan punya peluang untuk memberi kejutan.
“Tim ini tahu bahwa siapa pun bisa mengalahkan kami,” ujar Scaloni.
“Namun, jika kami melakukan apa yang harus kami lakukan dan bermain seperti hari ini, akan sangat sulit bagi tim lain untuk mengalahkan kami,” tegasnya.
Selanjutnya, Argentina akan menghadapi Austria di Dallas Stadium pada Senin (22/6/2026). Setelah itu, Albiceleste kembali bermain di venue yang sama melawan Yordania pada 27 Juni 2026.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda