Jurnalpost - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum dihadapan 2000 mahasiswa, dalam rangka Pesantren Mahasiswa Baru dan Training ESQ Universitas Islam Makassar yang bertema "Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan", Sabtu (15/10) bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 9.
Dalam kuliah umumnya, Menteri Pertanian RI banyak memberikan motivasi kepada mahasiswa baru, menurutnya seorang pemuda jangan selalu menenteng proposal, karena sesungguhnya Islam mengajarkan tangan di atas lebih mulia dari pada tangan di bawah.
Sewaktu kami dilantik banyak yang meragukan kinerja Kementerian Petanian, selama 6 bulan kami tak melakukan wawancara dengan media, Alhamdulillah setelah berkeliling kurang lebih 300 kabupaten di Indonesia dan mencari persoalan yang menghambat kemajuan pertanian, akhirnya kami mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Alhamdulillah hasil pertanian kita meningkat tajam. Tambahnya.
Saat ini Kementerian Pertanian bekerja sama dengan KPK, Kejaksaan dan Kepolisian dalam hal mendampingi kerja-kerja Kementerian Pertanian, bahkan saat ini KPK memiliki ruang kerja di Kementerian Pertanian untuk mengawasi seluruh kinerja kami, selain itu biaya perjalanan kita kurangi dan mengalihkan untuk membeli traktor yang diperuntukkan petani. Tambahnya.
"Saat ini kebijakan Kementerian Pertanian mengurangi impor dan Alhamdulillah peningkatan kesejahteran petani kita terus meningkat."
Olehnya itu saya berharap kepada seluruh mahasiswa UIM, lahir putra putri terbaik bangsa, olehnya itu belajar, belajar, dan belajar serta kami berharap kepada seluruh stakeholder UIM berkontribusi memajukan pertanian. Tambahnya.
Sebelumnya Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu'mang dalam sambutannya berkisah, Pada tahun 1980-an ada sebuah anekdot yang berkembang di tengah masyarakat, apa bahasa arab Universitas di tengah sawah, jawabannya adalah Al-Gazali (pada waktu UIM masih bernama STAI Al-Gazali dan STIP Al-Gazali), Alhamdulillah saat ini UIM terus berbenah, bersama-sama Pengurus Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan serta Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali tak henti-hentinya membangun sarana dan prasarana kampus yang kita cintai.
Semoga kedatangan Pak Menteri di kampus yang kita cintai ini membawa berkah dan perlu kami laporkan kepada Pak Menteri saat ini UIM memiliki program desa sejahtera, mandiri dan berkarakter yang telah kami kerja samakan dengan Kementerian Sosial RI, kami berharap semoga ada program kerja yang bisa dibangun antara UIM dan Kementerian Pertanian RI.
Tampak hadir Sekretaris Yayasan KH Abd Kadir Saile, Wakil Rektor I Prof Arfin Hamid, Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, Wakil Rektor III Abd Rahim Mas P Sanjata, Wakil Rektor IV Muammar Bakry, Direktur PPS Nurul Fuadi, Dekan FKIP Arfah Shiddiq, Dekan Fak. Ilkes Rivai Pakki, Dekan Fak. Pertanian La Sumange, Dekan Sastra Prof Abd Jalil, Dekan Fak. Teknik Suradi.
Penulis: Andy Muhammad Idris (Makassar)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda