Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Meningkatkan Pengembangan Diri Anak Melalui Kecerdasan Emosional dan Manajemen Diri

Meningkatkan Pengembangan Diri Anak Melalui Kecerdasan Emosional dan Manajemen Diri

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
01 Juni 2023, 00.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Meningkatkan Pengembangan Diri Anak Melalui Kecerdasan Emosional dan Manajemen Diri

Nama : Mutiara Annisa Sinaga NIM : 200902062 Program Studi : Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas : Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik Institusi : Universitas Sumatera Utara (USU)

JurnalPost.com - Menurut Mulyasa (2009) bahwa aktivitas pengembangan diri adalah usaha membentuk karakter dan kepribadian murid yang dilaksanakan melalui aktivitas di luar program kurikulum berkaitan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial, aktivitas belajar, dan pengembangan karier murid. Pengembangan diri juga bertujuan untuk memberikan peluang kepada murid untuk mengembangkan diri dan mengungkapkan diri sesuai dengan keperluan, potensi, bakat, minat, keadaan dan pengembangan murid. Aktivitas pengembangan diri tidak harus dilakukan pengajar, tetapi bisa juga difasilitasi dan dibimbing oleh penyuluh, kepala sekolah atau tenaga pendidik lain yang mempunyai kemampuan dalam membantu pengembangan diri murid. Pengembangan diri juga mencakup aktivitas terprogram dan tidak terprogram. Aktivitas terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh murid sesuai dengan keperluan dan keadaan pribadinya. Aktivitas tidak terprogram dilakukan secara langsung oleh pengajar dan tenaga pendidik di sekolah yang diikuti oleh semua murid.

IKLAN

Menurut Goleman (2015) bahwa Kecerdasan emosional (EQ) adalah kemampuan individu untuk mengenal emosi diri sendiri, emosi orang lain, mendorong diri sendiri, dan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dalam berhubungan dengan orang lain. EQ merupakan kata baru yang diperkenalkan oleh Daniel Golleman. Berdasarkan hasil penelitian para neurolog dan psikolog, Goleman (2015) menyimpulkan bahwa tiap manusia mempunyai 2 potensi pikiran, yaitu pikiran rasional dan pikiran emosional. Pikiran rasional dibangkitkan oleh kemampuan intelektual atau (intelligence quotient). Sedangkan, pikiran emosional dibangkitkan oleh emosi.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Mutiara melaksanaan kegiatan pengembangan diri kepada anak SMP Negeri 29 Medan untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak sekolah, yaitu melakukan Mini Project Praktikum Kerja Lapangan (PKL) 1 berupa mengajarkan materi “Menghadapi Stres” dan memberikan soal studi kasus kepada siswa-siswi kelas VII-4. Sebelum melaksanakan Mini Project tersebut, Mutiara mengobservasi bahwa banyaknya anak-anak sekolah yang sering mengalami stres karena tuntutan belajar dan tugas sekolah. Mutiara mengajarkan materi “Menghadapi Stres” mulai dari menjelaskan pengertian stres, macam-macam stres, gejala stres, pengelolaan stres, dan dukungan psikososial. Lalu, Mutiara memberikan 1 pertanyaan kepada siswa-siswi kelas VII-4, yaitu “ketika kamu mengalami stres, bagaimana cara kamu mengatasi stres tersebut dan apa dukungan sosial yang pernah kamu dapatkan?”. Melalui pengajaran materi tentang “Menghadapi Stres” kepada siswa-siswi kelas VII-4, mereka bisa mendapatkan wawasan atau pengetahuan baru yang kemudian akan bisa diterapkan.

Selain itu, Mutiara juga melakukan proses pemberian bantuan kepada salah seorang klien siswi yang berinisial AN. Melalui proses pemberian bantuan kepada AN, Mutiara menggunakan metode utama pekerjaan sosial, yaitu metode casework oleh Spelete dengan 9 tahap yang berdasarkan pada argumen bahwa klien berkolaborasi dengan pekerja sosial:

1. Prakontrak Prakontrak merupakan tahap sebelum kontrak dibuat. Mutiara memperjelas keahlian pribadi dan bidang keahlian pekerja sosial kepada AN.

2. Kontrak dan Eksplorasi Hubungan Mutiara mendiskusikan persetujuan dengan AN, baik Mutiara maupun AN saling mendapatkan hak. Ada batasan-batasan yang masuk ke dalam kontrak (hak dan kewajiban). Tidak boleh menyebarluaskan identitas AN ke profesi lain tanpa persetujuan.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

IKLAN

3. Kontrak Kontrak merupakan suatu persetujuan bersama dibuat untuk menggambarkan layanan apa dan bagaimana yang ditawarkan. Persetujuan pelayanan apa yang dilakukan. Apa pelayanan yang tepat untuk AN dan AN harus bersedia mendapatkan pelayanannya sesuai dengan masalah sosialnya. Mutiara dan AN saling sepakat, menyetujui, dan menanda tangani kontrak (surat perjanjian).

4. Identifikasi Masalah (Assessment) Mutiara menggali akar masalahnya AN dan merenungkan masalahnya terlebih dulu. Lalu, menyelesaikan akar masalahnya AN.

5. Analisis Masalah Mutiara meninjau ulang informasi penting dan menganalisis akar masalahnya AN. Diketahui bahwa AN memilki hubungan yang tidak begitu dekat dengan ayahnya karena sering dibentak. AN pernah mengalami bullying, mendapatkan kekerasan berupa pukulan dari teman. AN juga pernah mendapatkan rasa penyesalan ketika ia mulai mengenal cinta. Lalu, kondisi kesehatannya AN sangat menurun dan dirawat di rumah sakit karena mengalami penyakit DBD dan tifus. AN pernah mengalami batuk selama 2 tahun dan 1 kali batuknya berdarah. Dulu, di kelas 2 SMP, emosinya AN naik turun (tidak terkontrol) dan di sekolah AN merasa ilmu yang diperolehnya pun tidak banyak.

6. Umpan Balik dan Perencanaan Setelah menganalisis masalah, Mutiara melakukan perencanaan. Perencanaan berupa strategi atau alternatif, yaitu meningkatkan self-love pada diri AN dengan AN membuat journaling dan AN mencatat setiap harinya tentang pencapaiannya. Tujuan strategi berupa journaling adalah untuk mengetahui kegiatan sehari-hari AN dan tentang perasaan AN ketika berkegiatan dari mulai bangun tidur sampai pada malam hari sebelum tidur. Strategi berupa journaling untuk meningkatkan self-love termasuk ke dalam salah satu bentuk menajemen diri. Menurut Gie (1995: 187) bahwa manajemen diri berarti seluruh langkah dan tindakan mengatur (mengelola) diri. Di samping itu, manajemen diri berarti mengatur semua bagian potensi pribadi, mengendalikan kemauan untuk mencapai hal-hal yang baik, dan mengembangkan bermacam-macam segi kehidupan pribadi supaya lebih teratur.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

7. Penerapan Rencana (Intervensi) AN terlibat dalam proses intervensi. AN melaksanakan rencana atau strategi berupa journaling dan mencatat setiap harinya tentang pencapaiannya. Journaling dan pencatatan pencapaian dilakukan selama 1 minggu mulai tanggal 05 April - 12 April 2023.

8. Evaluasi rencana Evaluasi rencana merupakan menetapkan seberapa baik rencana itu bekerja. Mutiara bertanya kepada AN tentang merasa terbantu, puas, dan bagaimana unek-uneknya setelah diberikan intervensi. AN mengaku dalam 1 hari pikirannya agak lega dan bisa tahu tentang kondisinya ketika melakukan journaling serta pencatatan setiap hari pencapaiannya dan AN merasa puas karena bisa mendalami diri sendiri melalui journaling. Mutiara menyampaikan apa yang kurang pada AN dan AN pun menyampaikan kekurangan Mutiara. Mutiara menyampaikan kekurangan AN ketika melaksanakan strategi, yaitu AN pernah terlambat mengisi journaling dan pencatatan setiap hari pencapaiannya. AN pun menyampaikan kekurangan Mutiara, yaitu harus lebih mendalami klien dengan mendorong pertanyaan-pertanyaan yang lebih dalam kepada klien supaya klien lebih jujur.

9. Kesimpulan dan Pengakhiran Hubungan (Terminasi) Mutiara bertanya kepada AN apakah masalahnya sudah benar-benar bisa diatasi atau belum. Masalahnya AN sudah benar-benar bisa diatasi, maka Mutiara memberikan kesimpulan bahwa sampai dengan masalah ini selesai, lebih banyak AN yang berperan supaya AN bisa meningkatkan kepercayaan dirinya.

Melalui pelaksanaan Mini Project berupa mengajarkan materi “Menghadapi Stres” kepada siswa-siswi kelas VII-4, mereka menjadi tahu paham tentang bagaimana cara mengelola emosi. Pelaksanaan metode casework kepada klien yang berinisial AN memberikan manfaat dan membantu AN dalam memecahkan masalahnya. AN menjadi lebih bisa memanajemen dirinya sendiri. Mutiara mengucapkan terima kasih banyak kepada siswa-siswi yang telah berperan besar dalam pelaksanaan Mini Project dan metode utama pekerjaan sosial (casework).

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/meningkatkan-pengembangan-diri-anak-melalui-kecerdasan-emosional-dan-manajemen-diri/51201/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.19 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian
  2. 2

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  3. 3

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.