oleh Roma Kyo Kae Saniro Dosen Universitas Andalas
JurnalPost.com - Usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Tidak hanya berperan dalam penyerapan tenaga kerja, UMKM juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan kuliner tradisional. Salah satunya adalah Rakik Ayah Asli, sebuah usaha kuliner yang lahir dari semangat mempertahankan kekayaan rasa Minangkabau. Berbasis di Sumatera Barat, Rakik Ayah Asli telah beroperasi selama beberapa tahun dan konsisten menghadirkan produk rakik—makanan ringan khas Minang berbahan dasar tepung beras, ikan, serta rempah-rempah pilihan. Camilan gurih ini tidak sekadar menjadi teman santai, tetapi juga merepresentasikan warisan kuliner yang sudah turun-temurun dinikmati masyarakat Minangkabau. Walaupun mirip seperti rempeyek atau peyek, rakik memiliki bentuk yang cenderung bulat sempurna dengan ketebalan yang lebih dibandingkan peyek yang ada di wilayah lain (Saniro, 2025).
Keunikan produk ini terletak pada cita rasa autentiknya. Proses pembuatan dilakukan secara tradisional, namun tetap memperhatikan standar kebersihan dan kualitas modern. Hasilnya, rakik buatan UMKM ini memiliki daya tarik tersendiri baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Minang. Seiring berkembangnya tren kuliner Nusantara, Rakik Ayah Asli memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional, bahkan internasional. Dukungan terhadap UMKM seperti ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memastikan bahwa generasi mendatang tetap bisa merasakan kekayaan kuliner tradisional yang otentik.
Rakik Ayah Asli menjadi bukti nyata bahwa semangat pelestarian budaya bisa berjalan seiring dengan inovasi usaha. Di tengah derasnya arus modernisasi, usaha ini hadir sebagai penjaga rasa sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, tim pengadian PKK-TKM Universitas Andalas melakukan beberapa rangkaian kegiatan kepada usaha Rakik Ayah Asli.
Kegiatan ini dilakukan dengan mengoptimalkan produk Rakik Ayah Asli dan Optimalisasi Produk. Hal ini mengingat belumnya peralatan yang dimiliki. Peralatan yang digunakan dalam produksi masih terbatas dan belum sepenuhnya optimal. Penggiling tepung yang digunakan masih berkapasitas kecil, sehingga proses pengolahan bahan baku menjadi lebih lambat dan tidak efisien. Pencetak adonan masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan ketidakkonsistenan dalam ukuran dan bentuk rakik. Sementara itu, proses penggorengan juga masih menggunakan wajan biasa dengan kontrol suhu yang manual sehingga dapat menyebabkan ketidaksempurnaan dalam tingkat kematangan dan tekstur rakik. Kurangnya penggunaan teknologi seperti mesin pencetak otomatis, penggorengan dengan kontrol suhu otomatis, serta peralatan pengemasan yang lebih efisien menjadi kendala utama dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi.
Dengan keterbatasan ini, diperlukan modernisasi peralatan dan penerapan sistem produksi yang lebih terstandarisasi agar Rakik Ayah Asli dapat meningkatkan produktivitas, menjaga konsistensi kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar dengan memenuhi permintaan dalam jumlah besar secara lebih efisien. Oleh karena itu, tim pengabdian PKK-TKM Universitas Andalas melakukan penyerahan alat produksi yang dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2025.
Sebelumnya, tim pengabdian telah melaksanakan sosialisasi yang mencakup penjelasan mengenai permasalahan yang dihadapi mitra, solusi yang ditawarkan, serta tahapan yang akan dilakukan dalam pelaksanaan program. Selain itu, pada tahap ini, dilakukan survei awal untuk mengidentifikasi kesiapan mitra dalam menerima intervensi program serta mengumpulkan data terkait kapasitas produksi dan pemasaran yang dimiliki pada tanggal 23 Mei 2025.
Tidak hanya itu, tim pengabdian melaksanakan sosialisasi, survei, dan FGD kegiatan fiksasi selanjutnya yang dibutuhkan oleh mitra pada 2—5 Juni 2025 dilaksanakan terkait dengan. Lalu, pada tanggal 28—29 Juni 2025 dilaksanakan pemotretan produk sebagai bahan dalam katalog di platform penjualan digital dan pelatihan pemasaran digital serta pelatihan kemasan.
Dokumentasi Pemotretan Produk (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Selain itu, pembuatan akun Instagram Rakik Ayah Asli pun telah dibuat sebagai media penjualan dan pemasaran produk Rakik Ayah Asli. Akun Instagram ini diharapkan mampu mengenalkan produk Rakik Ayah Asli ke seluruh daerah di Indonesia dan diharapkan lebih luas lagi. Dengan kata lain, tidak hanya untuk menghidupkan usaha masyarakat, Rakik Ayah merupakan gambaran pelestarian makanan ringan Nusantara yang diharapkan dapat terus hidup di masyarakat Minangkabau dan Indonesia.
Pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Andalas yang telah memberikan dukungan penuh melalui pendanaan sesuai dengan Kontrak Pengabdian kepada Masyarakat Skema Program Kemitraan Masyarakat Membantu Usaha Berkembang Batch I Nomor: 20/UN16.19/PM.03.03/PKM-MUB/2025 Tahun Anggaran 2025. Dukungan ini menjadi landasan penting bagi terlaksananya kegiatan secara optimal sehingga program dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra dan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, terlihat bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan UMKM mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan daya saing usaha lokal. Rakik Ayah Asli kini tidak hanya semakin siap menjawab tantangan pasar dengan dukungan peralatan modern dan strategi pemasaran digital, tetapi juga berpeluang lebih besar untuk menembus pasar nasional. Harapannya, keberhasilan program ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi nyata dapat mendorong lahirnya UMKM yang tangguh, berdaya saing, serta tetap berakar pada kekayaan budaya kuliner Nusantara.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda