Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Memasuki Era Disrupsi, Apa Yang Harus Dilakukan Indonesia?

Memasuki Era Disrupsi, Apa Yang Harus Dilakukan Indonesia?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
20 Mei 2023, 00.24 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Memasuki Era Disrupsi, Apa Yang Harus Dilakukan Indonesia?
Oleh: Xenia Florensia (Mahasiswa Universitas Bangka Belitung) JurnalPost.com - Manusia harus terus mengembangkan diri dalam menghadapi perkembangan zaman dan teknologi. Saat ini kita memasuki suatu era globalisasi dengan berbagai bentuk perubahan dan perkembangannya yang tidak terbendung lagi. Teknologi canggih berkembang sangat pesat yang ditandai dengan adanya digital economy, artificial intelligence, robotic serta lain sebagainya ataupun yang kerap kita tahu dengan sebutan disrupsi. Era disrupsi adalah era dimana terjadinya perubahan secara utuh sehingga mengakibatkan perubahan sistem dan tatanan secara besar- besaran ataupun mendasar ke dalam sistem yang baru. Era disrupsi sendiri terjadi karena adanya inovasi-inovasi dan kreativitas baru. Era disrupsi ini sudah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, baik dalam bidang pendidikan, sosial, budaya, maupun ekonomi. Masa disrupsi menyebabkan mereka yang masih memakai sistem ataupun metode yang lama jadi tidak dapat bersaing dengan mereka yang telah mengadopsi sistem yang baru. Oleh sebab itu, kenaikan pemahaman teknologi data ialah sesuatu keharusan dalam mengalami masa disrupsi.

Cara Menghadapi Era Disrupsi

Kurangnya persiapan dalam menghadapi era disrupsi dapat memberikan dampak yang cukup signifikan. "Growth mindset buat anak muda Indonesia sangat penting. Hal ini memungkinkan diri untuk mengambil langkah berani agar dapat terus melaju. Jangan rentan untuk dikritik dan menghindar dari tantangan karena setiap masalah harus dihadapi," kata Erick Thohir yang merupakan Menteri BUMN sejak tanggal 23 Oktober 2019. Butuh ditekankan kalau menjaga serta menggunakan nilai- nilai kebhinekaan Indonesia sangat penting dalam dinamika kehidupan berbangsa di tengah masa disrupsi. Generasi muda butuh meningkatkan pola pikir kebangsaan untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia yang majemuk di tengah masa disrupsi yang terjalin di segala dunia. Upaya buat meningkatkan pola pikir yang maju merupakan dengan membangun kepribadian serta pengetahuan kebangsaan yang kokoh. Beberapa hal yang harus kita kembangkan dalam menghadapi era disrupsi diantaranya adalah : 1) Meningkatkan SDM, masa disrupsi ini menuntut kita buat bertabiat inovatif serta kreatif, dimana persaingan bukan lagi ditetapkan oleh modal atupun teknologi, melainkan sumber energi manusia yang bermutu hendak lebih gampang menyesuaikan diri dengan teknologi baru maupun cara- cara baru yang diterapkan buat mengalami masa disrupsi. 2) Tidak pernah berhenti berinovasi, inovasi diperlukan untuk bisa menciptakan gagasan baru yang pada akhirnya akan menggantikan gagasan yang terdahulu. 3) Jangan pernah puas, terkadang kita puas dengan hasil kerja kita. Namun alangkah baiknya ketika kita berhasil mendapatkan atau menciptakan sesuatu, kita tidak langsung puas, tetapi harus terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas diri agar dapat terus menciptakan sesuatu yang baru dalam hal menghadapi era disrupsi. 4) Memanfaatkan teknologi, seiring berkembangnya zaman, tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi digital juga ikut berkembang. Era disrupsi ditandai dengan digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan. Kita harus melibatkan kemajuan teknologi untuk dapat tetap bertahan dalam era disrupsi. 5) Mengetahui dan berani menanggung risiko, tentunya dalam melakukan suatu hal kita harus bisa mempertanggungjawabkan risiko yang akan kita dapatkan nantinya. Disruption bukan hanya perubahan kecil, tetapi perubahan yang dapat mengubah tatanan yang paling mendasar. Itulah mengapa inovasi dan keberanian adalah kunci terpenting yang kita butuhkan untuk menghadapi era kekacauan ini. Selain itu, kita harus siap belajar dan memiliki pandangan yang luas, agar kita tidak tertinggal dalam mengikuti percepatan perkembangan dunia. Penting juga untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Inilah cara kita dapat bersaing dengan aman dan bertahan di zaman sekarang ini.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/memasuki-era-disrupsi-apa-yang-harus-dilakukan-indonesia/49559/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi
  2. 2

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  3. 3

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  4. 4

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.