Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Melangkah Bersama Alam, Perjalanan Inspiratif Seorang Asisten Dosen Ekowisata

Melangkah Bersama Alam, Perjalanan Inspiratif Seorang Asisten Dosen Ekowisata

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
23 Maret 2025, 19.13 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Ananda Rizki

Oleh: Ananda Rizki Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University

IKLAN

JurnalPost.com - Daviza Rizky Algyfari lahir di Sukabumi pada 12 April 2002. Masa kecilnya ia habiskan di daerah tersebut hingga kelas satu SMP sebelum akhirnya pindah ke Bogor. Perjalanan pendidikannya cukup beragam. Ia menempuh pendidikan dasar di Cisarua, Sukabumi, melanjutkan ke SMPN 5 Kota Sukabumi, lalu berpindah ke SMPN 3 Bogor di Malabar, dan akhirnya menamatkan sekolah menengah atas di SMAN 1 Sukaraja Bogor pada tahun 2020.

BPDD Jakarta
Baca Juga

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Setelah lulus SMA, Daviza melanjutkan pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur USMI dan memilih program studi Ekowisata. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Minatnya terhadap kehutanan cukup kuat, didukung oleh latar belakang keluarganya yaitu kakek dan ayahnya yang merupakan alumni kehutanan. Selama masa kuliah, ia aktif mengembangkan diri melalui berbagai praktik dan penelitian di lapangan.

Salah satu pengalaman yang memperkaya wawasannya adalah praktik umum ekowisata (PUE) di Kebun Raya Cibodas selama 16 hari saat semester tiga. Ia belajar mengidentifikasi sumber daya ekowisata, menganalisis vegetasi, hingga melakukan pengamatan burung dan herpetofauna. Pengalaman ini berlanjut di semester empat dengan praktik pengelolaan ekowisata di Batang, Jawa Tengah.

IKLAN

Semester tujuh menjadi titik penting dalam perjalanannya ketika ia menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Lombok selama empat bulan. Di sana, ia fokus pada dua aspek utama dalam pekerjaannya yang berhubungan dengan pengelolaan keamanan dan pengelolaan masyarakat di kawasan non-pendakian Resort Aikmel, Taman Nasional Gunung Rinjani. Daviza ikut serta dalam patroli kawasan, pemetaan wilayah, serta memahami konflik masyarakat dengan pemerintah terkait klaim tanah adat. Ia juga sempat berperan sebagai tour guide di Savana Propok dan membantu penyelenggaraan acara peringatan 17 Agustus.

Proyek akhirnya berjudul "Program Interpretasi Tumbuhan dalam Tradisi Tenun di Masyarakat Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara." Penelitiannya berfokus pada pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan alami dalam tradisi tenun masyarakat setempat. Ia mengidentifikasi 11 jenis tumbuhan, termasuk kapas sebagai bahan benang dan tanaman pewarna seperti kunyit dan daun jati. Selain itu, ia juga menggali sejarah, tradisi, dan kepercayaan masyarakat setempat terkait praktik tenun.

Riverbank Environmental Inspection
Baca Juga

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Setelah lulus, Daviza menjadi asisten dosen di program studi Ekowisata, mengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG), Pemberdayaan Masyarakat dalam Ekowisata, Metode Interpretasi, serta Metode Survei dan Analisis Data. Keputusan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, tetapi sebagai langkah strategis untuk mendapatkan pengalaman kerja yang dibutuhkan dalam bidang pemetaan, yang menjadi salah satu syarat dalam pekerjaannya di masa depan. Impiannya adalah bekerja di Kementerian Kehutanan, yang selaras dengan pengalaman dan minatnya selama kuliah.

Selain pencapaian akademis, perannya sebagai Ketua Angkatan Ekowisata 57 juga membentuk karakter kepemimpinannya. Ia mengorganisir keuangan angkatan, menjadi penghubung antara mahasiswa, alumni, dan dosen, serta menyelenggarakan forum diskusi dan sharing session dengan alumni. Meski menganggap jabatan itu hanya sebuah tugas, ia berusaha menjaga kebersamaan angkatannya dan membantu menyelesaikan berbagai masalah yang muncul.

Dari berbagai pengalaman yang ia jalani, Daviza menyadari bahwa pendidikan lebih dari sekadar meraih gelar. Perjalanan akademiknya membentuknya menjadi pribadi yang lebih percaya diri, mandiri, dan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik. Ia percaya bahwa kuliah seharusnya menjadi wadah pengembangan diri, bukan sekadar rutinitas antara kampus dan rumah. Baginya, relasi yang terjalin selama kuliah, terutama dengan alumni, dapat membuka peluang lebih luas di masa depan.

"Kembangkan diri seluas mungkin, jadilah pribadi yang lebih dewasa, dan jangan takut keluar dari zona nyaman," adalah prinsip yang selalu ia pegang dalam menjalani perjalanan hidupnya.

Pengendara menggunakan ponsel saat berhenti di lampu merah, ilustrasi pelanggaran lalu lintas.
Baca Juga

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/melangkah-bersama-alam-perjalanan-inspiratif-seorang-asisten-dosen-ekowisata/79495/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 09.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Agen BRILink di Bojonegoro Permudah Transaksi Warga Lansia yang Belum Terbiasa Mobile Banking

Pilihan Editor

  1. 1 Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  4. 4

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.