Houston, JurnalPost.com – Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi menegaskan bahwa timnya bukan lagi sekadar kejutan di Piala Dunia 2026. Menurutnya, Maroko kini telah menjadi penantang sejati setelah menyingkirkan Kanada dengan skor 3-0 dan melaju ke perempat final.
Pernyataan itu disampaikan Ouahbi dalam konferensi pers usai pertandingan pada Sabtu (4/7) waktu setempat atau Minggu (5/7) WIB.
“Ketika orang-orang berbicara tentang Maroko sekarang, mereka membicarakan sebuah kekuatan besar dalam sepak bola,” ujar Ouahbi.
“Ini merupakan sumber kebanggaan yang luar biasa, tetapi saya rasa ini baru permulaan. Kami ingin melangkah lebih jauh,” tambahnya.
Kanada sebenarnya tampil lebih agresif pada babak pertama. Sebagai salah satu tuan rumah turnamen, Kanada terus menekan Maroko, memaksa mereka melakukan sejumlah kesalahan, serta melancarkan serangan cepat setiap kali berhasil merebut bola.
Namun, Maroko mampu menunjukkan kualitasnya setelah jeda. Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol pada babak kedua. Soufiane Rahimi kemudian menambah satu gol pada menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan 3-0 bagi tim berjuluk Singa Atlas tersebut.
Ouahbi menyebut perubahan taktik pada babak kedua menjadi kunci keberhasilan timnya. Menurutnya, Maroko mampu mengendalikan permainan dengan lebih baik setelah sempat berada dalam tekanan pada babak pertama.
“Kami bermain lebih baik pada babak kedua. Mereka tetap bermain intens, tetapi performa mereka tidak sebaik sebelumnya. Kami mampu mengendalikan permainan dengan lebih baik,” kata Ouahbi.
“Kami berupaya mengalirkan umpan ke ruang di belakang lini pertahanan mereka, dan itu memaksa mereka bertahan sambil menghadap ke arah gawang sendiri. Strategi itu berjalan dengan baik bagi kami,” lanjutnya.
Meski menang dengan skor telak, Ouahbi mengaku sudah memperkirakan Kanada akan memberikan perlawanan sengit. Ia menilai pertandingan tersebut menjadi salah satu laga tersulit yang dihadapi Maroko sejauh ini.
“Saya memperkirakan ini akan menjadi pertandingan tersulit kami sejauh ini, dan saya benar. Saya benar-benar menduga tim ini akan menyulitkan kami. Skor 3-0 pada babak 16 besar jarang terjadi,” ujarnya.
Kemenangan ini membawa Maroko lolos ke perempat final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Sebelumnya, Maroko mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022 dengan menjadi tim Afrika pertama yang mencapai babak semifinal.
Maroko selanjutnya akan menghadapi Prancis pada babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Kamis (9/7) waktu setempat di Boston Stadium. Prancis melaju setelah mengalahkan Paraguay.
Ouahbi menegaskan bahwa Maroko tidak ingin berhenti sampai di sini. Ia menyebut timnya tetap menjaga ambisi besar untuk terus melangkah lebih jauh.
“Kami tidak ingin berhenti. Kami akan mempertahankan ambisi dan kepercayaan diri yang sama. Kami ingin mencapai final,” kata Ouahbi.
“Ini bukan soal balas dendam terhadap lawan mana pun. Kami hanya ingin melangkah sejauh mungkin dan membuat rakyat kami bangga,” imbuhnya. (Xinhua)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda