Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Maraknya Politik Identitas di masyarakat Indonesia

Maraknya Politik Identitas di masyarakat Indonesia

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
24 Juni 2023, 09.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Politik Identitas

JurnalPost.com - Mendekati pemilu 2024, para pejabat politik menciptakan peluang politik identitas sebagai wadah membangun dukungan pada rakyat. Terdapat pro dan kontra di setiap tahun ketika diadakan nya pemilihan umum yang akan dilaksanakan. Suparlan (2004 : 25) mengartikan identitas atau jati diri sebagai pengakuan terhadap seorang individu atau suatu kelompok tertentu yang menjadi satu kesatuan menyeluruh yang ditandai dengan masuk atau terlibat dalam satu kelompok atau golongan tertentu.

Cara berpolitik didasari atas kesamaan identitas, yang dimana politik identitas itu di Indonesia mempunyai dua kelompok yaitu nasionalis dan agamis. Tetapi, pada dasarnya politik identitas sendiri merupakan suatu wadah yang mampu merangkul kalangan yang memiliki kesamaan mulai dari etnis agama dan yang lainnya. Indonesia sendiri menjadikan politik identitas sebagai tradisi yang pasti di setiap diadakan nya pemilihan umum. Masyarakat Indonesia sendiri masih banyak yang menilai para calon pemimpin Indonesia dari sama antara dengan agama maupun ras yang mereka punya, tidak menilai dari kinerja calon pemimpin negara tersebut.

IKLAN

Menurut Muhtadi (2019) adanya fenomena politik identitas dengan populisme agama akan menjadi ranjau bagi demokrasi negara ketika digunakan oleh pemimpin yang tidak cakap. Politik identitas akan menimbulkan opini publik bahwa mereka yang tidak memiliki kesamaan identitas karena mereka layak menjadi pemimpin. Ini tentu saja menyebabkan kaum minoritas akan kehilangan hak yang sama dalam pemerintahan negara, khususnya dalam ranah pemilu maupun pemilihan. Bukan hanya menjatuhkan secara pelan penjabat lain saja dampak negatifnya sama justru bisa memicu perpecahan di Indonesia. Mengingat di Indonesia sendiri menganut beberapa agama, memiliki banyak perbedaan suku ataupun ras di Indonesia itu sendiri.

Mahasiswi Ilmu
Baca Juga

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

IKLAN

Akan berdampak besar pada demokrasi bahwa demokrasi tidak dapat berjalan dengan baik bahkan bisa hancur. Dengan menggunakan strategi politik identitas benar memecah belah masyarakat Indonesia karena tidak komparatif dalam memilih calon pemimpin. Pemimpin yang dipilih juga sering karena kurangnya pemahaman mengenai masalah substantial oleh masyarakat Indonesia dan apa yang di harapkan. Berdampak pada politik dunia yang memberikan ruang politik dikelilingi kebencian. Maka dari itu, perlunya komitmen elit dan aktor politik demi menciptakan budaya politik yang sesuai nilai demokrasi yang di anut.

Perlu diketahui bahwa Indonesia tidak hanya membutuhkan elite politik yang ber kompatibel. Indonesia juga memerlukan masyarakat yang mampu memahami dunia politik dengan memainkan pedoman nilai ataupun norma yang mengedepankan gagasan. Paham yang dibutuhkan negara dan apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin negara nantinya. Prof Teguh Prasetyo mengatakan bahwa filsafat dalam pemilu lebih pada kegiatan befikir dalam rangka menemukan rasionalitas atau penalaran terhadap pemilu yang didalamnya diisi oleh undang-undang sebagai bentuk dari jiwa bangsa (volksgeits) yang penuh kebijaksanaan (Prasetyo, 2018, hal.7). hal itu dapat disimpulkan bahwa dari kebijakan tersebut telah menciptakan keterkaitan yang mewajibkan sebuah tatanan rasional dalam hal pelaksanaan tersebut.

Masyarakat Indonesia memiliki hak dalam memilih pemimpin yang dimana merupakan suatu peluang untuk memberhentikan hal negatif dari politik identitas, yang masyarakat butuhkan adalah pemimpin yang dapat membawa negara Indonesia ini menjadi sejahtera untuk tercipta nya kesejahteraan. Dengan mendatangkan satu perubahan melalui satu hak suara Bersama. Kebersamaan dalam keberagaman lebih penting daripada kita menimbulkan perpecahan di dalam negara kita sendiri.

Penulis: Vania Veillatasya

Alit Kelakan
Baca Juga

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/maraknya-politik-identitas-di-masyarakat-indonesia/54646/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.14 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

BOC Hong Kong Cabang Jakarta Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Nina Bahtiar Resmi Gabung PSI, Perkuat Konsolidasi di Jawa Barat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  3. 3

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.